Headline.co.id, Surabaya ~ PSS Sleman memilih bertahan di Surabaya setelah menghadapi Persebaya Surabaya pada pekan kelima BRI Super League 2026/2027, Minggu (18/10/2026). Keputusan tersebut diambil sebelum tim melanjutkan perjalanan ke Kediri untuk menghadapi Persik di Stadion Brawijaya, Kamis (22/10/2026) sore. PSS Sleman bertahan di Surabaya untuk menjaga kebugaran pemain dan memaksimalkan waktu pemulihan di tengah jeda pertandingan yang relatif singkat. Langkah itu dipilih karena perjalanan pulang ke Sleman lalu kembali ke Kediri dinilai berpotensi mengurangi waktu istirahat skuad.
Pelatih Kepala PSS Sleman, Pieter Huistra, menjelaskan bahwa pertimbangan utama keputusan tersebut adalah durasi perjalanan. Tim memiliki opsi untuk kembali ke Jogja, tetapi perjalanan selama 5 hingga 6 jam akan menyita waktu pemulihan pemain.
Setelah itu, PSS masih harus menempuh perjalanan sekitar 4 jam dari Sleman menuju Kediri. Dengan kondisi tersebut, tim pelatih menilai bertahan di Surabaya menjadi pilihan yang lebih efisien untuk mempersiapkan pertandingan berikutnya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Kami memiliki opsi untuk kembali ke Jogja. Namun, perjalanannya memakan waktu 5 hingga 6 jam. Jika pulang, kami hanya punya waktu satu hari sebelum berangkat lagi menuju Kediri dengan perjalanan 4 jam,” ujar Huistra setelah makan malam, Senin (19/10/2026) malam.
PSS Sleman Bertahan di Surabaya demi Waktu Pemulihan
Keputusan PSS Sleman bertahan di Surabaya tidak terlepas dari kebutuhan untuk menjaga kondisi fisik pemain setelah pertandingan melawan Persebaya. Jeda menuju laga kontra Persik Kediri tidak panjang, sehingga pengelolaan perjalanan dan waktu istirahat menjadi bagian penting dalam persiapan tim.
Dengan tidak langsung kembali ke Sleman, PSS dapat mengurangi perjalanan yang dianggap tidak diperlukan sebelum menuju Kediri. Tim pelatih berupaya memastikan pemain memperoleh waktu pemulihan yang memadai sekaligus tetap memiliki kesempatan untuk menyiapkan diri menghadapi pertandingan berikutnya.
Pilihan tersebut juga dilakukan setelah PSS memantau kondisi pemain seusai pertandingan di Surabaya. Huistra menyebut seluruh pemain dapat menyelesaikan laga melawan Persebaya dengan baik dan tidak mengalami kendala fisik yang berarti.
“Saat ini semua pemain menyelesaikan pertandingan dengan baik. Semua orang tampak bugar dan siap bertanding melawan Persik Kediri,” kata Huistra.
Kondisi Skuad PSS Dipantau Jelang Laga Kontra Persik
Selain pemulihan, kondisi pemain menjadi perhatian PSS dalam menentukan persiapan menuju Kediri. Tim pelatih ingin menjaga agar skuad tetap dalam keadaan bugar saat menghadapi Persik di Stadion Brawijaya pada Kamis sore.
Huistra menyampaikan bahwa para pemain PSS saat ini berada dalam kondisi yang baik. Pernyataan tersebut menjadi dasar bagi tim untuk melanjutkan persiapan tanpa melakukan perubahan besar terhadap kelompok pemain yang sebelumnya disiapkan.
Pelatih asal Belanda itu mengisyaratkan kemungkinan membawa komposisi pemain yang sama ke Kediri. Menurut Huistra, belum ada alasan kuat untuk mengubah daftar pemain setelah seluruh pemain mampu menuntaskan pertandingan melawan Persebaya dengan baik.
“Saat ini, tidak ada alasan untuk melakukan perubahan. Jadi, kami kemungkinan akan memboyong 23 pemain yang sama ke Kediri,” ujar Huistra.
PSS dijadwalkan melanjutkan perjalanan dari Surabaya menuju Kediri untuk menjalani pertandingan melawan Persik. Laga tersebut menjadi agenda berikutnya bagi Super Elang Jawa setelah pertandingan tandang menghadapi Persebaya pada Minggu.
Bagi PSS, persiapan menuju Kediri tidak hanya berkaitan dengan strategi permainan. Tim pelatih juga memperhitungkan pengaturan perjalanan, kebugaran, dan waktu pemulihan pemain agar skuad dapat tampil dalam kondisi yang optimal.
PSS Sleman memilih bertahan di Surabaya sebagai bagian dari pengelolaan persiapan tersebut. Dengan mempertahankan pemain di Surabaya sebelum menuju Kediri, tim berusaha memanfaatkan waktu yang tersedia secara efektif di dua pertandingan tandang.
PSS akan menghadapi Persik Kediri di Stadion Brawijaya pada Kamis (22/10/2026) sore dengan kemungkinan membawa 23 pemain yang sama. Huistra menilai kondisi skuad sejauh ini mendukung rencana tersebut karena seluruh pemain tampak bugar dan siap menjalani pertandingan berikutnya.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.





















