Highlight Berita Kapolres Bantul Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Kamtibmas pada Hari Jadi ke-195 Bantul:
Headline.co.id, Bantul ~ Kapolres Bantul AKBP Bayu Puji Hariyanto mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat persatuan dan menjaga keamanan dalam momentum Hari Jadi ke-195 Kabupaten Bantul. Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri Upacara Agung Pengetan Ingkang Kaping 195 Hadeging Praja Kabupaten Bantul di Lapangan Trirenggo, Bantul, Senin (20/7/2026).
Upacara yang mengusung tema “Dharmaning Satriya Akarya Raharjaning Nagari” itu dipimpin Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X sebagai inspektur upacara. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 10.000 peserta dari unsur pemerintah, TNI, Polri, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat Kabupaten Bantul.
Kapolres Bantul hadir mengenakan busana adat Jawa bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah atau Forkopimda. Penggunaan pakaian tradisional dalam upacara tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga nilai budaya dan identitas lokal di tengah pembangunan Kabupaten Bantul.
Bayu mengatakan, peringatan Hari Jadi Kabupaten Bantul tidak semestinya dipandang hanya sebagai seremoni tahunan. Momentum tersebut, menurut dia, harus menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat pengabdian, kebersamaan, dan tanggung jawab dalam membangun daerah.
“Atas nama keluarga besar Polres Bantul, saya mengucapkan selamat Hari Jadi ke-195 Kabupaten Bantul. Semoga Bantul semakin maju, masyarakatnya semakin sejahtera, tetap guyub rukun, serta senantiasa diberikan keamanan dan kedamaian dalam setiap langkah pembangunannya,” kata Bayu.
Selain Sri Sultan Hamengkubuwono X, upacara tersebut turut dihadiri Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, Wakapolda DIY Brigjen Pol. Eddy Djunaedi, unsur TNI, jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, dan perwakilan berbagai unsur pemerintah serta masyarakat.
Menurut Bayu, nilai-nilai budaya yang ditampilkan dalam rangkaian upacara menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah perlu tetap berpijak pada kearifan lokal. Kemajuan Kabupaten Bantul juga perlu didukung semangat gotong royong yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.
Ia menilai, stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan salah satu faktor penting untuk mendukung kelancaran pembangunan. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat harus terus dijaga dan ditingkatkan.
“Kami berharap semangat Hari Jadi ini semakin memperkuat sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, dan seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Dengan keamanan yang terjaga, pembangunan di Kabupaten Bantul dapat berjalan lebih optimal demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Bayu menambahkan, keamanan daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat. Partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan, memelihara kerukunan, dan menyelesaikan persoalan secara bersama-sama juga menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi yang kondusif.
Melalui peringatan Hari Jadi ke-195 Kabupaten Bantul, ia mengajak masyarakat menjadikan semangat kebersamaan sebagai kekuatan untuk menghadapi berbagai tantangan pada masa mendatang. Persatuan, menurutnya, perlu terus dirawat agar perkembangan daerah dapat memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Mari kita rawat kebersamaan yang selama ini telah terjalin dengan baik. Semoga Kabupaten Bantul semakin istimewa, semakin berprestasi, dan mampu menjadi daerah yang nyaman untuk ditinggali maupun berkembang bagi generasi mendatang,” pungkasnya.
Peringatan Hari Jadi ke-195 Kabupaten Bantul tersebut sekaligus memperlihatkan kolaborasi antara unsur pemerintahan, aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan warga. Kebersamaan itu diharapkan menjadi fondasi untuk menjaga keamanan, melestarikan budaya, serta mendorong pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.




















