Headline.co.id, Kupang ~ KORLANTAS POLRI, Kupang – Ditlantas Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menyalurkan bantuan sosial kepada anak-anak yatim dari panti asuhan dalam rangkaian Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Lalu Lintas Tahun Anggaran 2026. Bantuan tersebut diserahkan Kapolda NTT Irjen Pol. Reza Arief Dewanto di Aula Hotel Harper, Kota Kupang, Jumat (23/10/2026). Bantuan berupa tali asih, perlengkapan sekolah, dan alat makan diberikan sebagai bentuk kepedulian Polri kepada anak-anak yang membutuhkan dukungan. Kegiatan itu menjadi bagian humanis di tengah agenda kepolisian yang membahas penguatan tugas dan pelayanan di bidang lalu lintas.
Ditlantas Polda NTT Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim
Pemberian bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari anak-anak yatim sekaligus menunjang aktivitas belajar mereka. Selain bantuan materi, kegiatan itu juga ditujukan untuk memberikan semangat agar anak-anak tetap menempuh pendidikan dan berusaha meraih cita-cita.
Kehadiran anak-anak yatim dalam Rakernis Fungsi Lalu Lintas Ditlantas Polda NTT TA 2026 menunjukkan bahwa tugas Polri tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan keamanan, penegakan hukum, dan pelayanan kepada masyarakat. Polri juga menjalankan kepedulian sosial serta membangun kedekatan dengan masyarakat melalui tindakan nyata.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Kapolda NTT Irjen Pol. Reza Arief Dewanto menyampaikan pesan tersebut melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol. Henry Novika Chandra. Menurutnya, pemberian bantuan merupakan wujud kepedulian Polri terhadap anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan dukungan untuk menjalani kehidupan serta menatap masa depan.
“Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga untuk memberikan manfaat nyata melalui kepedulian dan tindakan kemanusiaan. Bantuan tali asih, peralatan sekolah, dan alat makan ini merupakan bentuk perhatian kami kepada anak-anak yatim. Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka, memberikan semangat dalam belajar, serta menumbuhkan keyakinan bahwa mereka tidak sendiri dalam meraih masa depan,” ujar Kabidhumas dikutip Sabtu (24/10/2026).
Dukungan Pendidikan bagi Anak Yatim
Kombes Pol. Henry Novika Chandra mengatakan anak-anak merupakan generasi penerus bangsa yang perlu mendapatkan perhatian, kasih sayang, dan kesempatan untuk tumbuh serta berkembang secara optimal. Karena itu, dukungan terhadap kebutuhan pendidikan dan keseharian mereka dinilai menjadi salah satu bentuk investasi sosial.
Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu mempersiapkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan memiliki masa depan yang lebih baik. Bantuan perlengkapan sekolah juga diharapkan dapat menunjang kegiatan belajar anak-anak dari panti asuhan.
“Kami berharap anak-anak tetap semangat belajar, rajin beribadah sesuai keyakinan masing-masing, menghormati orang tua dan para pengasuh, serta terus berusaha meraih cita-cita. Jangan pernah merasa rendah diri atau kehilangan harapan. Setiap anak memiliki kesempatan untuk menjadi pribadi yang sukses dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ucapnya.
Selain mendorong semangat belajar, Kapolda NTT menekankan pentingnya kebersamaan, empati, dan gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat. Kepedulian terhadap anak-anak yatim dan kelompok masyarakat yang membutuhkan, menurut pesan tersebut, bukan hanya berkaitan dengan nilai bantuan yang diberikan.
Perhatian, dukungan moral, dan harapan yang tumbuh melalui kebersamaan juga menjadi bagian penting dari kepedulian sosial. Melalui kegiatan itu, anak-anak diharapkan tidak merasa sendiri dalam menjalani kehidupan dan meraih masa depan.
Sisi Humanis Rakernis Fungsi Lalu Lintas
Penyaluran bantuan sosial menjadi salah satu sisi humanis dalam pelaksanaan Rakernis Fungsi Lalu Lintas Ditlantas Polda NTT TA 2026. Di samping membahas penguatan pelaksanaan tugas dan pelayanan di bidang lalu lintas, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menegaskan bahwa pengabdian Polri perlu berlandaskan nilai kemanusiaan dan kepedulian terhadap masyarakat.
Polda NTT berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di lingkungan kepolisian maupun di tengah masyarakat luas. Sinergi dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat dinilai dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan yang peduli, mendukung pendidikan anak-anak, serta memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkembang.
Polda NTT menyatakan komitmennya untuk terus hadir melalui pelayanan, perlindungan, pengayoman, serta berbagai kegiatan yang memberikan manfaat positif. Kehadiran Polri yang humanis tidak hanya tercermin dalam pelaksanaan tugas menjaga keamanan, tetapi juga melalui kepedulian yang dapat menghadirkan semangat dan harapan bagi masyarakat.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















