Headline.co.id, Jakarta ~ Turnamen Mobile Legends Kapolda Sulbar Cup resmi dimulai pada Sabtu (11/7/2026) di Aula Marannu Polda Sulbar. Acara ini diadakan untuk memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 dan diikuti oleh 84 tim dari seluruh kabupaten di Sulawesi Barat. Para peserta bersaing untuk memperebutkan tiket emas menuju Kapolri Cup yang akan digelar pada Agustus 2026.
Pembukaan turnamen dipimpin oleh Direktur Intelkam Polda Sulbar, Kombes Pol. Ibrahim Adji, yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia. Acara ini dihadiri oleh perwakilan Ikatan Esports Seluruh Indonesia (iESPA) Sulawesi Barat, Reza, serta ratusan peserta dan pendukung. Kombes Pol. Ibrahim Adji menegaskan bahwa turnamen ini merupakan bentuk komitmen Polri untuk mendekatkan diri dengan masyarakat, terutama generasi muda.
Esports sebagai Ajang Prestasi
Dalam sambutannya, Kombes Pol. Ibrahim Adji menyatakan bahwa esports kini diakui sebagai cabang olahraga resmi yang menuntut kecerdasan strategi, kedisiplinan, dan kerja sama tim. “Melalui Kapolda Cup ini, Polda Sulbar ingin memberikan panggung seluas-luasnya bagi para gamers berbakat di bumi Salumpa’ Lembang,” ujarnya.
Antusiasme Peserta dan Harapan ke Depan
Antusiasme tinggi dari 84 tim yang berpartisipasi menunjukkan potensi besar yang dimiliki oleh generasi muda Sulawesi Barat. Kombes Pol. Ibrahim Adji berharap tim yang keluar sebagai juara dapat membawa nama baik Sulawesi Barat di tingkat nasional. Ia juga menekankan pentingnya sportivitas dan sikap ksatria dalam kompetisi.
Hadiah dan Tujuan Kompetisi
Panitia telah menyiapkan total hadiah uang pembinaan senilai Rp30 juta untuk tiga tim terbaik. Juara I akan mendapatkan Rp15 juta, Juara II Rp10 juta, dan Juara III Rp5 juta. Kompetisi ini bertujuan untuk melahirkan atlet esports andalan Sulawesi Barat yang berkarakter dan berprestasi, serta membuktikan bahwa Polri mendukung langkah positif generasi muda.
Dengan mengucapkan basmalah, Kombes Pol. Ibrahim Adji secara resmi membuka Turnamen Mobile Legends Kapolda Sulbar Cup 2026, berharap acara ini dapat berjalan adil dan profesional.


















