Headline.co.id, Jakarta ~ Peringatan Hari Susu Nusantara (HSN) 2026 menjadi kesempatan penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, terutama bagi anak-anak Indonesia. Dengan tema “Dengan Susu, Generasi Kuat, Indonesia Hebat”, pemerintah mendorong konsumsi susu sebagai bagian dari pola hidup sehat dan upaya mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Deputi Bidang Koordinasi Usaha Pangan dan Pertanian Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan), Widiastuti, dalam konferensi pers Hari Susu Nusantara 2026 di Jakarta, Selasa (2/6/2026), menjelaskan bahwa peringatan yang diadakan setiap 1 Juni ini bukan sekadar agenda tahunan. Ini adalah bentuk sinergi lintas sektor pemerintah, industri susu, peternak, dan masyarakat untuk memastikan kebutuhan gizi masyarakat dapat terpenuhi secara optimal.
“Hari Susu Nusantara menjadi momentum untuk menegaskan komitmen bersama agar susu menjadi bagian nyata dari kehidupan sehat masyarakat Indonesia. Ini bukan hanya peringatan tahunan, tetapi wujud sinergi untuk memastikan pemenuhan gizi yang optimal, khususnya bagi anak-anak Indonesia,” ujar Widiastuti.
Peringatan Hari Susu Nusantara tahun ini bertepatan dengan Hari Susu Sedunia (World Milk Day) yang diperingati di lebih dari 70 negara. Di Indonesia, peringatan tersebut diwujudkan melalui serangkaian kegiatan yang melibatkan berbagai kementerian, lembaga, pelaku industri, serta masyarakat.
Sebagai bentuk dukungan terhadap agenda gizi nasional, pemerintah telah menyiapkan sejumlah rangkaian kegiatan, mulai dari konferensi pers pada 2 Juni, program School Milk pada 4 Juni, kunjungan ke pabrik pengolahan susu pada 6 Juni, hingga Festival Hari Susu Nusantara di Gelora Bung Karno (GBK) pada 14 Juni 2026.
Pemerintah menilai susu memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang anak karena mengandung protein, kalsium, vitamin, dan berbagai nutrisi penting lainnya. Karena itu, konsumsi susu diharapkan tidak hanya dilakukan sesekali, tetapi menjadi kebiasaan yang dibangun sejak dini.
“Susu tidak hanya sekadar diminum, tetapi perlu menjadi rutinitas yang dikembangkan dalam kehidupan sehari-hari agar kebutuhan gizi masyarakat dapat terpenuhi,” katanya.
Pentingnya konsumsi susu juga sejalan dengan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), di mana susu menjadi salah satu komponen pendukung pemenuhan kebutuhan nutrisi anak-anak sekolah. Dengan asupan gizi yang cukup, pemerintah berharap kualitas kesehatan dan kecerdasan generasi muda Indonesia dapat terus meningkat.
Selain menyasar peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan, upaya pemenuhan gizi melalui konsumsi susu juga ditujukan bagi ibu hamil untuk membantu mencegah stunting dan berbagai masalah kekurangan gizi lainnya.
Melalui peringatan Hari Susu Nusantara 2026, pemerintah berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konsumsi susu semakin meningkat sehingga tercipta generasi yang sehat, kuat, dan produktif sebagai fondasi pembangunan bangsa di masa depan.





















