Bansos Dari Pemerintah Salah Sasaran, Seorang Anak Anggota DPRD Cimahi Dapat Bantuan untuk 3 Bulan

  • Whatsapp
Jayus Brianmay Putra (30) kaget menerima bantuan sosial. (Foto: Pikiran Rakyat, Ririn)
Jayus Brianmay Putra (30) kaget menerima bantuan sosial. (Foto: Pikiran Rakyat, Ririn)

HeadLine.co.id (Cimahi) – Bantuan sosial (bansos) yang disalurkan oleh pemerintah ternyata masih ada yang salah sasaran. Salah satu contohnya adalah seorang anak dari anggota DPRD Kota Cimahi, Jayus Brianmay Putra yang mendapat bansos tunai dari Kementerian Sosial.

Jayus mendapat surat pemberitahuan dari PT Pos sebagai penerimaan bansos sebesar Rp 600 ribu untuk jangka waktu 3 bulan. Bantuan tersebut nantinya dapat diambil di Kantor Pos yang telah ditunjuk.

Read More

Hal ini sangat disayangkan karena ia tergolong warga yang masih mampu meskipun diakuinya ikut terdampak Corona. Hal ini dikarenakan beberapa usaha yang dijalaninya terpaksa tutup selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Baca juga: Berjalan Dua Pekan, Kemenhub Klaim Implementasi Permenhub 25/2020 Berjalan Baik

“Saya juga kaget kenapa dapat bantuan sosial Rp 600 ribu dari pemerintah. Padahal saya bukan termasuk orang yang membutuhkan. Justru lebih banyak warga lain yang lebih tepat menerima bantuan ini,” ucapnya pada Sabtu (9/5/2020).

Jayus mengatakan ia tak pernah didata sebagai penerima bantuan sosial. Ia mengetahui ada surat pemberitahuan pengambilan bansos tersebut dari orang tuanya beberapa hari lalu.

Baca juga: Update Corona di Indonesia Sabtu 09 Mei 2020: Pasien Sembuh Menjadi 2.607 Orang

“Awal tahu ya dari orang tua, katanya ada surat pemberitahuan dapat bantuan. Bukan menolak rezeki, tapi sekali lagi ada yang lebih membutuhkan dari saya,” jelasnya.

Ia tetap mengambil bantuan tersebut sesuai dengan jadwal yakni pada Sabtu (9/5/2020) pukul 13.00 WIB di Kantor Pos Jalan Gatot Subroto, Kota Cimahi. Ia mengaku malu saat mengambil bantuan tersebut, namun ia memiliki rencana lain setelah uang bansos diambil.

Baca juga: Hasil Tes Swab Belum Keluar, Dua PDP Corona di Bojonegoro Meninggal

“Saya sudah koordinasi dengan orang tua dan pengurus RT/RW. Uang bansos ini akan saya bagikan untuk warga lain yang membutuhkan. Rencananya saya bagi jadi 6, ditambah paket sembako. Mudah-mudahan bisa meringankan beban mereka yang membutuhkan,” tegasnya.

Sementara itu, Yan Martin (41), salah seorang warga di RT 03/RW 05 Kelurahan Leuwigajah yang terdampak COVID-19 namun tidak mendapat bantuan mengaku bingung sekaligus pasrah. Pasalnya dia mengaku belum mendapat bantuan apapun dari pemerintah.

Baca juga: Ilmuwan Italia Mengaku Temukan Vaksin Corona

“Belum pernah dapat bantuan apapun dari pemerintah, termasuk yang Bansos Tunai ini. Saya mau protes juga kemana. Memang kemarin ada yang data, tapi enggak ada realisasinya, hanya disuruh nunggu saja,” ucap Yan.

Yan merupakan penyandang disabilitas fisik sehingga tidak mampu bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya lantaran hanya bisa duduk di atas kursi roda. Untuk sehari-hari, ia bersama istri dan tiga anaknya hanya mengandalkan bantuan dari tetangga.

Baca juga: Nekat Mudik? Awas Denda dan Pidana 1 Tahun MenantiP

“Engga bisa kerja karena kondisi saya yang begini. Untuk sehari-hari ya nunggu belas kasihan tetangga,” ujarnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *