Headline.co.id ~ KORLANTAS POLRI, Jakarta – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menggelar pelatihan aplikasi Kendali, Koordinasi, Komunikasi dan Informasi (K3I) bagi personel jajaran induk Patroli Jalan Raya (PJR), Rabu (21/10/2026). Pelatihan tersebut berlangsung di Aula Madellu, Gedung NTMC Korlantas Polri, Jakarta. Aplikasi K3I digunakan untuk memantau keberadaan personel dan situasi wilayah secara langsung melalui sistem yang terintegrasi. Penguatan penggunaan aplikasi itu ditujukan untuk mendukung pengawasan kegiatan patroli serta penyusunan laporan operasional PJR.
Aplikasi K3I Pantau Personel dan Situasi Wilayah
Penata Kebijakan Kapolri Madya Tingkat III Kombes Pol Dax Emmanuelle mengatakan, aplikasi K3I menjadi salah satu sarana yang digunakan Bagian Operasi untuk memonitor personel di lapangan dan kondisi wilayah.
“Memang aplikasi K3I ini adanya itu di Bag Ops untuk memonitor keberadaan personel di lapangan ataupun bisa memonitor situasi yang ada di wilayah kita,” kata Kombes Dax.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Menurut dia, aplikasi K3I telah dikembangkan di 28 Polda jajaran. Sementara itu, enam Polda lainnya masih berada dalam tahap pengembangan.
Penggunaan K3I tidak dimaksudkan untuk menggantikan sistem yang sudah berjalan, seperti E-Turjawali dan Silancar. Aplikasi tersebut diprioritaskan untuk memperkuat pengawasan operasional melalui pemantauan keberadaan personel dan perangkat secara lebih terintegrasi.
“Lebih diprioritaskan kepada K3I, karena K3I ini akan kita bisa memonitor langsung keberadaan rekan-rekan itu ada di mana. Berapa yang aktif dan berapa perangkat yang tidak aktif itu akan termonitor,” jelasnya.
Dilengkapi Pencatatan Rute dan Live Streaming
Selain memantau keberadaan personel, aplikasi K3I dilengkapi fitur pencatatan rute patroli dan live streaming. Melalui fitur tersebut, pimpinan dapat memantau aktivitas kendaraan patroli dari dasbor.
Pemantauan itu mencakup kondisi yang terjadi di lapangan, termasuk saat terjadi kecelakaan, kendaraan mengalami gangguan, atau terdapat kepadatan arus lalu lintas.
“Nanti juga ada fitur live streaming. Fitur live streaming itu nanti pimpinan akan bisa melihat, ya dari dashboard. Bahkan rekan-rekan juga nanti, misalnya para Kainduk akan juga bisa melihat masing-masing induknya itu ada di mana, kegiatannya apa,” ujar Kombes Dax.
Fitur tersebut memungkinkan pimpinan dan kepala induk melihat lokasi masing-masing induk PJR sekaligus kegiatan yang sedang dilakukan. Dengan demikian, pemantauan aktivitas patroli dapat dilakukan melalui informasi yang tersaji pada aplikasi.
Data Patroli Menjadi Lampiran Laporan Harian
Pengembangan aplikasi K3I juga diarahkan untuk membuat laporan kegiatan patroli tersusun lebih praktis dan sistematis. Data kegiatan serta rute patroli yang terekam dalam aplikasi nantinya dapat digunakan sebagai bagian dari lampiran laporan harian.
Dalam penerapannya, setiap induk PJR diminta melakukan konsolidasi serta mempersiapkan perangkat dan personel yang bertugas. Perangkat akan diaktifkan setelah proses serah terima piket.
Perangkat tersebut kemudian digunakan selama pelaksanaan tugas untuk mendukung pemantauan kegiatan patroli secara berkelanjutan. Kesiapan personel dan perangkat menjadi bagian dari pelaksanaan penggunaan aplikasi K3I di jajaran induk PJR.
Apabila penerapan aplikasi K3I berjalan optimal, sistem itu berpotensi dikembangkan untuk mendukung fungsi kepolisian lainnya. Pengembangan tersebut mencakup kegiatan patroli Sabhara dan patroli menggunakan kendaraan roda dua.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















