Headline.co.id, Makassar ~ Dekranasda Provinsi Sulawesi Selatan, melalui Wakil Ketua Sri Astuti Thamrin, menekankan pentingnya kriya sebagai alat pelestarian budaya dan pendampingan anak di era digital. Hal ini disampaikan dalam Workshop Kreasi Kriya Keluarga TUNAS di Trans Studio Mall Makassar, Kamis (9/7/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan anak terhadap budaya lokal sejak dini melalui aktivitas menyenangkan.
Sri Astuti mengajak sekolah dan keluarga untuk aktif mengenalkan kriya kepada anak-anak. “Pengenalan kriya sejak dini penting untuk menumbuhkan kecintaan terhadap budaya dan identitas daerah,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kegiatan seperti memperkenalkan tenun khas Sulawesi Selatan melalui pakaian dan permainan edukatif dapat dilakukan di lingkungan sekolah.
Pemanfaatan Teknologi untuk Pelestarian Budaya
Sri Astuti menilai teknologi dapat menjadi alat untuk memperkenalkan budaya kepada generasi muda. Dekranasda Sulsel telah mengadakan pelatihan desain motif tenun berbasis kecerdasan buatan (AI) bagi generasi muda. Pelatihan ini tidak hanya mengajarkan penggunaan AI, tetapi juga memberikan pemahaman tentang filosofi dan makna budaya di balik motif tenun.
Pengembangan Kreativitas dan Inovasi
Hasil pelatihan tersebut dikembangkan melalui kompetisi desain motif tenun, yang bertujuan mendorong kreativitas dan inovasi generasi muda. “Kompetisi ini mendorong generasi muda untuk mengangkat warisan budaya daerah,” kata Sri Astuti. Dekranasda juga memperluas akses promosi bagi UMKM dan perajin melalui berbagai fasilitas dan pameran.
Kolaborasi untuk Pelestarian Budaya
Sri Astuti mengajak masyarakat, terutama keluarga muda, untuk memanfaatkan fasilitas yang ada sebagai sarana promosi dan pelestarian budaya. Menurutnya, kolaborasi keluarga, pendidikan, komunitas, dan pemerintah adalah kunci untuk menjaga warisan budaya tetap relevan di tengah transformasi digital.
Dekranasda Sulsel terus berupaya memfasilitasi pelaku kriya dalam berbagai pameran regional dan nasional. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan budaya lokal dapat terus dilestarikan dan dikenalkan kepada generasi mendatang.



















