Headline.co.id, Kepulauan Mentawai ~ Pemerintah Kota Padang mengajak alumni haji untuk berperan aktif dalam penguatan pembinaan keagamaan di masyarakat. Melalui partisipasi dalam pengelolaan masjid dan musala, alumni haji diharapkan dapat mendukung Program Unggulan Smart Surau yang bertujuan membangun karakter generasi muda dan memperkuat kehidupan keagamaan di Kota Padang. Ajakan ini disampaikan oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, dalam acara Tabligh Akbar dan Tasyakuran Jamaah Haji Kota Padang Tahun 2026 yang diadakan oleh Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Padang di Masjid Al-Hakim pada Selasa, 28 Juli 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Fadly Amran mengapresiasi seluruh jamaah yang telah menunaikan ibadah haji dan mendoakan agar ibadah mereka diterima Allah SWT serta mendapatkan predikat haji mabrur dan hajjah mabruroh. “Kemabruran haji harus diwujudkan melalui kontribusi nyata di tengah masyarakat,” ujar Fadly. Ia menekankan pentingnya peran aktif alumni haji dalam kepengurusan masjid dan musala untuk mendukung pelaksanaan Program Smart Surau.
Salah satu program turunan dari Smart Surau adalah Subuh Mubarakah, yang bertujuan membangun karakter generasi muda melalui pembiasaan salat Subuh berjemaah di masjid dan musala. Program ini merupakan bagian dari strategi Pemko Padang untuk memperkuat pendidikan karakter dan mencegah berbagai masalah sosial seperti kenakalan remaja dan tawuran. “Program ini diharapkan dapat menjadi solusi atas berbagai persoalan sosial yang ada,” katanya.
Selain Smart Surau, Pemko Padang juga memperkuat pendidikan keagamaan melalui penyempurnaan kurikulum Madrasah Diniyah Takmiliyah Wustha (MDTW) dan Ta’limul Qur’an lil Aulad (TQA). Penguatan ini diwujudkan melalui pembelajaran 3T (Tahsin, Tafsir, dan Tahfiz) yang dilaksanakan tiga kali dalam sepekan bagi siswa jenjang SMP atau sederajat.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Padang, Zulfahmi, mengapresiasi dukungan Pemko Padang dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Ia melaporkan bahwa musim haji tahun ini diikuti oleh 1.084 jamaah asal Kota Padang dan 13 jamaah dari Kabupaten Kepulauan Mentawai. “Kolaborasi ini diharapkan dapat mewujudkan nilai-nilai kemabruran dalam pembinaan umat dan penguatan fungsi masjid,” ujar Zulfahmi.
Melalui kolaborasi pemerintah daerah, Kementerian Haji dan Umrah, serta para alumni haji, Pemko Padang berharap nilai-nilai kemabruran tidak berhenti setelah kepulangan dari Tanah Suci, tetapi terus diwujudkan dalam pembinaan umat, penguatan fungsi masjid, dan pembentukan karakter generasi muda yang religius.




















