Headline.co.id, Hulu Sungai Utara ~ Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) telah menyelesaikan program orientasi bagi 347 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi 2026. Program yang berlangsung selama dua bulan ini berakhir pada Jumat (3/7/2026) di Aula Diklat BKPSDM HSU, menandai berakhirnya orientasi bagi peserta Angkatan VII dan VIII.
Kepala BKPSDM HSU, Rakhmadi Permana, menjelaskan bahwa orientasi ini tidak hanya memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam membentuk Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berintegritas dan mampu memberikan pelayanan publik berkualitas. “Orientasi ini adalah langkah awal untuk memastikan ASN memahami tugas dan tanggung jawab mereka sejak hari pertama bertugas,” ujarnya.
Selama program yang dimulai pada 5 Mei 2026, peserta mendapatkan pembekalan mengenai struktur organisasi, peran dan fungsi ASN, manajemen kinerja, serta penguatan nilai-nilai etika dan integritas. Materi ini dirancang agar PPPK tidak hanya memahami aspek administratif, tetapi juga mampu menjalankan budaya kerja yang profesional dan akuntabel.
Kolaborasi Lintas Lembaga
Untuk menjamin kualitas pembelajaran, BKPSDM HSU melibatkan narasumber dari berbagai institusi, termasuk Widyaiswara dan tim teknis BPSDMD Provinsi Kalimantan Selatan, tim teknis BKPSDM HSU, Penyuluh Anti Korupsi (APIK) Provinsi Kalimantan Selatan, serta Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara. Kolaborasi ini memperkaya perspektif peserta, terutama terkait integritas dan tata kelola pemerintahan.
Rencana Ke Depan
BKPSDM HSU telah merencanakan orientasi bagi 207 PPPK pada tahun 2027, yang akan dibagi ke dalam lima angkatan. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas birokrasi melalui pengembangan kompetensi aparatur.
Komitmen HSU dalam membekali PPPK melalui orientasi yang terstruktur dapat menjadi contoh bagi pemerintah daerah lain. Penguatan kompetensi sejak awal masa penugasan tidak hanya mempercepat proses adaptasi pegawai, tetapi juga mendorong lahirnya aparatur yang siap bekerja secara profesional dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima.





















