Headline.co.id, Temanggung ~ Pemerintah Kabupaten Temanggung melalui Dinas Sosial (Dinsos) memprioritaskan anak-anak dari keluarga miskin ekstrem, khususnya yang masuk dalam kategori Desil 1 dan 2, untuk menjadi calon siswa baru di Sekolah Rakyat pada tahun ajaran 2026/2027. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap mendapatkan akses pendidikan dan menghindari risiko putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi.
Kepala Dinsos Temanggung, Umi Lestari Nurjanah, menyatakan bahwa sasaran utama dari program Sekolah Rakyat adalah anak-anak dari keluarga dengan tingkat kemiskinan ekstrem, sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat. “Desil 1 sampai 2 itu strata miskin ekstrem. Bahkan, arahan dari pusat sasarannya bagi anak yang putus sekolah di keluarga kategori Desil 1 sampai 2, agar anak-anak itu bisa ditarik ke Sekolah Rakyat,” ujar Umi pada Senin (18/5/2026).
Di Kabupaten Temanggung, terdapat 13.757 anak dari keluarga Desil 1 dan 2 yang memenuhi kriteria sebagai calon siswa Sekolah Rakyat. Namun, untuk tahun ajaran 2026/2027, Kabupaten Temanggung hanya mendapatkan kuota sebanyak 60 siswa atau dua rombongan belajar (rombel). “Itu pun nanti siswa tahun ajaran 2026/2027 akan dititipkan di Sekolah Rakyat Kabupaten Wonosobo, karena pembangunan gedung Sekolah Rakyat di Temanggung belum dibangun akibat masih terkendala pembebasan lahan,” jelas Umi.
Umi menambahkan bahwa pada tahun ajaran 2025/2026, Sekolah Rakyat di Temanggung sebelumnya mendapatkan kuota sebanyak 125 siswa untuk jenjang SMA. Saat ini, kegiatan belajar mengajar masih dilaksanakan di gedung Sentra Terpadu Kartini Temanggung sambil menunggu pembangunan fasilitas Sekolah Rakyat secara permanen.





















