Mutiara Headline
banner 325x300
Kirim Berita Suara Pembaca
BeritaEkonomiKesehatanNasionalPemerintah

Erick Thohir Prihatin 90% Bahan Baku Industri Obat di Indonesia Masih Impor

217
×

Erick Thohir Prihatin 90% Bahan Baku Industri Obat di Indonesia Masih Impor

Sebarkan artikel ini
Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Antara)
Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Antara)

HeadLine.co.id (Nasional) – Seharusnya Indonesia sebagai negara besar di wilayah Asia Tenggara memiliki blue print atau cetak biru sebagai salah satu strategi ketahanan kesehatan negara. Hal ini diungkapkan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir yang merasa prihatin terhadap kondisi ini.

Baca juga: Masyarakat Tuban Geger, Patung Panglima Perang di Kelenteng Kwan Sing Bio Rontok

“Kita di Kementerian BUMN sejak September waktu itu kita sudah merapatkan dan mencoba membuat blueprint bahwa negara sebesar Indonesia ini sudah seyogyanya memiliki strategi yang namanya energi security, food security, dan tentu yang hari ini bisa kita lihat health security,” ucap Erick Thohir di Jakarta, Kamis (16/4/2020).

Baca juga: Presiden AS Donald Trump Setop Bantuan Dana ke WHO

Erick berpandangan pemerintah dapat mengambil kebijakan untuk mengimplementasikan health security dengan cara menggabungkan rumah sakit yang ada di BUMN.

“Dan tidak di situ saja dari BUMN-BUMN farmasi kita juga gabungkan dan yang sedang kita review sekali lagi bagaimana ini bisa menjadi supply chain juga rumah sakit ke depannya,” terangnya.

Baca juga: Tingkatkan Produktivitas, DPR Usulkan Tambahan Dana Rp2,44 Triliun Untuk Petani

Selain itu rasa prihatinnya melihat bahan baku obat industri farmasi nasional serta alat-alat kesehatan di Indonesia yang masih dibeli dengan cara impor.

Baca juga: Gubernur Banten Tetapkan PSBB di Tangerang Raya Hingga 3 Mei 2020

“Mohon maaf bapak-bapak kalau saya bicara ini sangat menyedihkan jika negara sebesar Indonesia ini 90 persen bahan bakunya dari luar negeri untuk industri obat,” pungkas Erick.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *