Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Pemerintah Didorong Perkuat Kebijakan SDM dan Energi di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

Wawan by Wawan
2 months ago
in Pendidikan
Reading Time: 3 mins read
406 17
A A
0
Pemerintah Didorong Perkuat Kebijakan SDM dan Energi di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Ketegangan Geopolitik Di Timur Tengah Semakin Menambah Tekanan Pada Perekonomian Global ~ termasuk Indonesia. Lonjakan harga energi, pelemahan nilai tukar, dan ancaman inflasi impor menciptakan tekanan berlapis yang berpotensi menahan laju pertumbuhan ekonomi nasional pada 2026. Selain itu, daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih membuat konsumsi rumah tangga, yang selama ini menjadi penopang utama, mulai kehilangan daya dorongnya. Situasi ini menempatkan Indonesia pada posisi rentan terhadap guncangan eksternal yang sulit diprediksi. Dalam kondisi seperti ini, arah kebijakan ekonomi menjadi faktor penentu dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan.

Menurut Yudistira Hendra Permana, Ph.D, dosen Departemen Ekonomika dan Bisnis, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada, ketidakpastian global justru menjadi tantangan yang lebih kompleks dibandingkan konflik terbuka. Ia menjelaskan bahwa dinamika geopolitik saat ini tidak sepenuhnya mengarah pada perang langsung, melainkan diwarnai manuver dan tekanan yang saling menguji antarnegara. Kondisi ini menciptakan ruang ketidakpastian yang luas dan sulit diantisipasi oleh banyak negara, termasuk Indonesia. “Yang kita hadapi sekarang itu bukan perang terbuka, tetapi situasi yang penuh ketidakpastian, di mana masing-masing pihak saling menekan tanpa benar-benar masuk ke konflik besar, dan kondisi seperti ini justru lebih sulit direspons karena arah perubahannya tidak jelas,” ujar Yudis, Selasa (7/4).

You might also like

Calon Mahasiswa UGM Diminta Siapkan Dokumen Registrasi Menjelang Pengumuman SNBT

Calon Mahasiswa UGM Diminta Siapkan Dokumen Registrasi Menjelang Pengumuman SNBT

26 May 2026
UGM Menjadi Pilihan Utama, 84.637 Pendaftar Ikuti SNBT 2026

UGM Menjadi Pilihan Utama, 84.637 Pendaftar Ikuti SNBT 2026

25 May 2026

Tekanan global kemudian merambat ke dalam negeri melalui berbagai saluran ekonomi yang saling berkaitan. Yudis mengungkapkan bahwa inflasi yang terjadi saat ini lebih banyak dipicu oleh kenaikan biaya produksi dibandingkan peningkatan permintaan. Kenaikan harga energi dan bahan baku memberikan dampak langsung pada sektor riil, termasuk komoditas pangan yang menjadi kebutuhan utama masyarakat. Gangguan pasokan serta kenaikan ongkos produksi pada sektor pangan turut mendorong harga di tingkat konsumen. “Inflasi yang kita hadapi sekarang lebih banyak berasal dari sisi biaya, dari ongkos produksi yang meningkat, sementara daya beli masyarakat belum sepenuhnya pulih sehingga tekanan ini terasa semakin berat,” ungkapnya.

Kondisi tersebut turut memengaruhi kepercayaan pelaku usaha terhadap prospek ekonomi ke depan. Ia menjelaskan bahwa hasil survei terhadap pelaku industri menunjukkan adanya kekhawatiran terhadap tekanan yang akan semakin besar dalam waktu dekat. Dunia usaha melihat ketidakpastian global dan domestik sebagai faktor yang dapat menghambat ekspansi maupun investasi. Dalam situasi seperti ini, kehati-hatian menjadi pilihan yang banyak diambil oleh pelaku ekonomi. “Pelaku usaha melihat ke depan dengan cukup hati-hati karena tekanan biaya masih tinggi dan ketidakpastian belum mereda, sehingga ekspektasi mereka untuk beberapa bulan ke depan cenderung tidak terlalu optimistis,” jelas Yudis.

Di tengah tekanan tersebut, Yudis menilai bahwa kebijakan ekonomi di Indonesia masih cenderung berorientasi jangka pendek. Ia menilai banyak keputusan yang diambil lebih berfokus pada menjaga stabilitas sesaat dibandingkan membangun fondasi jangka panjang. Pendekatan ini membuat kebijakan sering kali bersifat reaktif terhadap situasi yang berkembang. Selain itu, ruang fiskal juga berpotensi tertekan ketika pemerintah menjalankan berbagai program prioritas dengan kebutuhan anggaran besar tanpa diimbangi perencanaan yang matang. “Sering kali yang dilakukan adalah memastikan kondisi tahun berjalan tetap aman, sementara perencanaan jangka panjang kurang mendapat perhatian yang cukup, sehingga kebijakan terlihat reaktif dan tidak memiliki arah yang kuat,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa pertimbangan politik kerap memengaruhi arah kebijakan ekonomi. Yudis mengungkapkan bahwa beberapa program dijalankan bukan semata berdasarkan kebutuhan ekonomi, melainkan juga mempertimbangkan dampak politik yang ditimbulkan. Hal ini berpotensi menimbulkan beban fiskal yang besar apabila tidak diiringi dengan perencanaan yang matang. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat mengurangi ruang gerak pemerintah dalam merespons krisis. “Ketika kebijakan lebih banyak dipengaruhi oleh pertimbangan politik, maka risiko fiskal menjadi lebih besar karena keputusan yang diambil tidak sepenuhnya berbasis kebutuhan ekonomi yang riil,” tegasnya.

Dampak dari pendekatan kebijakan yang belum optimal ini mulai terasa pada sektor riil dan sistem keuangan. Yudis menekankan tekanan terhadap biaya dan ketidakpastian membuat penyaluran kredit berpotensi melambat. Di sisi lain, perbankan juga menghadapi tantangan dalam menjaga keseimbangan bunga simpanan dan kredit di tengah dinamika suku bunga global. Kondisi ini dapat mempersempit ruang bagi dunia usaha untuk berkembang. “Ketika tekanan biaya meningkat dan ketidakpastian tinggi, perbankan akan lebih berhati-hati dalam menyalurkan kredit, sehingga sektor riil ikut terdampak dan pertumbuhan ekonomi menjadi terbatas,” katanya.

Untuk menghadapi kondisi tersebut, Yudis menegaskan pentingnya komitmen terhadap kebijakan jangka panjang. Ia berujar bahwa investasi pada pembangunan sumber daya manusia dan sektor energi menjadi kunci dalam memperkuat ketahanan ekonomi. Tanpa langkah strategis yang konsisten, Indonesia akan terus berada dalam siklus kebijakan jangka pendek yang berulang. Ia menilai bahwa keberanian untuk menetapkan prioritas menjadi hal yang mendesak saat ini. “Kalau kita ingin kuat dalam jangka panjang, maka komitmen pada pembangunan sumber daya manusia dan transformasi energi harus benar-benar dijalankan secara serius, bukan sekadar menjadi wacana,” pesannya.

Pada akhirnya, ia menilai bahwa fondasi kebijakan ekonomi Indonesia saat ini belum sepenuhnya kuat untuk menghadapi krisis berlapis. Yudis menjelaskan bahwa berbagai tantangan struktural masih perlu dibenahi agar kebijakan dapat berjalan lebih efektif. Tanpa perbaikan yang mendasar, tekanan global akan terus memberikan dampak yang signifikan terhadap perekonomian nasional. Dalam situasi seperti saat ini, konsistensi dan arah kebijakan menjadi hal yang krusial. “Fondasi kita sebenarnya belum cukup kuat, sehingga ketika tekanan datang dari berbagai arah, respons yang dihasilkan sering kali belum optimal dan masih perlu banyak pembenahan,” pungkasnya.

Tags: Berita Ketegangan Geopolitik Di Timur Tengah Semakin Menambah Tekanan Pada Perekonomian GlobalGeopolitikHeadlineKeteganganTimur
Wawan

Wawan

Related Stories

Calon Mahasiswa UGM Diminta Siapkan Dokumen Registrasi Menjelang Pengumuman SNBT

Calon Mahasiswa UGM Diminta Siapkan Dokumen Registrasi Menjelang Pengumuman SNBT

by Dani
26 May 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Pengumuman hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) untuk Tahun Akademik 2026/2027 telah dijadwalkan pada Senin, 25 Juni,...

UGM Menjadi Pilihan Utama, 84.637 Pendaftar Ikuti SNBT 2026

UGM Menjadi Pilihan Utama, 84.637 Pendaftar Ikuti SNBT 2026

by Aditya
25 May 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi negeri terfavorit di Indonesia dalam...

UGM dan Dewan Jamu DIY Ajak Masyarakat Rayakan Budaya Minum Jamu

UGM dan Dewan Jamu DIY Ajak Masyarakat Rayakan Budaya Minum Jamu

by wahyu
25 May 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Dewan Jamu Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan Gerakan Minum Jamu Serentak untuk...

Foto Sarwo Miju (Tengah) Mahasiswa Prodi Sistem Informasi Universitas Alma Ata

Ditolak PTN Impian, Kisah Sarwo Buktikan Diri Lewat Deretan Juara Nasional di Kampus Swasta

by Sarwo
25 May 2026
0

Headline.co.id, Yogyakarta ~ Kegagalan menembus Perguruan Tinggi Negeri (PTN) sering dianggap sebagai akhir dari perjuangan akademik. Namun anggapan tersebut dipatahkan...

UAA dan Kampus Kazakhstan Bangun Golden Bridge Pendidikan Internasional

Alma Ata dan Kampus Kazakhstan Bangun Golden Bridge untuk Pendidikan, Riset dan Budaya

by Hendrawan
24 May 2026
0

Headline.co.id, Astana, Kazakhstan ~ Universitas Alma Ata (UAA) Yogyakarta terus memperkuat langkah internasionalisasi kampus melalui pengembangan kerja sama strategis dengan...

Perlindungan Sosial Pekerja Informal Perlu Penyesuaian dengan Perubahan Kerja

Perlindungan Sosial Pekerja Informal Perlu Penyesuaian dengan Perubahan Kerja

by Wawan
23 May 2026
0

Headline.co.id, Pekerja Informal Masih Mendominasi Struktur Ketenagakerjaan Di Indonesia ~ namun perlindungan sosial yang mereka terima dinilai belum memadai. Hal...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Kemkomdigi Targetkan Regulasi AI Terbit September 2025: Menuju Pengembangan yang Aman dan Bertanggung Jawab

Kemkomdigi Targetkan Regulasi AI Terbit September 2025: Menuju Pengembangan yang Aman dan Bertanggung Jawab

30 July 2025
Petugas gabungan dari Polres Bantul, SAR, dan aparat desa melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) penemuan mayat perempuan tanpa identitas di utara pendopo Dewa Ruci, Wonoroto, Gadingsari, Sanden, Bantul

Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Utara Pendopo Dewa Ruci Bantul, Diduga Sudah Lebih dari 12 Jam Meninggal

5 August 2025
Bupati Katingan Ungkap Tantangan Daerah dalam Forum Otonomi Daerah

Bupati Katingan Ungkap Tantangan Daerah dalam Forum Otonomi Daerah

2 April 2026
Menteri Agama Puji Pelaksanaan Natal Nasional 2025

Menteri Agama Puji Pelaksanaan Natal Nasional 2025

4 January 2026
Kementerian PU Bangun Stadion Sudiang untuk Dukung Olahraga Nasional

Kementerian PU Bangun Stadion Sudiang untuk Dukung Olahraga Nasional

2 April 2026
Disdik Aceh Larang Kegiatan Wisuda dan Study Tour untuk Siswa Akhir

Disdik Aceh Larang Kegiatan Wisuda dan Study Tour untuk Siswa Akhir

17 April 2026
Ditlantas Polda Sultra Gelar Bansos untuk Ringankan Beban Warga

Ditlantas Polda Sultra Gelar Bansos untuk Ringankan Beban Warga

3 January 2026

Artikel Terbaru

BGN Lakukan Perubahan Distribusi MBG untuk Efisiensi Anggaran

BGN Lakukan Perubahan Distribusi MBG untuk Efisiensi Anggaran

26 May 2026
Korlantas Polri Anugerahkan Penghargaan kepada Anggota PJR Cikampek Berprestasi

Korlantas Polri Anugerahkan Penghargaan kepada Anggota PJR Cikampek Berprestasi

26 May 2026
Gempa Magnitudo 4.1 Guncang Wilayah Buru, Maluku

Gempa Magnitudo 4.1 Guncang Wilayah Buru, Maluku

26 May 2026
Gempa Magnitudo 3.1 Mengguncang Wilayah Sarmi, Papua

Gempa Magnitudo 3.1 Mengguncang Wilayah Sarmi, Papua

26 May 2026
Gempa Magnitudo 4,1 Guncang Melonguane, Sulawesi Utara

Gempa Magnitudo 4,1 Guncang Melonguane, Sulawesi Utara

26 May 2026
Gempa Magnitudo 3.2 Guncang Morowali, Sulawesi Tengah

Gempa Magnitudo 3.2 Guncang Morowali, Sulawesi Tengah

26 May 2026
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Wilayah Jember, Jawa Timur

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Wilayah Jember, Jawa Timur

26 May 2026

Popular Story

Gorontalo Siapkan Layanan Kesehatan untuk PENAS XVII
Pemerintah

Gorontalo Siapkan Layanan Kesehatan untuk PENAS XVII

by Ari Wibowo muhammad
24 May 2026
0

Headline.co.id, Gorontalo ~ Provinsi Gorontalo mempersiapkan layanan kesehatan terpadu menjelang pelaksanaan Pekan...

Read moreDetails

BPOM Selidiki 22 Produk Obat Bahan Alam Mengandung Bahan Kimia Berbahaya

DPD RI Dorong Percepatan RUU Perlindungan Bahasa Daerah

Pendaki Asal Maros Tewas Tersambar Petir di Puncak Gunung Monrolo, Evakuasi Terkendala Medan Curam

Gempa Magnitudo 3.1 Guncang Wilayah Bitung, Sulawesi Utara

Peningkatan Kasus Malaria di Indonesia, UGM Soroti Lingkungan dan Zoonosis

Pemprov Sumatera Barat Perkuat Komitmen Jaga Integritas Jurnalistik

Polda Metro Jaya Klarifikasi Luka Model AWS Bukan Akibat Begal

FTBIN 2026: Upaya Kemendikdasmen Memperkuat Bahasa Daerah Melalui Pendidikan dan Teknologi

Kementerian Kebudayaan Tetapkan 430 Cagar Budaya Nasional Baru

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.