Headline.co.id, Tangerang ~ Kementerian Perhubungan memutuskan untuk memperpanjang penutupan sementara delapan bandara hingga pukul 24.00 WIB. Keputusan ini diambil setelah pemantauan intensif terhadap aktivitas Gunung Anak Krakatau dan penyebaran abu vulkaniknya yang berdampak pada ruang udara dan operasional penerbangan. Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, mengumumkan hal ini setelah mendapatkan hasil monitoring terbaru pada pukul 17.00 WIB.
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk operator penerbangan, pengelola bandara, layanan navigasi penerbangan, dan BMKG. Menhub Dudy menyatakan bahwa perubahan arah angin yang kini bergerak ke Timur dengan kecepatan 5 knot pada ketinggian 15.000 kaki menjadi salah satu pertimbangan utama dalam keputusan ini. “Melihat informasi tersebut dan koordinasi dengan seluruh stakeholder penerbangan, maka kami memutuskan delapan bandara tersebut akan kami tutup sampai 24.00 WIB,” ujar Menhub Dudy di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Minggu (6/9).
Bandara yang terdampak penutupan ini meliputi Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Bandara Radin Inten II Lampung, Bandara Husein Sastranegara Bandung, Bandara Budiarto Curug Tangerang, Bandara Pondok Cabe Tangerang Selatan, Bandara Taufik Kiemas di Pesisir Barat Lampung, dan Bandara Atung Bungsu di Pagar Alam Sumsel. Menhub Dudy menegaskan bahwa maskapai harus memenuhi hak-hak penumpang yang terdampak sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk memberikan informasi mengenai perubahan status penerbangan dan pilihan penanganan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sebagai langkah antisipasi, bandara alternatif telah disiapkan, seperti Bandara Kertajati, Bandara Juanda, Bandara YIA, serta bandara di Semarang dan Solo. Penumpang yang penerbangannya dialihkan ke bandara alternatif akan mendapatkan transportasi darat gratis berupa bus dan kereta api. “Transportasi alternatif gratis. Bandara mana yang mau digunakan, InJourney akan menyediakan, dengan berkoordinasi bersama Angkasa Pura dan airlines,” jelas Menhub Dudy.
Hingga saat ini, dari delapan bandara yang terdampak, terdapat 1.558 penerbangan yang tertunda dengan 170.000 penumpang yang tertahan. Khusus di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, terdapat total 963 penerbangan yang terdampak, terdiri dari 453 kedatangan dan 510 keberangkatan, berdasarkan update monitoring pada Minggu, 6 September 2026 pukul 17.06 WIB.

















