Headline.co.id, Tangerang ~ Politeknik Penerbangan Indonesia Curug (PPI Curug) dan Politeknik Penerbangan Medan (Poltekbang Medan) menjalin kerja sama dengan Telkom University untuk memperkuat riset terapan di sektor aviasi. Kolaborasi ini bertujuan mengembangkan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) dan Cyber Security guna memenuhi kebutuhan transformasi digital dalam industri penerbangan nasional.
Sepanjang tahun 2025, kerja sama ini menghasilkan berbagai program penelitian. Di antaranya adalah pengembangan sistem pembelajaran berbasis AI untuk pendidikan vokasi penerbangan, peningkatan sistem keamanan siber dalam operasional pendidikan dan laboratorium simulasi, serta model optimasi berbasis data untuk meningkatkan efisiensi operasional. Hasil dari riset ini tidak hanya terbatas pada lingkup akademik, tetapi juga diterapkan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan publikasi ilmiah bersama.
Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Udara (PPSDMPU), M. Abrar Tuntalanai, dalam siaran pers yang diterima pada Jumat (27/2/2026), menyatakan bahwa perguruan tinggi penerbangan di bawah Kementerian Perhubungan terus berinovasi dan menjalin kemitraan strategis dengan dunia akademik serta industri. “Kami berkomitmen untuk terus bertransformasi melalui inovasi dan kemitraan strategis,” jelasnya.
Atas pencapaian tersebut, PPI Curug dan Poltekbang Medan menerima penghargaan Adi Mitra Pratama Puraskara Kategori Institusi Pendidikan dalam ajang AILO Research Forum and Adi Puraskara Awards. PPI Curug meraih Peringkat I, sementara Poltekbang Medan mendapatkan Peringkat II. Penghargaan ini diberikan oleh Center of Excellence (CoE) Artificial Intelligence for Learning and Optimization (AILO) Telkom University pada 9 Februari 2026 di Bandung sebagai pengakuan atas kontribusi riset terapan yang berdampak langsung pada penguatan industri penerbangan nasional.
Direktur Poltekbang Medan, Agus Pramuka, menegaskan bahwa inovasi adalah fondasi utama dalam transformasi pendidikan vokasi penerbangan. Ia menekankan pentingnya riset aplikatif yang dapat memberikan solusi konkret bagi industri, terutama dalam menghadapi ekosistem penerbangan yang semakin terdigitalisasi. Sementara itu, Direktur PPI Curug, Capt. Megi H. Helmiadi, menegaskan komitmen institusinya dalam membangun budaya riset yang adaptif terhadap perkembangan teknologi global. Menurutnya, pengembangan teknologi berbasis AI dan keamanan siber merupakan kebutuhan strategis bagi industri penerbangan modern.
Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi model penguatan riset terapan di lingkungan pendidikan vokasi transportasi, serta mendorong konsistensi pengembangan teknologi mutakhir untuk mendukung keselamatan, efisiensi, dan daya saing industri penerbangan nasional.























