Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Pendidikan

Apa Itu SKS dalam Kuliah? Ini Pengertian, Fungsi, Cara Hitung, dan Bedanya dengan KRS yang Wajib Dipahami Mahasiswa Baru

Hendrawan by Hendrawan
5 months ago
in Pendidikan, Pengertian
Reading Time: 11 mins read
411 13
A A
0
Apakah SKS sama dengan mata kuliah

Apakah SKS sama dengan mata kuliah

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Apa Itu SKS dalam Kuliah? Ini Pengertian, Fungsi, Cara Hitung, dan Bedanya dengan KRS yang Wajib Dipahami Mahasiswa Baru ~ Headline.co.id (Jakarta). Bagi calon mahasiswa yang akan memasuki dunia perkuliahan, memahami berbagai istilah akademik menjadi langkah penting sebelum memulai perkuliahan. Salah satu istilah yang paling sering ditemui adalah SKS atau Satuan Kredit Semester. Sistem ini digunakan di seluruh perguruan tinggi di Indonesia untuk mengukur beban belajar mahasiswa selama satu semester.

Contents

    • 0.1. Baru Pertama Ikut Kejuaraan, Mahasiswa Sistem Informasi Alma Ata Raih Juara III Pencak Silat Tingkat Nasional
    • 0.2. SMP Ar Rafi’ Drajat Bandung Terima Chatbot AI dari Telkom University, Layanan Informasi Sekolah Bisa Diakses 24 Jam
  • 1. Apa Itu SKS dalam Kuliah?
  • 2. Berapa Lama Durasi 1 SKS?
  • 3. Fungsi SKS bagi Mahasiswa
  • 4. Jumlah SKS Maksimal dalam Satu Semester
  • 5. Jumlah SKS Minimum untuk Lulus Kuliah
  • 6. Perubahan Perhitungan SKS di Era MBKM
  • 7. Bedanya SKS dengan KRS
  • 8. Istilah Lain yang Perlu Dipahami Mahasiswa Baru
    • 8.1. KRS (Kartu Rencana Studi)
    • 8.2. KST (Kartu Studi Tetap)
    • 8.3. KHS (Kartu Hasil Studi)
    • 8.4. IP (Indeks Prestasi)
    • 8.5. IPK (Indeks Prestasi Kumulatif)
  • 9. Tips Memilih SKS Agar Tidak Overload
  • 10. FAQ Seputar Apa Itu SKS dalam Kuliah
    • 10.1. 1. Apa itu SKS dalam kuliah?
    • 10.2. 2. Apa fungsi SKS bagi mahasiswa?
    • 10.3. 3. Berapa lama durasi 1 SKS?
    • 10.4. 4. Apakah 1 SKS sama dengan 1 jam kuliah?
    • 10.5. 5. Berapa jumlah SKS maksimal yang bisa diambil dalam satu semester?
    • 10.6. 6. Apakah mahasiswa bisa mengambil lebih dari 24 SKS?
    • 10.7. 7. Apa hubungan SKS dengan IPK?
    • 10.8. 8. Berapa jumlah SKS yang harus ditempuh mahasiswa S1?
    • 10.9. 9. Berapa jumlah SKS untuk program D3?
    • 10.10. 10. Apakah jumlah SKS setiap mata kuliah sama?
    • 10.11. 11. Mengapa mata kuliah skripsi memiliki SKS lebih besar?
    • 10.12. 12. Apa perbedaan SKS dan KRS?
    • 10.13. 13. Kapan mahasiswa harus mengisi KRS?
    • 10.14. 14. Apa yang terjadi jika mahasiswa tidak mengisi KRS?
    • 10.15. 15. Apa itu KST dalam perkuliahan?
    • 10.16. 16. Apa itu KHS?
    • 10.17. 17. Apa perbedaan IP dan IPK?
    • 10.18. 18. Apakah kegiatan magang bisa dikonversi menjadi SKS?
    • 10.19. 19. Berapa SKS ideal yang diambil mahasiswa setiap semester?
    • 10.20. 20. Bagaimana cara memilih jumlah SKS yang tepat?
    • 10.21. 21. Apakah SKS memengaruhi lama kuliah?
    • 10.22. 22. Apakah semua perguruan tinggi di Indonesia menggunakan sistem SKS?
    • 10.23. 23. Apakah mata kuliah praktikum memiliki perhitungan SKS yang berbeda?
    • 10.24. 24. Apakah mahasiswa baru bisa langsung mengambil 24 SKS?
    • 10.25. 25. Mengapa calon mahasiswa perlu memahami SKS?

You might also like

Mahasiswa Universitas Alma Ata Raih Medali Perunggu di Kejuaraan Pencak Silat Sunan Kalijaga Cup V 2026

Baru Pertama Ikut Kejuaraan, Mahasiswa Sistem Informasi Alma Ata Raih Juara III Pencak Silat Tingkat Nasional

29 October 2026
SMP Ar Rafi’ Drajat Bandung Terima Chatbot AI dari Telkom University, Layanan Informasi Sekolah Bisa Diakses 24 Jam

SMP Ar Rafi’ Drajat Bandung Terima Chatbot AI dari Telkom University, Layanan Informasi Sekolah Bisa Diakses 24 Jam

27 October 2026

Tidak hanya menentukan jumlah mata kuliah yang diambil, SKS juga berpengaruh terhadap durasi belajar, perencanaan studi, hingga syarat kelulusan mahasiswa. Oleh karena itu, memahami apa itu SKS dalam kuliah menjadi bekal penting bagi mahasiswa baru agar dapat menyusun strategi belajar yang efektif dan lulus tepat waktu.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Lalu, apa itu SKS dalam kuliah, bagaimana cara menghitungnya, dan apa perbedaannya dengan KRS? Berikut penjelasan lengkapnya.

Apa Itu SKS dalam Kuliah?

SKS merupakan singkatan dari Satuan Kredit Semester, yaitu satuan yang digunakan untuk mengukur beban studi mahasiswa pada setiap mata kuliah selama satu semester.

Dalam sistem pendidikan tinggi di Indonesia, setiap mata kuliah memiliki bobot SKS yang berbeda-beda. Semakin besar jumlah SKS suatu mata kuliah, maka semakin besar pula beban pembelajaran dan waktu yang harus dialokasikan mahasiswa untuk mengikuti perkuliahan tersebut.

Secara umum, mata kuliah di perguruan tinggi memiliki bobot antara 2 hingga 6 SKS. Sebagai contoh, mata kuliah teori biasanya memiliki bobot 2 atau 3 SKS, sementara mata kuliah dengan tingkat kompleksitas lebih tinggi seperti skripsi dapat memiliki bobot hingga 6 SKS.

Sistem SKS diterapkan untuk mengatur proses pembelajaran secara terukur sekaligus menjadi salah satu syarat utama kelulusan mahasiswa pada setiap jenjang pendidikan tinggi.

Berapa Lama Durasi 1 SKS?

Masih banyak mahasiswa yang menganggap 1 SKS hanya setara dengan satu jam belajar di kelas. Padahal, konsep SKS mencakup lebih dari sekadar kegiatan tatap muka.

Berdasarkan ketentuan pendidikan tinggi, satu SKS pada pembelajaran kuliah, responsi, dan tutorial terdiri dari:

  • 50 menit kegiatan tatap muka per minggu per semester.
  • 60 menit kegiatan belajar mandiri.
  • 60 menit kegiatan penugasan terstruktur.

Dengan demikian, total aktivitas belajar dalam 1 SKS mencapai sekitar 170 menit setiap minggu selama satu semester.

Sementara itu, untuk kegiatan praktikum, penelitian, atau pengabdian kepada masyarakat, satu SKS setara dengan sekitar 170 menit aktivitas pembelajaran per minggu.

Fungsi SKS bagi Mahasiswa

Penerapan SKS tidak hanya berfungsi sebagai ukuran beban studi, tetapi juga memiliki sejumlah manfaat dalam sistem pendidikan tinggi.

Fungsi SKS antara lain:

  • Membantu mahasiswa menyelesaikan studi sesuai target waktu.
  • Menjadi dasar pengukuran capaian pembelajaran mahasiswa.
  • Memudahkan perguruan tinggi dalam menyusun dan menyesuaikan kurikulum.
  • Menjadi acuan evaluasi proses belajar mahasiswa.
  • Mendukung sistem transfer kredit antar program studi maupun perguruan tinggi.

Melalui sistem ini, mahasiswa dapat merencanakan perjalanan akademiknya secara lebih terstruktur dan terukur.

Jumlah SKS Maksimal dalam Satu Semester

Mahasiswa tidak bisa mengambil SKS tanpa batas dalam satu semester. Pada umumnya, jumlah maksimal SKS yang dapat diambil adalah 24 SKS.

Namun, jumlah tersebut bergantung pada Indeks Prestasi (IP) atau Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang diperoleh mahasiswa pada semester sebelumnya.

Mahasiswa dengan capaian akademik tinggi biasanya memperoleh kesempatan mengambil SKS lebih banyak dibandingkan mahasiswa yang memiliki IP atau IPK lebih rendah.

Karena itu, menjaga prestasi akademik menjadi salah satu faktor penting agar mahasiswa dapat mengambil beban studi maksimal dan mempercepat penyelesaian kuliah.

Jumlah SKS Minimum untuk Lulus Kuliah

Selain menentukan beban studi per semester, SKS juga menjadi syarat kelulusan pada setiap jenjang pendidikan tinggi.

Berdasarkan ketentuan pendidikan tinggi, jumlah SKS minimal yang harus ditempuh mahasiswa meliputi:

  • Diploma 1 (D1): 36 SKS
  • Diploma 2 (D2): 72 SKS
  • Diploma 3 (D3): 108 SKS
  • Diploma 4 (D4) dan Sarjana (S1): 144 SKS
  • Program Profesi: 24 SKS
  • Magister (S2), Magister Terapan, dan Spesialis: 36 SKS
  • Doktor (S3), Doktor Terapan, dan Subspesialis: 42 SKS

Jumlah tersebut menjadi salah satu syarat yang harus dipenuhi mahasiswa sebelum dinyatakan lulus dari program studinya.

Perubahan Perhitungan SKS di Era MBKM

Seiring diterapkannya kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), perhitungan SKS tidak lagi hanya didasarkan pada aktivitas belajar di dalam kelas.

Kini, berbagai kegiatan pembelajaran di luar kampus juga dapat dikonversi menjadi SKS, seperti:

  • Magang atau praktik kerja.
  • Penelitian.
  • Proyek kemanusiaan.
  • Kegiatan kewirausahaan.
  • Pertukaran mahasiswa.
  • Pengabdian kepada masyarakat.

Perubahan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar yang lebih luas sekaligus tetap mendapatkan pengakuan akademik dalam bentuk SKS.

Bedanya SKS dengan KRS

Meski sering digunakan bersamaan, SKS dan KRS memiliki pengertian yang berbeda.

SKS adalah Satuan Kredit Semester yang menunjukkan bobot atau beban studi suatu mata kuliah.

Sementara itu, KRS atau Kartu Rencana Studi merupakan dokumen yang berisi daftar mata kuliah yang akan diambil mahasiswa pada semester tertentu.

Di dalam KRS tercantum berbagai informasi penting, seperti:

  • Nama mahasiswa.
  • Nomor induk mahasiswa.
  • Mata kuliah yang diambil.
  • Jumlah SKS setiap mata kuliah.
  • Nama dosen pengampu.
  • Jadwal kuliah.
  • Ruang perkuliahan.

Dengan kata lain, SKS merupakan ukuran beban studi, sedangkan KRS adalah dokumen perencanaan studi yang memuat mata kuliah beserta jumlah SKS yang akan ditempuh mahasiswa selama satu semester.

Istilah Lain yang Perlu Dipahami Mahasiswa Baru

Selain memahami apa itu SKS dalam kuliah, mahasiswa baru juga perlu mengenal beberapa istilah akademik lainnya, antara lain:

KRS (Kartu Rencana Studi)

Dokumen yang digunakan mahasiswa untuk memilih mata kuliah yang akan diambil pada semester berjalan.

KST (Kartu Studi Tetap)

Status KRS yang telah disetujui dan divalidasi oleh dosen pembimbing akademik sehingga tidak dapat diubah lagi.

KHS (Kartu Hasil Studi)

Dokumen yang memuat hasil belajar mahasiswa selama satu semester, termasuk nilai setiap mata kuliah yang ditempuh.

IP (Indeks Prestasi)

Nilai rata-rata yang diperoleh mahasiswa dalam satu semester dengan skala 0 hingga 4.

IPK (Indeks Prestasi Kumulatif)

Rata-rata nilai keseluruhan yang diperoleh mahasiswa sejak semester pertama hingga semester terakhir.

Tips Memilih SKS Agar Tidak Overload

Agar perkuliahan berjalan lancar, mahasiswa perlu mempertimbangkan jumlah SKS yang akan diambil setiap semester.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:

  1. Kenali kemampuan dan kapasitas belajar diri sendiri.
  2. Perhatikan IP atau IPK semester sebelumnya.
  3. Seimbangkan antara mata kuliah teori dan praktikum.
  4. Prioritaskan mata kuliah wajib dan mata kuliah prasyarat.
  5. Konsultasikan rencana studi dengan dosen pembimbing akademik sebelum mengisi KRS.

Dengan perencanaan yang tepat, mahasiswa dapat menjaga keseimbangan antara kuliah, tugas, organisasi, dan aktivitas lainnya tanpa mengalami kelebihan beban akademik.

Memahami apa itu SKS dalam kuliah menjadi langkah awal yang penting bagi setiap mahasiswa baru. Selain berfungsi sebagai ukuran beban studi, SKS juga menentukan perjalanan akademik mahasiswa mulai dari perencanaan mata kuliah hingga syarat kelulusan. Dengan memahami sistem SKS, mahasiswa dapat mengatur strategi belajar secara lebih efektif dan menyelesaikan studi sesuai target yang diharapkan.

FAQ Seputar Apa Itu SKS dalam Kuliah

1. Apa itu SKS dalam kuliah?

SKS adalah singkatan dari Satuan Kredit Semester, yaitu satuan yang digunakan untuk mengukur beban studi mahasiswa pada setiap mata kuliah selama satu semester perkuliahan.

2. Apa fungsi SKS bagi mahasiswa?

SKS berfungsi untuk mengukur beban belajar mahasiswa, menentukan jumlah mata kuliah yang dapat diambil setiap semester, serta menjadi salah satu syarat kelulusan di perguruan tinggi.

3. Berapa lama durasi 1 SKS?

Satu SKS tidak hanya terdiri dari waktu kuliah di kelas. Secara umum, 1 SKS mencakup 50 menit tatap muka, 60 menit tugas terstruktur, dan 60 menit belajar mandiri setiap minggu.

4. Apakah 1 SKS sama dengan 1 jam kuliah?

Tidak. Banyak yang mengira 1 SKS hanya setara 1 jam kuliah. Padahal, 1 SKS juga mencakup kegiatan belajar mandiri dan tugas terstruktur di luar kelas.

5. Berapa jumlah SKS maksimal yang bisa diambil dalam satu semester?

Pada umumnya mahasiswa dapat mengambil maksimal 24 SKS dalam satu semester, tergantung pada capaian Indeks Prestasi (IP) atau IPK semester sebelumnya.

6. Apakah mahasiswa bisa mengambil lebih dari 24 SKS?

Tidak. Sesuai ketentuan yang berlaku, beban studi maksimal mahasiswa dalam satu semester umumnya dibatasi hingga 24 SKS.

7. Apa hubungan SKS dengan IPK?

IPK atau Indeks Prestasi Kumulatif memengaruhi jumlah SKS yang dapat diambil mahasiswa pada semester berikutnya. Semakin tinggi IPK, biasanya semakin besar peluang mengambil SKS maksimal.

8. Berapa jumlah SKS yang harus ditempuh mahasiswa S1?

Mahasiswa program Sarjana (S1) wajib menempuh minimal 144 SKS sebagai salah satu syarat kelulusan.

9. Berapa jumlah SKS untuk program D3?

Program Diploma Tiga (D3) mengharuskan mahasiswa menyelesaikan minimal 108 SKS.

10. Apakah jumlah SKS setiap mata kuliah sama?

Tidak. Setiap mata kuliah memiliki bobot SKS yang berbeda, biasanya mulai dari 2 SKS hingga 6 SKS tergantung tingkat kesulitan dan beban pembelajarannya.

11. Mengapa mata kuliah skripsi memiliki SKS lebih besar?

Karena skripsi membutuhkan waktu, tenaga, dan proses penelitian yang lebih panjang dibandingkan mata kuliah biasa sehingga bobot SKS-nya lebih besar.

12. Apa perbedaan SKS dan KRS?

SKS adalah bobot atau beban studi suatu mata kuliah, sedangkan KRS (Kartu Rencana Studi) adalah dokumen yang berisi daftar mata kuliah yang akan diambil mahasiswa dalam satu semester.

13. Kapan mahasiswa harus mengisi KRS?

KRS biasanya diisi sebelum semester baru dimulai sesuai jadwal akademik yang ditetapkan oleh masing-masing perguruan tinggi.

14. Apa yang terjadi jika mahasiswa tidak mengisi KRS?

Mahasiswa tidak dapat mengikuti perkuliahan pada semester tersebut karena tidak memiliki daftar mata kuliah yang terdaftar secara resmi.

15. Apa itu KST dalam perkuliahan?

KST atau Kartu Studi Tetap adalah KRS yang telah disetujui dan divalidasi oleh dosen pembimbing akademik sehingga statusnya menjadi tetap.

16. Apa itu KHS?

KHS adalah Kartu Hasil Studi yang berisi nilai dan hasil belajar mahasiswa pada akhir semester.

17. Apa perbedaan IP dan IPK?

IP (Indeks Prestasi) merupakan nilai rata-rata dalam satu semester, sedangkan IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) adalah rata-rata nilai seluruh semester yang telah ditempuh mahasiswa.

18. Apakah kegiatan magang bisa dikonversi menjadi SKS?

Ya. Melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), kegiatan magang dan beberapa aktivitas pembelajaran di luar kampus dapat dikonversi menjadi SKS.

19. Berapa SKS ideal yang diambil mahasiswa setiap semester?

Umumnya mahasiswa mengambil antara 20 hingga 24 SKS per semester, tergantung kemampuan akademik dan aturan kampus.

20. Bagaimana cara memilih jumlah SKS yang tepat?

Mahasiswa sebaiknya mempertimbangkan IP semester sebelumnya, jumlah mata kuliah praktikum, kapasitas belajar, serta berkonsultasi dengan dosen pembimbing akademik sebelum menyusun KRS.

21. Apakah SKS memengaruhi lama kuliah?

Ya. Semakin cepat mahasiswa menyelesaikan seluruh SKS yang dipersyaratkan, semakin cepat pula mahasiswa dapat menyelesaikan studinya.

22. Apakah semua perguruan tinggi di Indonesia menggunakan sistem SKS?

Ya. Sistem SKS digunakan secara luas di perguruan tinggi Indonesia sebagai bagian dari standar pendidikan tinggi nasional.

23. Apakah mata kuliah praktikum memiliki perhitungan SKS yang berbeda?

Ya. Untuk mata kuliah praktikum, penelitian, atau pengabdian kepada masyarakat, 1 SKS setara dengan sekitar 170 menit aktivitas pembelajaran per minggu.

24. Apakah mahasiswa baru bisa langsung mengambil 24 SKS?

Biasanya mahasiswa baru mengikuti paket mata kuliah yang telah ditentukan kampus pada semester pertama, dengan jumlah SKS yang telah ditetapkan oleh program studi.

25. Mengapa calon mahasiswa perlu memahami SKS?

Memahami SKS membantu mahasiswa mengatur beban studi, menyusun strategi perkuliahan, mengelola waktu belajar, dan merencanakan kelulusan secara lebih efektif.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: Apa Itu SKSCara Hitung SKSSKS dalam Kuliah

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Hendrawan

Hendrawan

Related Stories

Mahasiswa Universitas Alma Ata Raih Medali Perunggu di Kejuaraan Pencak Silat Sunan Kalijaga Cup V 2026

Baru Pertama Ikut Kejuaraan, Mahasiswa Sistem Informasi Alma Ata Raih Juara III Pencak Silat Tingkat Nasional

by Hendrawan
29 October 2026
0

Headline.co.id, Yogyakarta ~ Mahasiswa Program Studi S1 Sistem Informasi Universitas Alma Ata, Bayu Aji Pratama, berhasil meraih Juara III dalam...

SMP Ar Rafi’ Drajat Bandung Terima Chatbot AI dari Telkom University, Layanan Informasi Sekolah Bisa Diakses 24 Jam

SMP Ar Rafi’ Drajat Bandung Terima Chatbot AI dari Telkom University, Layanan Informasi Sekolah Bisa Diakses 24 Jam

by Hendrawan
27 October 2026
0

Headline.co.id, Bandung ~ SMP Ar Rafi’ Drajat Bandung menerima aplikasi Chatbot Akademik berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dari...

TKA 2026 SMA/SMK Dimulai, Siswa Dilarang Membawa HP hingga Kalkulator ke Ruang Ujian

Cara Membaca Nilai TKA 2026 SMA/SMK, Pahami Skor dan Kategori Capaian Akademik

by Saddam
27 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Cara membaca nilai TKA 2026 SMA/SMK perlu dipahami siswa dan orang tua agar tidak keliru menafsirkan hasil...

ketentuan sanksi dan pengawasan berlapis, peserta TKA 2026 SMA/SMK

TKA 2026 SMA/SMK Diawasi Lewat Kamera dan Zoom, Kemendikdasmen Perketat Pengawasan

by Saddam
27 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperketat pengawasan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik atau TKA 2026 SMA/SMK dan...

Hampir 500 Ribu Siswa Madrasah Terdaftar Ikut TKA 2026, Kemenag Ingatkan Kesiapan Sekolah

Jangan Sampai Nilai Nol! Ini Pelanggaran Berat TKA 2026 SMA/SMK yang Harus Dihindari

by Saddam
27 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Peserta Tes Kemampuan Akademik atau TKA 2026 SMA/SMK dan sederajat terancam mendapatkan nilai nol apabila terbukti melakukan...

TKA 2026 Bukan Sekadar Ujian, Pemerintah Diminta Gunakan Hasil Tes untuk Perbaiki Pembelajaran

TKA 2026 SMA/SMK Dimulai, 3,86 Juta Peserta Terdaftar dan Pengawasan Diperketat

by Saddam
27 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik atau TKA 2026 SMA/SMK dan sederajat resmi dimulai secara nasional pada Senin (26/10/2026),...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Pulangkan 232 WNI dari Malaysia, KJRI Johor Bahru Tekankan Pentingnya Kepatuhan Hukum

Pulangkan 232 WNI dari Malaysia, KJRI Johor Bahru Tekankan Pentingnya Kepatuhan Hukum

22 July 2025
: Istimewa

Kasus ISPA di Kuansing Capai 1.789, Udara Sangat Tidak Sehat

8 October 2026
Dua Tahun Pemerintahan, Ini Tiga Capaian Bidang Kesehatan

Capaian Kesehatan Dua Tahun Pemerintahan: CKG hingga TB

24 October 2026
Pemancing Temukan Mayat dan Tengkorak Berlumut di Pajangan Bantul

Penemuan Dua Jenazah di Sungai Bedog Gegerkan Warga Pajangan Bantul, Satu Korban Tinggal Tulang Belulang

11 May 2026
Polda Jawa Barat Berikan Klarifikasi Terkait Data Korban Hilang Longsor di Bandung Barat

Polda Jawa Barat Berikan Klarifikasi Terkait Data Korban Hilang Longsor di Bandung Barat

27 January 2026
Antisipasi Gangguan Kriminalitas, Satlantas Magelang Kota Gencarkan Patroli Malam Hari

Satlantas Magelang Kota Intensifkan Patroli Malam untuk Cegah Kriminalitas

10 August 2026

Upgrade UMKM Banyuwangi, Bupati Azwar Anas Apresiasi Kemendag

13 March 2020

Artikel Terbaru

Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia Tembus 12,01 Juta hingga September 2026

Kunjungan Wisman Indonesia Capai 12,01 Juta hingga September 2026

2 November 2026
Kapolri Dorong Penelusuran Aset Kejahatan Digital

Kapolri Minta Aset Kejahatan Digital Ditelusuri

2 November 2026
Coach Tavares Pantang Remehkan Kendal Tornado FC

Persebaya Waspadai Kendal Tornado di I.League Cup

2 November 2026
Kawal Mutu Konstruksi, Itjen Kemenag Dampingi Persiapan PHO Gedung UIN Saizu

Persiapan PHO Gedung UIN Saizu Diawasi Itjen Kemenag

2 November 2026
Antisipasi Banjir, Warga Manukan Sleman Gotong Royong Normalisasi Drainase

Normalisasi Drainase Manukan Sleman Cegah Luapan Air

2 November 2026
Program POLIRAN Polresta Sumenep Perkuat Keterampilan Pencari Kerja dan Peluang Wirausaha

Program POLIRAN Polresta Sumenep Perkuat Keterampilan Pencari Kerja

2 November 2026
Rachmat Irianto Minta Persebaya Fokus Hadapi Kendal Tornado FC

Persebaya Waspadai Rekor Tak Terkalahkan Kendal Tornado FC

2 November 2026

Popular Story

Pemulihan Gambut Jadi Perhatian dalam Peninjauan Karhutla di OKI
Nasional

Karhutla OKI, Sumsel Fokus Pencegahan dan Rehabilitasi Gambut

by Aditya
2 November 2026
0

Headline.co.id, Ogan Komering Ilir ~ Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel) Herman Deru menekankan...

Read moreDetails

Menkop Dorong Diplomasi Global Teladani Mochtar Kusumaatmadja

MTMP Seluma Latih 70 Perempuan Urus Jenazah

Operasi Patuh 2026 Utamakan Pendekatan Humanis dan Edukatif

Kemenangan 4-0, Runje Puji Kualitas dan Mentalitas PERSIB

Santunan BPJS Ketenagakerjaan untuk Ahli Waris Kades Tropodo

Sakera Lumajang Sediakan Lima Ambulans untuk Bantu Warga

Perundungan di Sekolah Harus Ditangani Sejak Dini, Kata Mendikdasmen

Kemenag Perluas Akses Keagamaan Teman Tuli lewat RISE-KOSMIN

Cakupan Pengukuran Balita Lumajang Baru Tiga Puskesmas di Atas 90 Persen

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.