Headline.co.id, Bener Meriah ~ Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bener Meriah, Aceh, menetapkan pengelolaan sampah, pengendalian pencemaran, rehabilitasi kawasan terdampak bencana, dan peningkatan partisipasi masyarakat sebagai prioritas dalam program kerja Tahun Anggaran 2026. Program ini disusun sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bener Meriah Tahun 2023–2026, serta mendukung pemulihan pascabencana banjir dan hidrometeorologi yang terjadi pada akhir 2025.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bener Meriah, Susnaini, menyatakan bahwa berbagai program prioritas tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan memperkuat pelayanan kebersihan kepada masyarakat. Dalam sektor persampahan, DLH akan mengoptimalkan pengelolaan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R), memperkuat keberadaan Bank Sampah, meningkatkan pelayanan pengangkutan sampah, serta mendukung penyediaan sarana dan prasarana kebersihan.
Susnaini berharap langkah-langkah ini dapat mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pemrosesan akhir dan mendorong masyarakat untuk mengelola sampah sejak dari sumbernya. Selain itu, dalam bidang pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup, DLH akan melaksanakan pemantauan kualitas air sungai, pengawasan terhadap pencemaran limbah domestik dan pasar, serta memperkuat pengawasan terhadap kepatuhan pelaku usaha terhadap ketentuan lingkungan.
Sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana, DLH juga akan melaksanakan rehabilitasi lahan kritis, penghijauan kawasan rawan longsor, penanaman pohon di daerah aliran sungai (DAS), serta pembersihan kawasan yang terdampak banjir. Program ini merupakan bagian dari strategi pengurangan risiko bencana melalui pendekatan pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.
Di sisi lain, DLH akan memperkuat keterlibatan masyarakat melalui pembinaan Bank Sampah, Gerakan Jumat Bersih, kampanye pengurangan penggunaan sampah plastik sekali pakai, serta penguatan sekolah berbudaya lingkungan melalui Program Adiwiyata. Susnaini menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Ia berharap pelaksanaan program prioritas tersebut mampu mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, hijau, dan berkelanjutan, sekaligus menjadi fondasi bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat dan pembangunan daerah di Kabupaten Bener Meriah.


















