Headline.co.id ~ KORLANTAS POLRI, Jakarta – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Brigjen Pol. Aries Syahbudin menegaskan polisi lalu lintas harus hadir saat masyarakat membutuhkan, bukan sekadar terlihat di lapangan. Penegasan itu disampaikan kepada personel Korlantas Polri dalam Apel Pagi di Lapangan Gedung NTMC, Jakarta, Selasa (20/10/2026). Menurut Aries, kehadiran Polantas harus memberi manfaat nyata dan menjawab kebutuhan masyarakat melalui kesiapsiagaan serta pelayanan di bidang lalu lintas.
Dalam arahannya, Kakorlantas Polri juga meminta personel menumbuhkan kebanggaan sebagai anggota Polri. Kebanggaan itu, kata dia, perlu diwujudkan melalui kedisiplinan, kerapian berpakaian dinas sesuai ketentuan, sikap profesional, serta kepedulian terhadap lingkungan kerja dan kehormatan institusi.
Polantas Harus Hadir dan Memberi Makna
Aries menekankan bahwa tugas polisi lalu lintas tidak berhenti pada kehadiran secara fisik. Personel harus mampu memberikan arti bagi masyarakat dan situasi yang dihadapi di lapangan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Polisi hadir, tetapi memberi makna terhadap masyarakat dan situasi yang ada di masyarakat. Hadir pada saat polisi dibutuhkan,” tegas dia.
Prinsip tersebut, menurut arahan Kakorlantas, dapat diterapkan melalui kesiapsiagaan personel di titik-titik rawan kepadatan lalu lintas. Selain itu, personel juga perlu melakukan pengaturan arus kendaraan pada jam sibuk serta pengamanan dan pengawalan kegiatan masyarakat.
Dengan demikian, kehadiran Polantas diarahkan untuk menjawab kebutuhan lalu lintas secara langsung. Kesiapan personel menjadi bagian penting dalam memberikan pelayanan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Kebanggaan sebagai Anggota Polri
Selain menyoroti pelayanan publik, Brigjen Pol. Aries Syahbudin mengingatkan pentingnya menjaga kebanggaan sebagai anggota Polri. Ia menyebut kebanggaan tersebut dapat terlihat dari perilaku dan kedisiplinan personel dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Kerapian dalam mengenakan pakaian dinas, sikap profesional, serta kepedulian terhadap lingkungan kerja menjadi bagian dari upaya membangun kebanggaan itu. Menurutnya, kebanggaan terhadap seragam tidak hanya berkaitan dengan penampilan.
Seragam, kata Aries, mencerminkan identitas, tanggung jawab, dan integritas anggota Polri. Karena itu, kedisiplinan dalam hal-hal mendasar tersebut dinilai penting untuk menjaga marwah institusi sekaligus memperkuat integritas personel.
Institusi Lebih Besar daripada Individu
Dalam apel tersebut, Kakorlantas Polri juga mengingatkan personel bahwa institusi memiliki kedudukan yang lebih besar daripada individu pejabat yang memimpinnya. Setiap pemimpin, menurut dia, memiliki tugas untuk membangun dan menciptakan sesuatu yang lebih baik, baik secara internal maupun eksternal.
“Institusi ini lebih besar dibandingkan individu pejabatnya. Tugas siapa pun yang memimpin adalah membangun dan menciptakan sesuatu yang lebih baik, baik secara internal maupun eksternal,” tegasnya.
Pernyataan itu disampaikan dalam konteks pentingnya pembenahan internal dan penguatan tanggung jawab personel. Kedisiplinan, profesionalitas, serta kepedulian terhadap kehormatan institusi menjadi bagian dari proses menjaga kepercayaan terhadap Polri.
Perkuat Pelayanan Lalu Lintas
Korlantas Polri berkomitmen melanjutkan pembenahan internal sekaligus memperkuat pelayanan publik. Komitmen tersebut diarahkan untuk mendukung terwujudnya lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar.
Penekanan terhadap kehadiran Polantas saat masyarakat membutuhkan menjadi bagian dari upaya tersebut. Personel dituntut tidak hanya hadir, tetapi juga mampu memberikan manfaat melalui pengaturan, pengamanan, dan pengawalan kegiatan masyarakat.
Melalui pelaksanaan tugas yang disiplin dan profesional, Korlantas Polri berupaya meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.




















