Polda DIY Amankan 5 Tersangka Jaringan Narkoba Beromset 700 Juta di Wilayah Jateng-DIY, Modusnya Pakai Kemasan Kopi!

  • Whatsapp
Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto saat menunjukkan barang bukti tembakau gorila yang sudah berbentuk kemasan kopi saset.
Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto saat menunjukkan barang bukti tembakau gorila yang sudah berbentuk kemasan kopi saset.

HeadLine.co.id (Yogyakarta) – Ditresnarkoba Polda DIY telah berhasil mengungkap peredaran dan jaringan narkoba yang sedang beroperasi di wilayah Hukum Polda DIY. Lima orang berhasil ditangkap beserta barang buktinya yang lebih dari 9 kilogram masing-masing terdiri dari ganja hingga tembakau gorila beserta pengungkapan modus operandinya.

“Selama bulan April ini, kita berhasil mengungkap empat kasus dengan lima orang tersangka,” ujar Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto, dalam keterangan yang diterima Headline.co.id, Rabu (6/5/2020).

Bacaan Lainnya

Baca juga: Air Kelapa, Minuman Sejuta Manfaat untuk Berbuka Puasa

Adapun tersangka yang berinisial ARA (20) dan APD (19) warga Depok, Sleman dengan barang bukti 51,19 gram tembakau gorila. Pihak kepolisian juga menangkap pelaku lainnya yang berinisial AW (43) warga Banguntapan, Bantul dengan barang bukti ganja seberat 97,96 gram.

Dari pengembangan kasus ini, petugas juga berhasil menangkap AUS (21) 30 warga Semarang dengan barang bukti tembakau gorilla 6.137 gram lengkap dengan campuran tembakaunya 1.895 gram sedangkan tersangka ARP (20) yang juga warga Semarang dengan barang bukti 40 gram tembakau gorilla.

Baca juga: Diduga Melakukan Ujaran Kebencian di Media Sosial, Seorang Warga di Siak Diamankan Polisi

“Jadi kasus yang di Sleman dengan di Semarang ini ada keterkaitan,” tutur Yulianto.

Selain itu, Direktur Resnarkoba Polda DIY Kombes Pol Arry Satriyan menyatakan bahw para pelaku ini merupakan satu jaringan. Mereka melakukan penjualan secara online di media sosial baik melalui Facebook maupun Instagram.

Baca juga: Jokowi Resmi Melantik Dian Ediana Menjadi Kepala PPATK

“Dalam transaksi ini ada yang melakukan pertemuan langsung dan ada yang dikirimkan melalui jasa ekspedisi.” ungkap Arry.

Proses penjualan barang ini, tersangka AUS dan ARP ini sudah mengemas tembakau gorilla dengan mencampur tembakau asal Temanggung. Kemudian dibungkus dalam plastik mirip dengan kopi kemasan.

Baca juga: Hari ke 11 Operasi Ketupat 2020 Polri Paksa 28.000 Kendaraan Putar Balik

“Tembakau yang sudah dicampur ini dikemas seperti kopi,” katanya.

Setiap kemasan 1 kilogram tembakau gorilla seharga Rp55 juta dicampur dengan 3 kilogram tembakau asli Temanggung seharga Rp15 juta. Lalu dijual dalam bentuk kemasan kopi luwak ukuran 7 gram seharga Rp325 ribu.

Baca juga: Meringankan Beban Mahasiswa Terdampak Covid-19, Pimpinan Perguruan Tinggi Islam Negeri Siapkan 3 Skema Bantuan

“Jadi barang bukti semuanya ini kalau berhasil dijual maka ini nilainya Rp 700 juta” tutup Kabid Humas Polda DIY Yuliyanto.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *