Headline.co.id, Kupang ~ Sebuah mobil patroli milik Polres Sumba Timur mengalami kecelakaan di Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Minggu (24/5/26). Insiden ini terjadi ketika kendaraan dinas jenis Dmax yang dikemudikan oleh Kapolsek Kota Waingapu, Iptu Rauta Ubini Kuri, hilang kendali dan menabrak warga serta sebuah bengkel.
Kapolres Sumba Timur, AKBP Gede Harimbawa, menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut terjadi setelah mobil patroli melintas di lokasi usai mengikuti kebaktian Minggu. “Mobil patroli yang dikemudikan Kapolsek melintas di lokasi usai mengikuti kebaktian Minggu,” jelasnya pada Senin (25/5/26).
Akibat dari kecelakaan ini, enam warga mengalami luka-luka. Dua di antaranya mengalami retak tulang kaki dan harus mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Kristen Lindimara Waingapu. Kejadian ini berlangsung sekitar pukul 10.40 WITA di Jalan D.I Panjaitan, Kelurahan Matawai, Kecamatan Kota Waingapu.
Pada saat kejadian, sepeda motor yang dikendarai oleh Yudiwanto Edi bersama istrinya mencoba menyalip dari sisi kiri mobil patroli. Namun, motor tersebut diduga menyentuh ban belakang kiri mobil, sehingga menyebabkan kendaraan dinas tersebut kehilangan kendali. “Motor tersebut diduga menyentuh ban belakang kiri mobil hingga membuat kendaraan dinas tersebut kehilangan kendali,” ungkapnya.
Selain menabrak pejalan kaki, kendaraan tersebut juga menabrak pengendara motor lainnya sebelum akhirnya berhenti setelah menghantam bengkel di pinggir jalan. “Kendaraan tersebut juga menyeruduk pengendara motor lainnya sebelum akhirnya berhenti usai menghantam bengkel di pinggir jalan,” ujarnya.
Korban bernama Yudiwanto Edi mengalami retak tulang kaki kanan, sementara istrinya, Muhaeni A. Waluwandja, mengalami syok. Dominikus Doko juga mengalami retak tulang kaki kanan, sedangkan Abdul Kadir dan Ronaldo Doko mengalami luka ringan. Melkianus Bulu Pagege Wola mengalami luka lecet.
Kapolres Sumba Timur langsung turun ke lokasi kejadian dan menjenguk para korban di rumah sakit. Hingga saat ini, penyelidikan masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan yang melibatkan mobil patroli tersebut. “Penyelidikan masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan,” ungkapnya.





















