Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita

Anak Krakatau Ada di Mana? Lava Fountain, Dentuman dan Getaran Iringi Erupsi di Selat Sunda

Hendrawan by Hendrawan
2 months ago
in Berita
Reading Time: 6 mins read
393 30
A A
0
Gunung Anak Krakatau Level Siaga, BMKG Ungkap Arah Abu Vulkanik dan Kondisi Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Level Siaga, BMKG Ungkap Arah Abu Vulkanik dan Kondisi Selat Sunda (Ilustrasi gambar)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Highlight Berita:

  • anak krakatau ada dimana menjadi fokus utama berita ini; Anak Krakatau ada di mana kembali dicari setelah erupsi di Selat Sunda menghasilkan semburan merah menyala menyerupai lava fountain.
  • Erupsi menerus sejak Jumat malam disertai suara gemuruh yang terpantau dari Pos Pengamatan Gunungapi Anak Krakatau di Pasauran.
  • Sejumlah warga melaporkan dentuman dan getaran, termasuk pintu serta jendela rumah yang ikut bergetar.
  • Badan Geologi menduga suara dan getaran di sejumlah wilayah berkaitan dengan aktivitas erupsi, sedangkan BMKG menyatakan sumber dentuman Bandung masih memerlukan kajian lebih lanjut.
  • PVMBG menyatakan tubuh Anak Krakatau saat ini relatif kecil dan belum berpotensi runtuh dalam skala yang dapat memicu tsunami.
  • Status Gunung Anak Krakatau tetap Level III atau Siaga dengan larangan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif.

Headline.co.id, Lampung Selatan ~ Erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda tidak hanya menghasilkan abu vulkanik, tetapi juga semburan merah menyala menyerupai lava fountain atau lava air mancur, disertai suara gemuruh dan laporan getaran dari sejumlah wilayah. Aktivitas tersebut berlangsung sejak Jumat, 4 September 2026 malam dan masih dilaporkan berlanjut pada akhir pekan, dengan status gunung tetap Level III atau Siaga. Fenomena itu membuat pencarian anak krakatau ada dimana kembali meningkat karena masyarakat ingin mengetahui lokasi gunung aktif tersebut dan seberapa jauh dampaknya dapat dirasakan. Badan Geologi dan PVMBG meminta warga tetap tenang, tidak memasuki radius 3 kilometer dari kawah aktif, serta hanya mengikuti informasi resmi.

Contents

  • 1. Highlight Berita:
    • 1.1. Prabowo Tegaskan Indonesia Tak Ikut Blok Militer Mana Pun
    • 1.2. Hari Santri Nasional 2026 Jadi Momentum Perkuat Peran Santri Menuju Indonesia Emas 2045
  • 2. Semburan Merah Menyala Menyerupai Lava Fountain
  • 3. Dentuman dan Getaran Dirasakan Warga
  • 4. Mengapa Suara Erupsi Bisa Terdengar Jauh
  • 5. Evaluasi Pemerintah soal Potensi Tsunami
  • 6. Radius 3 Kilometer Harus Dikosongkan

Gunung Anak Krakatau berada di wilayah Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung. Lokasinya berada di kawasan yang berhadapan dengan pesisir Banten sehingga aktivitas vulkaniknya menjadi perhatian masyarakat di sekitar Selat Sunda, terlebih setelah suara dentuman dan getaran dilaporkan dari sejumlah daerah.

You might also like

Berita Terkini

Prabowo Tegaskan Indonesia Tak Ikut Blok Militer Mana Pun

22 October 2026
Hari Santri 2026 Peringatan Ke-12

Hari Santri Nasional 2026 Jadi Momentum Perkuat Peran Santri Menuju Indonesia Emas 2045

22 October 2026

Semburan Merah Menyala Menyerupai Lava Fountain

Kepala Badan Geologi Lana Saria menjelaskan, tinggi kolom erupsi pada rangkaian aktivitas sebelumnya tidak teramati, tetapi warna merah menyala dari semburan erupsi terlihat jelas dan berlangsung terus-menerus.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

“Tinggi kolom erupsi tidak teramati, akan tetapi warna merah menyala semburan erupsi terlihat jelas secara menerus. Fenomena erupsi ini menyerupai ‘lava fountain’ atau lava air mancur yang menghasilkan aliran lava. Erupsi menerus dalam durasi beberapa jam yang berasosiasi dengan erupsi lava air mancur adalah fenomena umum yang sering terjadi,” kata Lana.

Lava fountain merupakan fenomena ketika lava menyembur dari lubang erupsi menyerupai air mancur dan dapat menghasilkan aliran lava. Dalam laporan aktivitas periode Sabtu pukul 00.00 hingga 06.00 WIB, erupsi secara visual juga diinterpretasikan sebagai lava fountain yang terlihat pada malam hari.

Kamera CCTV pengamatan di lapangan dilaporkan tidak beroperasi setelah terkena lontaran material vulkanik. Kondisi tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya larangan mendekati kawah aktif ketika gunung erupsi karena material dapat terlontar dari pusat aktivitas.

Dentuman dan Getaran Dirasakan Warga

Aktivitas erupsi juga disertai laporan dentuman dan getaran. BPBD Banten menerima laporan getaran yang menyebabkan pintu dan jendela rumah warga bergerak. Getaran dilaporkan terjadi beberapa kali sejak Sabtu dini hari.

Seorang warga bernama Rizqi mengatakan dentuman dan getaran sudah dirasakan sejak dini hari. “Getaran jendela dan dentuman keras sesekali ini sudah kami rasakan sejak jam 2 dini hari tadi,” kata Rizqi.

Ia mengaku awalnya menduga getaran hanya dirasakan di rumahnya. Namun, “Sempat kami kira hanya terasa di rumah kami saja tapi tadi pagi ternyata tetangga-tetangga kami semuanya sama merasakan,” ujarnya.

Di kawasan laut, seorang pemancing yang berada dalam rombongan perjalanan di Selat Sunda juga menyaksikan semburan dari arah Anak Krakatau. Setelah dentuman terdengar, kru dan awak kapal memilih menjauh dari kawasan tersebut. Seluruh penumpang dan awak kapal dilaporkan selamat.

Mengapa Suara Erupsi Bisa Terdengar Jauh

Badan Geologi menduga suara dentuman dan getaran yang dilaporkan di Jawa Barat, Banten, dan Lampung berkaitan dengan aktivitas erupsi Anak Krakatau yang berlangsung pada waktu bersamaan. Menurut Lana, pelepasan gas secara cepat serta gesekan dan turbulensi aliran lava berkecepatan tinggi pada konduit dapat menghasilkan gelombang suara yang merambat melalui atmosfer.

“Gelombang suara dari Anak Krakatau dapat merambat jauh melalui atmosfer dan akhirnya terdengar di Bandung, meskipun beberapa wilayah pesisir yang lebih dekat belum tentu mendengarnya dengan jelas,” kata Lana.

Namun, BMKG memiliki catatan kehati-hatian berbeda terhadap laporan dentuman di Bandung Raya. Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Bandung Suaidi Ahadi menyatakan aktivitas vulkanik Anak Krakatau memang terdeteksi pada periode yang sama, tetapi sumber dentuman di Bandung belum dapat dipastikan.

“Ini memang belum terjawab,” kata Suaidi. BMKG menyebut fenomena tersebut masih memerlukan kajian lebih lanjut. Di sisi lain, PVMBG menyatakan erupsi Anak Krakatau tetap menjadi salah satu kemungkinan sumber berdasarkan pengalaman erupsi Anak Krakatau pada 2020 dan Gunung Kelud pada 2014 yang suaranya dapat terdengar hingga jarak jauh.

Evaluasi Pemerintah soal Potensi Tsunami

Dentuman dan aktivitas erupsi memunculkan kekhawatiran masyarakat pesisir terhadap tsunami. Kekhawatiran tersebut tidak terlepas dari peristiwa 22 Desember 2018 ketika aktivitas dan perubahan tubuh Anak Krakatau berkaitan dengan tsunami di sekitar Selat Sunda.

PVMBG menyatakan kondisi morfologi gunung saat ini berbeda. Berdasarkan evaluasi terkini, tubuh Gunung Anak Krakatau yang terbentuk kembali setelah peristiwa 2018 masih relatif kecil dan belum berpotensi mengalami keruntuhan dalam skala yang dapat memicu tsunami.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik. Berdasarkan hasil evaluasi hingga saat ini, pertumbuhan tubuh Gunung Anak Krakatau yang terbentuk kembali pascaerupsi 22 Desember 2018 masih relatif kecil dan tidak berpotensi mengalami keruntuhan dalam skala yang dapat memicu tsunami,” ujar Lana.

Meski demikian, pemerintah menegaskan pemantauan aktivitas vulkanik dan perubahan morfologi tetap dilakukan secara intensif. Masyarakat diminta tidak menyebarluaskan informasi mengenai potensi tsunami yang belum terverifikasi.

Radius 3 Kilometer Harus Dikosongkan

Status Gunung Anak Krakatau hari ini masih berada pada Level III atau Siaga. Pada tingkat aktivitas tersebut, ancaman yang perlu diwaspadai antara lain aliran lava, lontaran batu pijar, awan panas, serta hujan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Lana menegaskan larangan aktivitas dalam radius 3 kilometer. “Radius 3 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Anak Krakatau harus dikosongkan dari aktivitas masyarakat, pengunjung, wisatawan, maupun pendaki. Ketentuan ini perlu dipatuhi karena potensi aliran lava dan lontaran material pijar masih dapat terjadi,” katanya.

BNPB juga meminta pemerintah daerah dan BPBD memastikan jalur evakuasi, titik kumpul, sarana komunikasi, serta kebutuhan dasar masyarakat siap digunakan apabila terdapat perubahan aktivitas yang membutuhkan langkah lanjutan. Untuk saat ini, masyarakat di pesisir Banten dan Lampung diminta tetap beraktivitas dengan memperhatikan perkembangan informasi resmi dan mematuhi arahan petugas.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: Anak KrakatauErupsi GunungGunung Anak KrakatauLava FountainPVMBGSelat Sunda

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Hendrawan

Hendrawan

Related Stories

Berita Terkini

Prabowo Tegaskan Indonesia Tak Ikut Blok Militer Mana Pun

by Aditya
22 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tidak akan berpihak kepada blok kekuatan tertentu maupun bergabung dengan...

Hari Santri 2026 Peringatan Ke-12

Hari Santri Nasional 2026 Jadi Momentum Perkuat Peran Santri Menuju Indonesia Emas 2045

by Saddam
22 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Hari Santri Nasional 2026 diperingati pada Kamis, 22 Oktober 2026, sebagai momentum mengenang perjuangan ulama dan santri...

Berita Terkini

Tantangan Indonesia di Tengah Krisis Global Disoroti Prabowo

by Aditya
22 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyoroti tantangan Indonesia selama dua tahun pertama pemerintahannya yang dipengaruhi ketidakpastian geopolitik,...

Sebanyak 25 dari 27 Merek Beras Fortifikasi Tak Penuhi Standar

Waspada Kandungan Zinc Berlebih pada Beras Fortifikasi, Bapanas Ungkap Risiko Kesehatannya

by Saddam
22 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengingatkan masyarakat terhadap potensi risiko kesehatan akibat kandungan mineral zinc berlebihan pada produk...

Bapanas Perintahkan Penghentian Produksi dan Penarikan Beras

Skandal Beras Fortifikasi, Bapanas Perkirakan Potensi Kerugian Konsumen Capai Rp89 Triliun

by Saddam
22 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Badan Pangan Nasional (Bapanas) memperkirakan potensi kerugian konsumen akibat dugaan penyimpangan perdagangan beras fortifikasi di Indonesia mencapai...

pemeriksaan terhadap 27 merek beras fortifikasi

25 dari 27 Merek Beras Fortifikasi Tak Penuhi Standar, Bapanas Ungkap Temuan Mengejutkan

by Saddam
22 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengungkap temuan serius terkait kualitas beras fortifikasi yang beredar di Indonesia setelah 25...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Boven Digoel Tetapkan Lima Prioritas Pembangunan untuk 2025-2029

Boven Digoel Tetapkan Lima Prioritas Pembangunan untuk 2025-2029

1 December 2025
Munas IX RAPI 2026 Dimulai di Kotawaringin Barat

Munas IX RAPI 2026 Dimulai di Kotawaringin Barat

18 January 2026
ASEAN Didorong Jaga Ekosistem Digital Terbuka di Tengah Persaingan Global

ASEAN Didorong Jaga Ekosistem Digital Terbuka di Tengah Persaingan Global

6 July 2026
Gerak Cepat Resmob Polda NTT, Terduga Pelaku Kasus Kematian di Tasikmalaya Diamankan di Soe

Terduga Pelaku Kasus Kematian di Tasikmalaya Diamankan di Soe

11 October 2026
Kemenimipas Berikan Remisi Khusus Waisak 2026 kepada 1.052 Narapidana di Indonesia

Kemenimipas Berikan Remisi Khusus Waisak 2026 kepada 1.052 Narapidana di Indonesia

1 June 2026
Kemkomdigi Berikan Dukungan Psikososial untuk Anak-Anak Terdampak Bencana di Tapteng

Kemkomdigi Berikan Dukungan Psikososial untuk Anak-Anak Terdampak Bencana di Tapteng

7 December 2025
Sembilan WNI Peserta Misi Kemanusiaan Gaza Dibebaskan dan Segera Pulang

Sembilan WNI Peserta Misi Kemanusiaan Gaza Dibebaskan dan Segera Pulang

22 May 2026

Artikel Terbaru

Berita Terkini

Pelajar Sambas Diajak Bijak Bermedia Digital dan Tolak Narkoba

22 October 2026
Berita Terkini

Prabowo Tegaskan Indonesia Tak Ikut Blok Militer Mana Pun

22 October 2026
Hari Santri 2026 Peringatan Ke-12

Hari Santri Nasional 2026 Jadi Momentum Perkuat Peran Santri Menuju Indonesia Emas 2045

22 October 2026
Berita Terkini

Peningkatan Kapasitas Pejabat Sambas Ditekankan untuk Pelayanan Publik

22 October 2026
Pestas Gol di Patriot Chandrabhaga: Persija Jakarta Taklukan Arema FC 5-1

Persija Jakarta Hantam Arema FC 5-1 di Patriot Chandrabhaga

22 October 2026
Berita Terkini

FKI XIII-2026 Dibuka di Padang Panjang, Perkuat Kolaborasi Seni

22 October 2026
paparan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

314 Ribu Kasus ISPA Melanda Wilayah Karhutla, Lebih dari 70 Ribu Balita Jadi Korban

22 October 2026

Popular Story

Red Bull to title sponsor 2026 Australian Motorcycle Grand Prix
Sport

Red Bull Jadi Sponsor Utama MotoGP Australia 2026

by Saddam
16 October 2026
0

Headline.co.id ~ Red Bull akan menjadi sponsor utama Australian Motorcycle Grand Prix...

Read moreDetails

Judi Online Melonjak, 8,8 Juta Pemain Terjerat Pinjaman

MotoGP 2027: Susunan Pembalap 11 Tim Resmi

Distribusi 14.954 Porsi MBG di Kangean Dikawal Babinsa

Nusantara Regas Salurkan 33 Kargo LNG hingga Triwulan III 2026

Peralta Ungkap Kunci Persib Kalahkan Cong Viettel di ACL Two

Gempa Bumi Magnitudo 5.2 Guncang Labuan Bajo, NTT

Prabowo dan Menhan Sjafrie Beri Penghormatan untuk Subagyo

ULD Kemenag Tembus 1.619, Dukung Pendidikan Inklusif

Pemerintah Perkuat Koordinasi Penanganan Karhutla

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.