Headline.co.id, Jakarta ~ Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengambil langkah cepat untuk mengatasi krisis air bersih yang melanda warga Sekunder C di tengah musim kemarau. Pada Kamis, 3 September 2026, pemprov mulai menyalurkan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan. Langkah ini dilakukan sebagai respons atas keluhan warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama beberapa minggu terakhir.
Distribusi air bersih ini dilakukan dengan menggunakan truk tangki yang dikerahkan ke lokasi-lokasi yang paling membutuhkan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kalimantan Barat, Budi Santoso, menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan beberapa truk tangki untuk menjamin pasokan air bersih yang cukup bagi warga. “Kami berkomitmen untuk memastikan setiap warga mendapatkan akses air bersih selama masa kemarau ini,” ujar Budi.
Selain itu, pemerintah provinsi juga berencana untuk membangun sumur bor di beberapa titik strategis sebagai solusi jangka panjang. Proyek ini diharapkan dapat selesai dalam beberapa bulan ke depan, sehingga warga tidak lagi bergantung pada distribusi air bersih dari truk tangki. “Pembangunan sumur bor ini adalah bagian dari upaya kami untuk memberikan solusi permanen bagi masalah air bersih di daerah ini,” tambah Budi.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Warga Sekunder C menyambut baik inisiatif pemerintah ini. Salah satu warga, Siti Aminah, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diberikan. “Kami sangat terbantu dengan adanya distribusi air bersih ini. Semoga ke depannya kami bisa mendapatkan akses air yang lebih stabil,” kata Siti. Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berharap langkah-langkah ini dapat meringankan beban masyarakat dan memastikan ketersediaan air bersih selama musim kemarau berlangsung.
















