Diduga Melakukan Ujaran Kebencian di Media Sosial, Seorang Warga di Siak Diamankan Polisi

  • Whatsapp
Ilustrasi Ujaran Kebencian
Ilustrasi Ujaran Kebencian

HeadLine.co.id (Pekanbaru) – Seorang warga di Siak, Riau berinisial S (24) diamankan polisi lantaran diduga melakukan ujaran kebencian (hate speech) di media sosial. Namun hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum menetapkan S sebagai tersangka.

Baca juga: COVID-19 Sudah Mulai Dapat Dikendalikan, ini Kuncinya?

Read More

“Benar, kami mengamankan pelaku inisial S yang diduga melakukan ujaran kebencian di akun Facebook-nya. Ujaran kebencian terhadap agama Islam,” kata Bripka Dedek selaku pejabat Humas Polres Siak pada Selasa (5/5) malam.

Baca juga: Gubernur Wahidin Halim Minta KPK Kawal Penggunaan Anggaran Covid-19 di Provinsi Banten

Dedek mengatakan bahwa S di amankan di rumahnya yang terletak di Kecamatan Kandis, Siak, pada Minggu (3/4) lalu. Saat hendak diamankan, posisi pelaku saat itu sedang di luar sehingga pihak kepolisian meminta keluarganya untuk menghubungi via telepon.

Baca juga: Update Corona Jogja 5 Mei 2020: Pasien Positif Covid-19 Bertambah 6 Orang

“Lantas pihak keluarganya diminta untuk menghubunginya melalui via telepon untuk kembali ke rumahnya. Pelaku datang dan tim langsung mengamankannya,” jelas Dedek.

Lebih lanjut, Dedek menyebutkan dalam kasus ini pihaknya belum menetapkan pelaku sebagai tersangka dan belum menahan dia. Hanya, proses pemeriksaan tetap berlanjut.

Baca juga: Pasca Sembuh dari Covid-19, JK Rowling Sumbang 18 Miliar ke Dua Yayasan Kemanusiaan

“Terhadap S kita juga tidak melakukan penahanan. Walau demikian, proses hukum dalam kasus dugaan ujaran kebencian ini tetap diproses lebih lanjut,” jelas Dedek.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *