Headline.co.id, Samosir ~ Pompa Air Tenaga Surya (PATS) di Desa Sibonor Ompu Ratus, Kecamatan Nainggolan, Kabupaten Samosir, Sumatra Utara, diresmikan pada Sabtu (3/10/2026). Fasilitas tersebut dibangun pemerintah Indonesia bersama Pemerintah Inggris untuk memenuhi kebutuhan air pertanian sekaligus mendukung pembangunan rendah karbon. PATS memanfaatkan energi surya untuk sistem irigasi dan diproyeksikan meningkatkan produksi padi dari sekitar 50 ton menjadi 150 ton per tahun.
Peresmian dilakukan Kementerian PPN/Bappenas, Pemerintah Provinsi Sumatra Utara, Pemerintah Kabupaten Samosir, serta Pemerintah Inggris melalui Kementerian Luar Negeri dan Pembangunan Inggris (UK FCDO). Pembangunan PATS diharapkan membantu 749 petani yang menggarap sawah tadah hujan seluas 82 hektare, terutama dalam menghadapi risiko kekeringan dan dampak fenomena El Niño terhadap ketersediaan air.
PATS Samosir Kurangi Emisi dan Biaya Usaha Tani
PATS di Desa Sibonor Ompu Ratus dibangun sebagai bagian dari Program Low Carbon Development Initiative Phase II (LCDI2) yang diinisiasi sejak 2023 hingga 2027. Pompa berbasis energi surya tersebut menggantikan pompa berbahan bakar Pertalite.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Pemanfaatan energi surya itu diproyeksikan mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 10,18 ton CO₂eq per tahun. Selain meningkatkan ketersediaan air untuk irigasi, penggunaan PATS dinilai dapat menekan biaya usaha tani dan memperkuat produksi pangan masyarakat.
“Pembangunan rendah karbon menjadi nyata ketika manfaatnya sampai ke tingkat tapak dan dirasakan langsung oleh masyarakat. PATS di Samosir menunjukkan bagaimana energi bersih dapat dimanfaatkan untuk memperkuat produksi pangan, mengurangi biaya usaha tani, sekaligus mendukung pengurangan emisi,” ujar Deputi Bidang Pangan, Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas, Leonardo A.A. Teguh Sambodo.
Menurut Leonardo, pengalaman dari Samosir penting untuk memastikan inovasi pembangunan tidak berhenti pada tahap percontohan. Inovasi tersebut diharapkan dapat dikembangkan dan direplikasi di daerah lain.
Inggris Dukung Adaptasi Pertanian terhadap Perubahan Iklim
UK Minister-Counsellor (Development) to Indonesia, Timor-Leste, and ASEAN Peter Rajadiston mengatakan perubahan iklim menjadi tantangan yang semakin besar bagi sektor pertanian di berbagai negara, termasuk Indonesia.
“Perubahan iklim menghadirkan tantangan yang semakin besar bagi sektor pertanian di banyak negara, termasuk Indonesia, seiring dengan meningkatnya risiko kekeringan dan dampak fenomena El Niño terhadap ketersediaan air,” ujar Peter.
Melalui Low Carbon Development Initiative (LCDI), Inggris mendukung upaya Pemerintah Indonesia menghadirkan solusi untuk membantu masyarakat beradaptasi terhadap tantangan perubahan iklim. Menurut Peter, PATS di Samosir memperlihatkan pemanfaatan energi bersih untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan produktivitas pertanian, dan mengurangi emisi.
“Inisiatif ini merupakan contoh nyata dari Kemitraan Strategis Inggris-Indonesia dalam mendorong aksi iklim, transisi energi, dan pembangunan berkelanjutan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” jelas Peter.
Pengembangan PATS Berlanjut ke Desa Pakpahan
Setelah peresmian PATS di Desa Sibonor Ompu Ratus, kegiatan dilanjutkan dengan peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan PATS di Desa Pakpahan, Kecamatan Onan Runggu. Lokasi tersebut menjadi area pengembangan PATS berikutnya di Kabupaten Samosir.
PATS di Desa Pakpahan direncanakan melayani sekitar 73 hektare lahan dan memberikan manfaat bagi 903 petani. Pemanfaatan energi surya di lokasi itu diharapkan menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 7,34 ton CO2e per tahun.
Inisiasi pembangunan PATS di dua lokasi tersebut menunjukkan agenda pembangunan rendah karbon dapat berjalan seiring dengan peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat di daerah.
Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PPN/Bappenas, Pemerintah Inggris, dan Pemerintah Provinsi Sumatra Utara atas dukungan pembangunan PATS di Samosir.
Ia menilai pemanfaatan energi terbarukan untuk irigasi memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan petani, sekaligus mendukung pembangunan yang ramah lingkungan dan rendah karbon. Pemerintah Kabupaten Samosir juga berkomitmen memastikan fasilitas tersebut dimanfaatkan dan dirawat secara berkelanjutan bersama masyarakat.
Direktur Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas Nizhar Marizi mengatakan pengalaman Samosir diharapkan menjadi pembelajaran bagi pelaksanaan pembangunan rendah karbon di daerah lain.
“Pengalaman di Samosir ini diharapkan menjadi pembelajaran bagi pelaksanaan pembangunan rendah karbon di daerah lain, sekaligus menunjukkan manfaat nyata kerja sama Indonesia dan Inggris,” ujar Nizhar.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















