Meski Perjalanan Kereta Berkurang, PT KAI Tetap Meningkatkan Perawatan Jalur Kereta Api

  • Whatsapp
Petugas PT KAI melakukan pengecekan Jalur Kereta Guna Melakukan Perawatan Rel Kereta Api di Stasiun Purwokerto
Petugas PT KAI melakukan pengecekan Jalur Kereta Guna Melakukan Perawatan Rel Kereta Api di Stasiun Purwokerto

Headline.co.id (Purwokerto) ~ Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah DKI Jakarta dan beberapa wilayah lainnya akibat virus corona (COVID-19) membuat okupansi penumpang kereta api menurun sehingga membuat PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengurangi perjalanan KA ke berbagai tujuan.

baca juga: Update Virus Corona di Indonesia Jumat 17 April 2020: Bertambah 407 Kasus Pasien Positif, Nyaris Menembus Angka 6.000

Bacaan Lainnya

Manager Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, Supriyanto menyampaikan hingga saat ini sudah 72 KA jarak jauh dan 4 KA lokal di wilayah Daop 5 Purwokerto yang dibatalkan perjalanannya, dan saat ini masih terdapat 15 KA jarak jauh dan 4 KA Prameks yang masih dijalankan.

Supriyanto mengatakan, sebagai informasi bahwa pembatalan tiket mulai 1 Maret – 13 April 2020, di wilayah Daop 5 Purwokerto sudah mencapai 24.582 tiket, serta terdapat sekitar 5.663 tiket yang dilakukan perubahan jadwal/reschedule.

Sementara untuk kereta yang masih berjalan saat ini, lanjut Supriyanto, PT KAI hanya menjual tiket 50% dari kapasitas tempat duduk yang ada, hal ini bertujuan untuk menjaga physical distancing antar penumpang di atas kereta.

baca juga: Marak Perampokan di Minimarket, Polres Metro Bekasi Bentuk Tim Khusus

Untuk memanfaatkan kekosongan jadwal perjalanan KA tersebut, jajaran Prasarana di PT KAI Daop 5 Purwokerto tetap melakukan kegiatan perawatan rutin harian maupun periodik. Bahkan selama masa berkurang nya perjalanan KA ini, perawatan Prasarana semakin ditingkatkan.

“Kalau pada hari-hari padat KA, pelaksanaan kegiatan rutin diantara jeda KA. Saat ini waktu kegiatan bisa lebih panjang dan maksimal. Hal ini karena jarak waktu antar KA cukup longgar,” jelas Supriyanto.

baca juga: Erick Thohir Prihatin 90% Bahan Baku Industri Obat di Indonesia Masih Impor

Menurut Supriyanto, perawatan prasarana pada titik-titik rawan, seperti di wesel, jembatan, jalur lengkungan serta di daerah-daerah sekitar aliran air, bisa lebih lengkap dan lebih detail. Kegiatan lainnya adalah, penambahan batu balas, penggantian rel di titik-titik yang perlu penggantian, perawatan wesel, penggantian bantalan baik di jembatan, wesel, persambungan serta perawatan sambungan.

Kegiatan perawatan dilaksanakan dengan menggunakan mesin berat maupun manual, tergantung kebutuhan. Hal ini untuk lebih meningkatkan kehandalan prasarana serta tetap menjaga keamanan perjalanan KA. Dalam kegiatan perawatan Prasarana, PT KAI tetap mematuhi protokol pencegahan covid 19.

baca juga: Tingkatkan Produktivitas, DPR Usulkan Tambahan Dana Rp2,44 Triliun Untuk Petani

KA jarak jauh dan Lokal serta KA Barang yang melewati wilayah Daop 5 Purwokerto, yang masih operasional sebanyak 39 KA, adalah :

  1. KA Wijayakusuma, relasi Cilacap – Surabaya Gubeng – Ketapang pp
  2. KA Bima, relasi Surabaya Gubeng – gambir pp
  3. KA Ranggajati, relasi Cirebon – Surabaya Gubeng – Jember pp
  4. KA Kahuripan, relasi Blitar – Kiaracondong pp
  5. KA Joglosemarkerto, relasi purwokerto- Semarang – solo 2 pp
  6. KA Kamandaka, relasi purwokerto – Semarang (3 KA)
  7. KA Prameks relasi Kutoarjo – Solo (4 KA)
  8. KA Barang (20 KA)

Untuk informasi terkait KAI, Supriyanto menambahkan, bisa melalui Contact Center KAI 121 melalui telepon di 021-121, email cs@kai.id, atau media sosial  @kai121 , untuk mendapatkan informasi terbaru tentang perjalanan KA-nya.

baca juga: Gubernur Banten Tetapkan PSBB di Tangerang Raya Hingga 3 Mei 2020

“PT KAI tetap mengutamakan keselamatan perjalanan KA beserta penumpang dan barang yang diangkutnya,” tutupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *