Headline.co.id, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar ~ Sumatra Barat, menggandeng Kejaksaan Negeri Tanah Datar untuk mendampingi pelaksanaan anggaran Transfer Keuangan Daerah (TKD) Tambahan. Langkah ini bertujuan memastikan proyek pemulihan pascabencana berjalan sesuai aturan dan bebas dari pelanggaran hukum. Pengawasan ketat diterapkan seiring dengan penyerapan anggaran yang telah mencapai 7 persen, dan saat ini memasuki tahap tender konstruksi, termasuk peninjauan lokasi pembangunan Hunian Tetap (Huntap) di Kecamatan Rambatan serta kawasan terdampak di Kecamatan Batipuh Selatan.
Bupati Tanah Datar, Eka Putra, menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis untuk mematuhi regulasi yang berlaku dalam mempercepat rehabilitasi wilayah pascabencana banjir bandang, longsor, dan erupsi Gunung Marapi yang terjadi sejak 2024 hingga awal 2026. “Kita harus memastikan setiap langkah yang diambil sesuai dengan aturan yang ada,” tegas Eka Putra saat evaluasi bersama tim Kementerian Dalam Negeri di Indojolito Batusangkar, Rabu (22/7/2026).
Eka Putra menambahkan bahwa percepatan pergeseran anggaran TKD Tambahan merupakan respons cepat pemerintah daerah yang dilaporkan secara berkala ke pemerintah pusat. “Ini adalah bentuk tanggung jawab kita kepada masyarakat dan pemerintah pusat,” ujar Eka Putra. “Kami berkomitmen untuk menyelesaikan semua proyek tepat waktu,” tambahnya.
Staf Khusus Mendagri Bidang Politik dan Media, Kastorius Sinaga, menilai Kabupaten Tanah Datar sebagai salah satu daerah dengan responsivitas dan penyerapan dana pemulihan pascabencana tercepat berdasarkan data dashboard Kemendagri. “Tanah Datar menunjukkan kinerja yang sangat baik dalam penyerapan anggaran,” ujar Kastorius Sinaga. Ia juga mengapresiasi langkah proaktif Pemkab Tanah Datar yang melibatkan kejaksaan sejak dini dalam mendampingi pengerjaan fisik di lapangan. “Ini adalah contoh yang patut ditiru oleh daerah lain,” pungkas Kastorius Sinaga.
Kunjungan lapangan tersebut turut diikuti secara virtual oleh Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri A. Fatoni, serta dihadiri langsung oleh Kasubdit Perencanaan Anggaran Daerah Wilayah I Fernando H. Siagian, Sekretaris BPKAD Provinsi Sumbar Etris Dsem, dan Sekretaris Daerah Tanah Datar Abdurrahman Hadi.
















