Headline.co.id, Keluarga Besar Dinas Sosial ~ Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (Dinsosdukcapil) Provinsi Gorontalo memberikan penghormatan kepada Burhanuddin Napu, mantan Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos), yang resmi memasuki masa purna tugas mulai 1 Juni 2026. Kepala Dinsosdukcapil Provinsi Gorontalo, Reflin Buata, menegaskan bahwa masa pensiun adalah bagian dari perjalanan hidup setiap Aparatur Sipil Negara (ASN).
Reflin Buata menyatakan, “Cepat atau lambat, kita semua akan sampai pada fase ini. Karena itu, penting bagi kita untuk menghargai setiap dedikasi yang telah diberikan oleh rekan-rekan yang telah menyelesaikan tugas pengabdiannya.” Ia juga mengungkapkan kedekatannya dengan Burhanuddin yang telah terjalin sejak mereka bertugas di Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara pada tahun 2007.
Meskipun Burhanuddin hanya beberapa bulan bertugas di Dinsosdukcapil Provinsi Gorontalo, Reflin menilai bahwa Burhanuddin mampu menunjukkan komitmen dan tanggung jawab yang tinggi, terutama dalam mendukung suksesnya pelaksanaan Hari Ulang Tahun ke-22 Taruna Siaga Bencana (Tagana) Tingkat Provinsi Gorontalo. “Beliau memberikan contoh yang baik tentang semangat pengabdian. Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi, kerja keras, dan keteladanan yang telah diberikan selama bersama kami,” ujar Reflin pada Kamis (4/6/2026).
Reflin berharap hubungan silaturahmi yang telah terbangun tetap terjaga meskipun Burhanuddin telah memasuki masa purnabakti. “Kami mendoakan semoga beliau senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan dalam menjalani masa purna tugas bersama keluarga dan masyarakat,” tambahnya.
Ketua Forum Komunikasi Tagana (FKT) Provinsi Gorontalo, David Mailete, mewakili seluruh staf Dinsosdukcapil, menyampaikan kesan mendalam terhadap sosok Burhanuddin. Menurutnya, semangat kerja dan loyalitas Burhanuddin menjadi inspirasi bagi seluruh pegawai, terutama saat pelaksanaan HUT Tagana yang berlangsung beberapa waktu lalu. “Beliau menunjukkan dedikasi luar biasa. Bahkan setelah keluar dari rumah sakit, beliau tetap hadir mendampingi kami di lokasi kegiatan. Itu menjadi motivasi besar bagi kami semua,” ungkap David.
David menilai, semangat pengabdian yang ditunjukkan Burhanuddin menjadi pelajaran berharga bahwa keberhasilan sebuah tugas tidak hanya ditentukan oleh kondisi fisik, tetapi juga oleh semangat dan komitmen yang kuat. Acara ramah tamah tersebut ditutup dengan penyerahan cendera mata, serta doa bersama sebagai bentuk penghormatan dan ucapan terima kasih atas pengabdian Burhanuddin Napu selama menjalankan tugas di lingkungan pemerintahan.



















