Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Pendidikan

Apa Itu SKS dalam Kuliah? Ini Pengertian, Fungsi, Cara Hitung, dan Bedanya dengan KRS yang Wajib Dipahami Mahasiswa Baru

Hendrawan by Hendrawan
3 months ago
in Pendidikan, Pengertian
Reading Time: 11 mins read
411 13
A A
0
Apakah SKS sama dengan mata kuliah

Apakah SKS sama dengan mata kuliah

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Apa Itu SKS dalam Kuliah? Ini Pengertian, Fungsi, Cara Hitung, dan Bedanya dengan KRS yang Wajib Dipahami Mahasiswa Baru ~ Headline.co.id (Jakarta). Bagi calon mahasiswa yang akan memasuki dunia perkuliahan, memahami berbagai istilah akademik menjadi langkah penting sebelum memulai perkuliahan. Salah satu istilah yang paling sering ditemui adalah SKS atau Satuan Kredit Semester. Sistem ini digunakan di seluruh perguruan tinggi di Indonesia untuk mengukur beban belajar mahasiswa selama satu semester.

Contents

    • 0.1. TKA 2026 Tidak Lagi Pakai Skor 0-100, Peserta Wajib Pahami Sistem Baru
    • 0.2. Skor TKA 2026 Berubah Jadi 200-800, Nilai 725 Dapat Predikat Istimewa
  • 1. Apa Itu SKS dalam Kuliah?
  • 2. Berapa Lama Durasi 1 SKS?
  • 3. Fungsi SKS bagi Mahasiswa
  • 4. Jumlah SKS Maksimal dalam Satu Semester
  • 5. Jumlah SKS Minimum untuk Lulus Kuliah
  • 6. Perubahan Perhitungan SKS di Era MBKM
  • 7. Bedanya SKS dengan KRS
  • 8. Istilah Lain yang Perlu Dipahami Mahasiswa Baru
    • 8.1. KRS (Kartu Rencana Studi)
    • 8.2. KST (Kartu Studi Tetap)
    • 8.3. KHS (Kartu Hasil Studi)
    • 8.4. IP (Indeks Prestasi)
    • 8.5. IPK (Indeks Prestasi Kumulatif)
  • 9. Tips Memilih SKS Agar Tidak Overload
  • 10. FAQ Seputar Apa Itu SKS dalam Kuliah
    • 10.1. 1. Apa itu SKS dalam kuliah?
    • 10.2. 2. Apa fungsi SKS bagi mahasiswa?
    • 10.3. 3. Berapa lama durasi 1 SKS?
    • 10.4. 4. Apakah 1 SKS sama dengan 1 jam kuliah?
    • 10.5. 5. Berapa jumlah SKS maksimal yang bisa diambil dalam satu semester?
    • 10.6. 6. Apakah mahasiswa bisa mengambil lebih dari 24 SKS?
    • 10.7. 7. Apa hubungan SKS dengan IPK?
    • 10.8. 8. Berapa jumlah SKS yang harus ditempuh mahasiswa S1?
    • 10.9. 9. Berapa jumlah SKS untuk program D3?
    • 10.10. 10. Apakah jumlah SKS setiap mata kuliah sama?
    • 10.11. 11. Mengapa mata kuliah skripsi memiliki SKS lebih besar?
    • 10.12. 12. Apa perbedaan SKS dan KRS?
    • 10.13. 13. Kapan mahasiswa harus mengisi KRS?
    • 10.14. 14. Apa yang terjadi jika mahasiswa tidak mengisi KRS?
    • 10.15. 15. Apa itu KST dalam perkuliahan?
    • 10.16. 16. Apa itu KHS?
    • 10.17. 17. Apa perbedaan IP dan IPK?
    • 10.18. 18. Apakah kegiatan magang bisa dikonversi menjadi SKS?
    • 10.19. 19. Berapa SKS ideal yang diambil mahasiswa setiap semester?
    • 10.20. 20. Bagaimana cara memilih jumlah SKS yang tepat?
    • 10.21. 21. Apakah SKS memengaruhi lama kuliah?
    • 10.22. 22. Apakah semua perguruan tinggi di Indonesia menggunakan sistem SKS?
    • 10.23. 23. Apakah mata kuliah praktikum memiliki perhitungan SKS yang berbeda?
    • 10.24. 24. Apakah mahasiswa baru bisa langsung mengambil 24 SKS?
    • 10.25. 25. Mengapa calon mahasiswa perlu memahami SKS?

You might also like

Tes Kemampuan Akademik dan Asesmen Nasional 2026.

TKA 2026 Tidak Lagi Pakai Skor 0-100, Peserta Wajib Pahami Sistem Baru

16 September 2026
TKA 2026

Skor TKA 2026 Berubah Jadi 200-800, Nilai 725 Dapat Predikat Istimewa

16 September 2026

Tidak hanya menentukan jumlah mata kuliah yang diambil, SKS juga berpengaruh terhadap durasi belajar, perencanaan studi, hingga syarat kelulusan mahasiswa. Oleh karena itu, memahami apa itu SKS dalam kuliah menjadi bekal penting bagi mahasiswa baru agar dapat menyusun strategi belajar yang efektif dan lulus tepat waktu.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Lalu, apa itu SKS dalam kuliah, bagaimana cara menghitungnya, dan apa perbedaannya dengan KRS? Berikut penjelasan lengkapnya.

Apa Itu SKS dalam Kuliah?

SKS merupakan singkatan dari Satuan Kredit Semester, yaitu satuan yang digunakan untuk mengukur beban studi mahasiswa pada setiap mata kuliah selama satu semester.

Dalam sistem pendidikan tinggi di Indonesia, setiap mata kuliah memiliki bobot SKS yang berbeda-beda. Semakin besar jumlah SKS suatu mata kuliah, maka semakin besar pula beban pembelajaran dan waktu yang harus dialokasikan mahasiswa untuk mengikuti perkuliahan tersebut.

Secara umum, mata kuliah di perguruan tinggi memiliki bobot antara 2 hingga 6 SKS. Sebagai contoh, mata kuliah teori biasanya memiliki bobot 2 atau 3 SKS, sementara mata kuliah dengan tingkat kompleksitas lebih tinggi seperti skripsi dapat memiliki bobot hingga 6 SKS.

Sistem SKS diterapkan untuk mengatur proses pembelajaran secara terukur sekaligus menjadi salah satu syarat utama kelulusan mahasiswa pada setiap jenjang pendidikan tinggi.

Berapa Lama Durasi 1 SKS?

Masih banyak mahasiswa yang menganggap 1 SKS hanya setara dengan satu jam belajar di kelas. Padahal, konsep SKS mencakup lebih dari sekadar kegiatan tatap muka.

Berdasarkan ketentuan pendidikan tinggi, satu SKS pada pembelajaran kuliah, responsi, dan tutorial terdiri dari:

  • 50 menit kegiatan tatap muka per minggu per semester.
  • 60 menit kegiatan belajar mandiri.
  • 60 menit kegiatan penugasan terstruktur.

Dengan demikian, total aktivitas belajar dalam 1 SKS mencapai sekitar 170 menit setiap minggu selama satu semester.

Sementara itu, untuk kegiatan praktikum, penelitian, atau pengabdian kepada masyarakat, satu SKS setara dengan sekitar 170 menit aktivitas pembelajaran per minggu.

Fungsi SKS bagi Mahasiswa

Penerapan SKS tidak hanya berfungsi sebagai ukuran beban studi, tetapi juga memiliki sejumlah manfaat dalam sistem pendidikan tinggi.

Fungsi SKS antara lain:

  • Membantu mahasiswa menyelesaikan studi sesuai target waktu.
  • Menjadi dasar pengukuran capaian pembelajaran mahasiswa.
  • Memudahkan perguruan tinggi dalam menyusun dan menyesuaikan kurikulum.
  • Menjadi acuan evaluasi proses belajar mahasiswa.
  • Mendukung sistem transfer kredit antar program studi maupun perguruan tinggi.

Melalui sistem ini, mahasiswa dapat merencanakan perjalanan akademiknya secara lebih terstruktur dan terukur.

Jumlah SKS Maksimal dalam Satu Semester

Mahasiswa tidak bisa mengambil SKS tanpa batas dalam satu semester. Pada umumnya, jumlah maksimal SKS yang dapat diambil adalah 24 SKS.

Namun, jumlah tersebut bergantung pada Indeks Prestasi (IP) atau Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang diperoleh mahasiswa pada semester sebelumnya.

Mahasiswa dengan capaian akademik tinggi biasanya memperoleh kesempatan mengambil SKS lebih banyak dibandingkan mahasiswa yang memiliki IP atau IPK lebih rendah.

Karena itu, menjaga prestasi akademik menjadi salah satu faktor penting agar mahasiswa dapat mengambil beban studi maksimal dan mempercepat penyelesaian kuliah.

Jumlah SKS Minimum untuk Lulus Kuliah

Selain menentukan beban studi per semester, SKS juga menjadi syarat kelulusan pada setiap jenjang pendidikan tinggi.

Berdasarkan ketentuan pendidikan tinggi, jumlah SKS minimal yang harus ditempuh mahasiswa meliputi:

  • Diploma 1 (D1): 36 SKS
  • Diploma 2 (D2): 72 SKS
  • Diploma 3 (D3): 108 SKS
  • Diploma 4 (D4) dan Sarjana (S1): 144 SKS
  • Program Profesi: 24 SKS
  • Magister (S2), Magister Terapan, dan Spesialis: 36 SKS
  • Doktor (S3), Doktor Terapan, dan Subspesialis: 42 SKS

Jumlah tersebut menjadi salah satu syarat yang harus dipenuhi mahasiswa sebelum dinyatakan lulus dari program studinya.

Perubahan Perhitungan SKS di Era MBKM

Seiring diterapkannya kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), perhitungan SKS tidak lagi hanya didasarkan pada aktivitas belajar di dalam kelas.

Kini, berbagai kegiatan pembelajaran di luar kampus juga dapat dikonversi menjadi SKS, seperti:

  • Magang atau praktik kerja.
  • Penelitian.
  • Proyek kemanusiaan.
  • Kegiatan kewirausahaan.
  • Pertukaran mahasiswa.
  • Pengabdian kepada masyarakat.

Perubahan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar yang lebih luas sekaligus tetap mendapatkan pengakuan akademik dalam bentuk SKS.

Bedanya SKS dengan KRS

Meski sering digunakan bersamaan, SKS dan KRS memiliki pengertian yang berbeda.

SKS adalah Satuan Kredit Semester yang menunjukkan bobot atau beban studi suatu mata kuliah.

Sementara itu, KRS atau Kartu Rencana Studi merupakan dokumen yang berisi daftar mata kuliah yang akan diambil mahasiswa pada semester tertentu.

Di dalam KRS tercantum berbagai informasi penting, seperti:

  • Nama mahasiswa.
  • Nomor induk mahasiswa.
  • Mata kuliah yang diambil.
  • Jumlah SKS setiap mata kuliah.
  • Nama dosen pengampu.
  • Jadwal kuliah.
  • Ruang perkuliahan.

Dengan kata lain, SKS merupakan ukuran beban studi, sedangkan KRS adalah dokumen perencanaan studi yang memuat mata kuliah beserta jumlah SKS yang akan ditempuh mahasiswa selama satu semester.

Istilah Lain yang Perlu Dipahami Mahasiswa Baru

Selain memahami apa itu SKS dalam kuliah, mahasiswa baru juga perlu mengenal beberapa istilah akademik lainnya, antara lain:

KRS (Kartu Rencana Studi)

Dokumen yang digunakan mahasiswa untuk memilih mata kuliah yang akan diambil pada semester berjalan.

KST (Kartu Studi Tetap)

Status KRS yang telah disetujui dan divalidasi oleh dosen pembimbing akademik sehingga tidak dapat diubah lagi.

KHS (Kartu Hasil Studi)

Dokumen yang memuat hasil belajar mahasiswa selama satu semester, termasuk nilai setiap mata kuliah yang ditempuh.

IP (Indeks Prestasi)

Nilai rata-rata yang diperoleh mahasiswa dalam satu semester dengan skala 0 hingga 4.

IPK (Indeks Prestasi Kumulatif)

Rata-rata nilai keseluruhan yang diperoleh mahasiswa sejak semester pertama hingga semester terakhir.

Tips Memilih SKS Agar Tidak Overload

Agar perkuliahan berjalan lancar, mahasiswa perlu mempertimbangkan jumlah SKS yang akan diambil setiap semester.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:

  1. Kenali kemampuan dan kapasitas belajar diri sendiri.
  2. Perhatikan IP atau IPK semester sebelumnya.
  3. Seimbangkan antara mata kuliah teori dan praktikum.
  4. Prioritaskan mata kuliah wajib dan mata kuliah prasyarat.
  5. Konsultasikan rencana studi dengan dosen pembimbing akademik sebelum mengisi KRS.

Dengan perencanaan yang tepat, mahasiswa dapat menjaga keseimbangan antara kuliah, tugas, organisasi, dan aktivitas lainnya tanpa mengalami kelebihan beban akademik.

Memahami apa itu SKS dalam kuliah menjadi langkah awal yang penting bagi setiap mahasiswa baru. Selain berfungsi sebagai ukuran beban studi, SKS juga menentukan perjalanan akademik mahasiswa mulai dari perencanaan mata kuliah hingga syarat kelulusan. Dengan memahami sistem SKS, mahasiswa dapat mengatur strategi belajar secara lebih efektif dan menyelesaikan studi sesuai target yang diharapkan.

FAQ Seputar Apa Itu SKS dalam Kuliah

1. Apa itu SKS dalam kuliah?

SKS adalah singkatan dari Satuan Kredit Semester, yaitu satuan yang digunakan untuk mengukur beban studi mahasiswa pada setiap mata kuliah selama satu semester perkuliahan.

2. Apa fungsi SKS bagi mahasiswa?

SKS berfungsi untuk mengukur beban belajar mahasiswa, menentukan jumlah mata kuliah yang dapat diambil setiap semester, serta menjadi salah satu syarat kelulusan di perguruan tinggi.

3. Berapa lama durasi 1 SKS?

Satu SKS tidak hanya terdiri dari waktu kuliah di kelas. Secara umum, 1 SKS mencakup 50 menit tatap muka, 60 menit tugas terstruktur, dan 60 menit belajar mandiri setiap minggu.

4. Apakah 1 SKS sama dengan 1 jam kuliah?

Tidak. Banyak yang mengira 1 SKS hanya setara 1 jam kuliah. Padahal, 1 SKS juga mencakup kegiatan belajar mandiri dan tugas terstruktur di luar kelas.

5. Berapa jumlah SKS maksimal yang bisa diambil dalam satu semester?

Pada umumnya mahasiswa dapat mengambil maksimal 24 SKS dalam satu semester, tergantung pada capaian Indeks Prestasi (IP) atau IPK semester sebelumnya.

6. Apakah mahasiswa bisa mengambil lebih dari 24 SKS?

Tidak. Sesuai ketentuan yang berlaku, beban studi maksimal mahasiswa dalam satu semester umumnya dibatasi hingga 24 SKS.

7. Apa hubungan SKS dengan IPK?

IPK atau Indeks Prestasi Kumulatif memengaruhi jumlah SKS yang dapat diambil mahasiswa pada semester berikutnya. Semakin tinggi IPK, biasanya semakin besar peluang mengambil SKS maksimal.

8. Berapa jumlah SKS yang harus ditempuh mahasiswa S1?

Mahasiswa program Sarjana (S1) wajib menempuh minimal 144 SKS sebagai salah satu syarat kelulusan.

9. Berapa jumlah SKS untuk program D3?

Program Diploma Tiga (D3) mengharuskan mahasiswa menyelesaikan minimal 108 SKS.

10. Apakah jumlah SKS setiap mata kuliah sama?

Tidak. Setiap mata kuliah memiliki bobot SKS yang berbeda, biasanya mulai dari 2 SKS hingga 6 SKS tergantung tingkat kesulitan dan beban pembelajarannya.

11. Mengapa mata kuliah skripsi memiliki SKS lebih besar?

Karena skripsi membutuhkan waktu, tenaga, dan proses penelitian yang lebih panjang dibandingkan mata kuliah biasa sehingga bobot SKS-nya lebih besar.

12. Apa perbedaan SKS dan KRS?

SKS adalah bobot atau beban studi suatu mata kuliah, sedangkan KRS (Kartu Rencana Studi) adalah dokumen yang berisi daftar mata kuliah yang akan diambil mahasiswa dalam satu semester.

13. Kapan mahasiswa harus mengisi KRS?

KRS biasanya diisi sebelum semester baru dimulai sesuai jadwal akademik yang ditetapkan oleh masing-masing perguruan tinggi.

14. Apa yang terjadi jika mahasiswa tidak mengisi KRS?

Mahasiswa tidak dapat mengikuti perkuliahan pada semester tersebut karena tidak memiliki daftar mata kuliah yang terdaftar secara resmi.

15. Apa itu KST dalam perkuliahan?

KST atau Kartu Studi Tetap adalah KRS yang telah disetujui dan divalidasi oleh dosen pembimbing akademik sehingga statusnya menjadi tetap.

16. Apa itu KHS?

KHS adalah Kartu Hasil Studi yang berisi nilai dan hasil belajar mahasiswa pada akhir semester.

17. Apa perbedaan IP dan IPK?

IP (Indeks Prestasi) merupakan nilai rata-rata dalam satu semester, sedangkan IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) adalah rata-rata nilai seluruh semester yang telah ditempuh mahasiswa.

18. Apakah kegiatan magang bisa dikonversi menjadi SKS?

Ya. Melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), kegiatan magang dan beberapa aktivitas pembelajaran di luar kampus dapat dikonversi menjadi SKS.

19. Berapa SKS ideal yang diambil mahasiswa setiap semester?

Umumnya mahasiswa mengambil antara 20 hingga 24 SKS per semester, tergantung kemampuan akademik dan aturan kampus.

20. Bagaimana cara memilih jumlah SKS yang tepat?

Mahasiswa sebaiknya mempertimbangkan IP semester sebelumnya, jumlah mata kuliah praktikum, kapasitas belajar, serta berkonsultasi dengan dosen pembimbing akademik sebelum menyusun KRS.

21. Apakah SKS memengaruhi lama kuliah?

Ya. Semakin cepat mahasiswa menyelesaikan seluruh SKS yang dipersyaratkan, semakin cepat pula mahasiswa dapat menyelesaikan studinya.

22. Apakah semua perguruan tinggi di Indonesia menggunakan sistem SKS?

Ya. Sistem SKS digunakan secara luas di perguruan tinggi Indonesia sebagai bagian dari standar pendidikan tinggi nasional.

23. Apakah mata kuliah praktikum memiliki perhitungan SKS yang berbeda?

Ya. Untuk mata kuliah praktikum, penelitian, atau pengabdian kepada masyarakat, 1 SKS setara dengan sekitar 170 menit aktivitas pembelajaran per minggu.

24. Apakah mahasiswa baru bisa langsung mengambil 24 SKS?

Biasanya mahasiswa baru mengikuti paket mata kuliah yang telah ditentukan kampus pada semester pertama, dengan jumlah SKS yang telah ditetapkan oleh program studi.

25. Mengapa calon mahasiswa perlu memahami SKS?

Memahami SKS membantu mahasiswa mengatur beban studi, menyusun strategi perkuliahan, mengelola waktu belajar, dan merencanakan kelulusan secara lebih efektif.

Tags: Apa Itu SKSCara Hitung SKSSKS dalam Kuliah

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Hendrawan

Hendrawan

Related Stories

Tes Kemampuan Akademik dan Asesmen Nasional 2026.

TKA 2026 Tidak Lagi Pakai Skor 0-100, Peserta Wajib Pahami Sistem Baru

by Saddam
16 September 2026
0

Headline.co.id, Yogyakarta ~ Tes Kemampuan Akademik atau TKA 2026 untuk jenjang SMA/MA/sederajat serta SMK/MAK menggunakan sistem pelaporan nilai baru yang...

TKA 2026

Skor TKA 2026 Berubah Jadi 200-800, Nilai 725 Dapat Predikat Istimewa

by Saddam
16 September 2026
0

Headline.co.id, Yogyakarta ~ Sistem penilaian Tes Kemampuan Akademik atau TKA 2026 untuk jenjang SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK mengalami perubahan dibandingkan pelaksanaan...

Pecahkan Rekor MURI, Kejurnas Bulutangkis Piala Raja Diikuti 2.817 Atlet

Kejurnas Bulutangkis Piala Raja Diikuti 2.817 Atlet

by Dani
16 September 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Kejuaraan Nasional Bulutangkis Piala Raja Hamengku Buwono X 2026 dibuka di GOR Lembah UGM, Selasa (15/9). Kejuaraan...

Mahasiswa UGM Bikin Sandal Pintar Pendeteksi Komplikasi Diabetes

Glucowrap, Sandal Pintar UGM untuk Pantau Risiko Kaki Diabetes

by wahyu
15 September 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan Glucowrap, sandal pintar untuk membantu mendeteksi lebih awal perubahan kondisi kaki...

Bantu UMKM Naik Kelas, Mahasiswa UGM Ciptakan Intoco untuk Tempering Cokelat

Intoco, Inovasi Mahasiswa UGM untuk Efisiensi Tempering Cokelat UMKM

by wahyu
15 September 2026
0

Headline.co.id, Kulon Progo ~ Tim Program Kreativitas Mahasiswa Penerapan IPTEK (PKM-PI) Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan Intoco (Integrated Tempering Operation...

Kemenyan Masih Diekspor Mentah, Dosen UGM Desak Pemerintah Lakukan Hilirisasi

Hilirisasi Kemenyan Dinilai Penting untuk Naikkan Nilai Ekonomi

by Dwina
14 September 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Kemenyan Indonesia masih banyak dijual dalam bentuk getah mentah dan diekspor untuk diolah di luar negeri. Guru...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Tanamkan Kesadaran Sejak Dini, Satlantas Tulang Bawang Edukasi Pelajar SMP soal Keselamatan Berlalu Lintas

Satlantas Tulang Bawang Gencarkan Edukasi Keselamatan Lalu Lintas di SMPN 1 Penawartama

27 August 2026
Ilustrasi Gambar Sepak Bola

Intip Jadwal Liga 1 2023-2024: Siap-siap Saksikan Big Match dan Pertandingan Menegangkan!

21 February 2024
Bayern Munchen Perkuat Dominasi di Bundesliga Usai Kalahkan St. Pauli

Bayern Munchen Perkuat Dominasi di Bundesliga Usai Kalahkan St. Pauli

14 April 2026
DLH Bojonegoro Berupaya Kurangi Sampah Hingga 63,41 Persen pada 2026

DLH Bojonegoro Berupaya Kurangi Sampah Hingga 63,41 Persen pada 2026

14 March 2026
Pengemudi TVS King Box Tewas dalam Kecelakaan Tunggal di Jalan Damai Sleman

Kronologi Lengkap Kecelakaan Maut di Sleman: Pengemudi TVS King Box Tewas di Jalan Damai Sleman

19 March 2025
Pramusim Perdana PSG Ditaklukkan oleh Mallorca Telak 0-3

Kekalahan Telak PSG dari Mallorca di Laga Pramusim

6 August 2026
Data FIFA Ungkap Kelemahan Brasil Jelang Duel Panas 16 Besar Lawan Norwegia

Data FIFA Ungkap Kelemahan Brasil Jelang Duel Panas 16 Besar Lawan Norwegia, Ini Prediksinya

5 July 2026

Artikel Terbaru

Pasang 5 Bek Ini Starter Persib Hadapi Fc Seoul

Starter Persib Hadapi FC Seoul, Igor Tolic Pasang Lima Bek

17 September 2026
: kegiatan pembinaan Sekolah Adiwiyata yang dilaksanakan selama dua hari, 14–15 September 2026, di SMP YPPK Yoanes 23 Merauke, Foto: Get/McMrk

Sekolah Adiwiyata Merauke Didorong Kurangi Sampah Makanan

17 September 2026
TIME SCHEDULE: Qatar Airways Grand Prix of Austria

Jadwal MotoGP Austria di Red Bull Ring, Mulai Kamis

17 September 2026
Korlantas Polri Tegaskan Informasi Penertiban dan Penagihan Pajak Kendaraan ke Rumah Warga Akhir September adalah Hoaks

Razia Kendaraan ke Rumah Warga Akhir September 2026 Hoaks

17 September 2026
Bentrokan Maut Konflik Lahan di Batam, Polisi Tetapkan Tiga Tersangka

Bentrokan Konflik Lahan Batam, Polisi Tetapkan Tiga Tersangka

17 September 2026
: Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Air Force Station (AFS) Palam, New Delhi, India, pada Jumat (11/09/2026), pukul 22.00 waktu setempat. (Foto: BPMI Setpres)

Presiden Prabowo Hadiri KTT BRICS ke-18 di India

17 September 2026
: Kepala Bakesbangpol Kabupaten Kapuas, Yunabut dalam Sosialisasi Perpajakan dan Administrasi Bantuan Keuangan Partai Politik yang berlangsung di Aula Kantor Bakesbangpol Kabupaten Kapuas, Jalan Pemuda KM 3,5 Kuala Kapuas, Selasa (15/9/2026).- Foto: Mc.Kapuas

Pengelolaan Banparpol Kapuas Diperkuat Lewat Sosialisasi Pajak

16 September 2026

Popular Story

: Indonesia bersiap menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026. Turnamen perdana yang diorganisasikan FIFA ini berpotensi menjangkau lebih dari 1 miliar penonton dan menjadi momentum memperkuat ekosistem sepak bola sekaligus mempromosikan budaya, kuliner, serta ekonomi Indonesia./Foto Humas Kemenpora
Berita

FIFA ASEAN Cup 2026 Jadi Etalase Sepak Bola dan Budaya Indonesia

by Dwina
15 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ FIFA ASEAN Cup 2026 berpotensi disaksikan lebih dari 1...

Read moreDetails

Xiaomi 18 Fold Catat Penjualan 310 Persen Lebih Tinggi, Mulai Dijual 10 September di China

Operasi Pasar Murah Batam Digelar di Enam Lokasi

Dinsosdukcapil Gorontalo Evakuasi Penyandang Disabilitas Telantar

PM2,5 di Atas Batas Normal, Kemenkes Imbau Penggunaan Masker di Soekarno-Hatta

Aisyiyah Sumatra Barat Gandeng BSI untuk Persiapan Haji dan Umrah

Posko Korban KM Virgo Transport 8 Didirikan di Tanjung Perak

Patroli Damai Cartenz Sapa Anak Sekolah Minggu di Dondobaga

Penanggulangan Bencana Diperkuat, Pemerintah Soroti Kesenjangan Dana

Al Ain Menang 4-0 atas Al Nassr di ACL Elite

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.