Headline.co.id ~ Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memperkuat promosi wisata daratan Flores melalui kegiatan Perjalanan Wisata Pengenalan atau Familiarization Trip (Famtrip) di Labuan Bajo pada 12–16 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung di sejumlah destinasi itu melibatkan enam peserta, terdiri atas tiga perwakilan agen perjalanan, satu perwakilan media, serta dua influencer atau content creator. Famtrip digelar untuk memperkenalkan pola perjalanan wisata daratan Flores yang dikembangkan Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) sekaligus menjajaki penyusunan paket wisata bagi wisatawan domestik dan mancanegara.
Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini mengatakan promosi wisata daratan Flores diarahkan untuk memperluas pilihan perjalanan wisata di Labuan Bajo. Menurut dia, pengalaman yang ditawarkan tidak hanya berfokus pada destinasi bahari, tetapi juga menghubungkan wisatawan dengan tradisi, budaya, alam, sejarah, kuliner, dan kehidupan masyarakat lokal.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas pilihan perjalanan wisata di Labuan Bajo dan Flores dengan menghadirkan pengalaman yang lebih autentik, personal, dan bermakna melalui interaksi langsung dengan tradisi, budaya, serta kehidupan masyarakat lokal,” ujar Made dalam keterangannya di Jakarta, Senin (19/10/2026).
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Peserta Menjelajahi Destinasi Daratan Flores
Selama Famtrip, peserta mengunjungi Parapuar, Desa Wisata Wae Rebo, Desa Wisata Todo, Lingko Cara Cancar, De Lawa Coffee, Desa Wisata Wae Lolos, dan Desa Wisata Warloka Pesisir.
Peserta juga berinteraksi dengan pengelola destinasi, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), komunitas lokal, serta pelaku industri pariwisata. Interaksi tersebut dilakukan untuk mengenali potensi wisata daratan sekaligus menjajaki peluang pengemasan produk wisata berbasis pengalaman.
Di Parapuar, peserta menikmati panorama alam Flores melalui kegiatan sightseeing, aktivitas kebugaran atau wellness, serta yoga saat matahari terbenam. Perjalanan menuju Desa Wisata Wae Rebo diisi dengan trekking, pengenalan rumah adat Mbaru Niang, tradisi dan wastra Manggarai, serta kegiatan menikmati matahari terbit dan pengamatan bintang.
Rangkaian perjalanan berlanjut ke Desa Wisata Todo untuk menelusuri sejarah Kerajaan Manggarai. Peserta juga menikmati lanskap Lingko Cara Cancar dan mengenal proses perjalanan kopi Flores, mulai dari kebun hingga pengolahan di De Lawa Coffee.
Di Desa Wisata Warloka Pesisir, pengalaman wisata dilengkapi dengan kegiatan ekowisata pesisir dan penanaman mangrove. Adapun kunjungan ke sejumlah desa wisata lainnya memperlihatkan keragaman pengalaman yang dapat dirangkai dalam satu pola perjalanan di daratan Flores.
Kementerian Pariwisata menilai kekayaan alam, budaya, sejarah, kuliner, dan kehidupan masyarakat di berbagai destinasi tersebut dapat disusun menjadi pengalaman perjalanan yang saling melengkapi. Pengembangan itu juga dinilai membuka peluang ekonomi bagi masyarakat di sejumlah destinasi Flores.
Wisata Daratan Flores Perluasan Daya Tarik Labuan Bajo
Made mengatakan wisata daratan memberikan kesempatan kepada wisatawan untuk mengenal Labuan Bajo dan Flores secara lebih menyeluruh. Pengalaman tersebut melengkapi daya tarik wisata bahari yang selama ini menjadi salah satu kekuatan utama kawasan Labuan Bajo.
“Labuan Bajo memiliki potensi yang sangat besar, tidak hanya dari sisi wisata bahari, tetapi juga kekayaan alam, budaya, sejarah, kuliner, dan desa wisata yang menjadi identitas Flores. Pengembangan wisata daratan membuka kesempatan bagi wisatawan untuk mengenal Flores secara lebih dekat melalui tradisi, cita rasa lokal, dan kehidupan masyarakatnya,” ujar Made.
Menurut Made, perluasan pilihan wisata perlu disertai penerapan prinsip pariwisata yang bertanggung jawab. Wisatawan diharapkan menjaga kelestarian lingkungan, menghormati adat istiadat, dan menghargai kehidupan masyarakat setempat agar kegiatan pariwisata memberikan manfaat yang berkelanjutan.
“Ketika pengalaman bahari dan daratan terhubung dalam satu perjalanan, wisatawan mendapatkan pengalaman yang lebih utuh dan bermakna, memiliki lebih banyak pilihan aktivitas, serta terdorong untuk tinggal lebih lama. Pada akhirnya, pola perjalanan seperti ini dapat memperluas manfaat pariwisata bagi masyarakat,” kata Made.
Famtrip Diarahkan Menghasilkan Paket Wisata
Selain memperkenalkan potensi destinasi, Famtrip diarahkan untuk menghasilkan produk wisata yang dapat dipasarkan kepada wisatawan domestik maupun mancanegara. Melalui sesi pertemuan bisnis atau business gathering, peserta dipertemukan dengan pelaku industri pariwisata lokal.
Pertemuan tersebut digunakan untuk menjajaki kerja sama dan menyusun paket perjalanan yang mengintegrasikan pengalaman wisata bahari dan daratan Flores. Dari kegiatan itu dihasilkan sejumlah paket wisata yang menawarkan alternatif perjalanan ke berbagai destinasi di luar kawasan Taman Nasional Komodo.
Integrasi pengalaman wisata bahari dan daratan diharapkan dapat memperpanjang lama tinggal wisatawan. Pola tersebut juga ditujukan untuk memperluas persebaran manfaat ekonomi pariwisata kepada masyarakat lokal di berbagai destinasi Flores.
Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata Erwita Dianti mengatakan keterlibatan pelaku industri, media, dan kreator konten penting untuk memperluas jangkauan promosi. Keterlibatan mereka juga diharapkan dapat menghubungkan potensi destinasi dengan kebutuhan pasar wisata.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun efek berganda (multiplier effect). Pengalaman peserta selama Famtrip diharapkan bertransformasi menjadi paket wisata yang siap dijual, pemberitaan yang menjangkau masyarakat luas, serta konten digital yang mampu menginspirasi wisatawan untuk mengeksplorasi lebih banyak destinasi di Flores dengan pengalaman perjalanan yang lebih lengkap, personal, autentik, dan bermakna,” ujar Erwita.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.





















