Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Tragedi Bantargebang: Tanda Bahaya untuk Sistem Pengelolaan Sampah

Ari Wibowo muhammad by Ari Wibowo muhammad
2 months ago
in Pendidikan
Reading Time: 3 mins read
419 4
A A
0
Tragedi Bantargebang: Tanda Bahaya untuk Sistem Pengelolaan Sampah
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Bangunan ~ Peristiwa longsornya tumpukan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang pada 8 Maret lalu menelan 7 korban jiwa, mengungkap kelemahan sistem pengelolaan sampah di Indonesia. Insiden ini menegaskan bahwa masalah sampah bukan hanya isu lingkungan, tetapi juga menyangkut keselamatan manusia. Penumpukan sampah dalam jumlah besar di tempat pembuangan akhir berisiko tinggi jika tidak dikelola dengan baik, sehingga mendorong berbagai pihak untuk menyoroti perlunya perubahan dalam pendekatan pengelolaan sampah perkotaan.

Menanggapi kejadian tersebut, Prof. Ir. Wiratni, S.T., M.T., Ph.D., IPM, Guru Besar Program Studi Teknik Kimia Universitas Gadjah Mada dan pemerhati lingkungan, menyatakan bahwa akar masalah terletak pada cara pandang terhadap pengelolaan sampah. Menurutnya, praktik yang ada saat ini lebih berfokus pada pembuangan sampah daripada pengolahannya. Akibatnya, volume sampah terus menumpuk di tempat pembuangan akhir tanpa proses pengurangan yang memadai. “Akar permasalahannya itu sebetulnya karena pengelolaan sampah masih dianggap pembuangan, bukan upaya pengolahan,” ujarnya pada Kamis (12/3).

You might also like

UGM Tingkatkan Pengawasan UTBK SNBT untuk Cegah Kecurangan

UGM Tingkatkan Pengawasan UTBK SNBT untuk Cegah Kecurangan

26 April 2026
Peran Buku Digital dan Media Sosial dalam Pengembangan Literasi di Indonesia

Peran Buku Digital dan Media Sosial dalam Pengembangan Literasi di Indonesia

24 April 2026

Wiratni menjelaskan bahwa meskipun praktik landfill masih memiliki peran dalam sistem pengelolaan sampah modern, seharusnya menjadi tahap terakhir setelah berbagai proses pengolahan dilakukan. Pengolahan dapat dimulai dari pemilahan sampah di sumber, composting untuk sampah organik, hingga proses termal bagi material anorganik. Dengan sistem tersebut, hanya sebagian kecil residu yang akhirnya masuk ke landfill. “Dalam pengelolaan sampah yang ideal, landfill memang masih diperlukan tapi hanya sebagai tahapan terakhir dalam sistem pengolahan sampah,” jelasnya.

Menurutnya, praktik di banyak tempat pembuangan akhir di Indonesia masih jauh dari standar pengelolaan yang seharusnya. Penimbunan sampah sering dilakukan tanpa memperhatikan kaidah desain landfill yang aman, seperti pengaturan kemiringan lereng, batas ketinggian tumpukan, serta sistem pengelolaan air lindi yang baik. Tanpa pengelolaan tersebut, risiko longsor dan pencemaran lingkungan semakin besar. “Yang terjadi di Indonesia justru landfill itu hanya dimanfaatkan untuk menumpuk sampah tanpa memerhatikan standard yang seharusnya,” tutur Wiratni.

Wiratni juga menyayangkan bahwa banyak pihak menilai persoalan sampah sering kali dipersepsikan sebagai masalah teknologi semata. Padahal, akar persoalan justru berkaitan dengan perilaku masyarakat dalam menghasilkan dan mengelola sampah. Oleh karena itu, pendekatan sosial dan humaniora menjadi faktor penting dalam mencari solusi yang efektif. Setiap wilayah memiliki kondisi sosial ekonomi yang berbeda sehingga pendekatan teknologi perlu disesuaikan dengan konteks masyarakatnya. “Masalah sampah ini menjadi berlarut-larut, ya karena perilaku masyarakat yang belum mau berubah,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa penerapan teknologi pengolahan sampah sering terhambat karena tidak didukung rekayasa sosial yang memadai. Tanpa perubahan perilaku dan sistem pengelolaan yang tepat, teknologi yang tersedia sulit memberikan dampak nyata. Hal ini menjelaskan mengapa berbagai teknologi pengolahan sampah belum sepenuhnya berhasil diterapkan di banyak daerah. Menurutnya, integrasi teknologi dan rekayasa sosial menjadi kunci keberhasilan pengelolaan sampah.

Wiratni menekankan bahwa dalam konteks pencegahan bencana serupa di masa depan, perguruan tinggi memiliki peran penting sebagai ruang uji coba berbagai inovasi. Kampus dapat menjadi laboratorium hidup yang mengintegrasikan pengembangan teknologi dengan pendekatan sosial. Hasil pengujian tersebut kemudian dapat menjadi dasar rekomendasi kebijakan bagi pemerintah. Pendekatan tersebut diyakini memungkinkan solusi yang dihasilkan lebih kontekstual dan mudah diterapkan. “Sebagai contoh, UGM mengembangkan model pengelolaan sampah berbasis komunitas di Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT),” jelasnya.

Berlokasi di Berbah, Sleman, PIAT mengolah sekitar 8 hingga 10 ton sampah yang berasal dari kampus dan kawasan pemukiman sekitarnya. Sistem yang dibangun di fasilitas tersebut memadukan pengolahan sampah dengan pendekatan sosial untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat. Menurut Wiratni, pendekatan skala mikro seperti ini dapat mengurangi ketergantungan pada landfill besar. “Di PIAT kami membangun ekosistem pengolahan sampah yang terintegrasi dengan berbagai pemanfaatan produk hasil olahan,” katanya.

Sebagai bagian dari pengembangan sistem tersebut, UGM membangun ekosistem pengelolaan sampah yang terintegrasi di lingkungan kampus. Teknologi timbangan berbasis Internet of Things digunakan untuk memantau timbulan sampah sekaligus memotret perilaku warga kampus dalam menghasilkan sampah. Produk hasil pengolahan seperti kompos, maggot, dan material bangunan kemudian dihubungkan dengan berbagai inovasi lain di lingkungan kampus sehingga memiliki nilai guna. Menurut Wiratni, pendekatan ini menjadi wahana pembelajaran bagi masyarakat dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan. “Secara keseluruhan yang dibangun UGM bukan sekadar teknologi pengolahan sampah, tetapi ekosistem ekonomi sirkuler yang menjadi showcase kontribusi seluruh bidang kepakaran di UGM,” pungkasnya.

Tags: BangunanBerita BangunanHeadlinePeristiwaTempat
Ari Wibowo muhammad

Ari Wibowo muhammad

Related Stories

UGM Tingkatkan Pengawasan UTBK SNBT untuk Cegah Kecurangan

UGM Tingkatkan Pengawasan UTBK SNBT untuk Cegah Kecurangan

by wahyu
26 April 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Universitas Gadjah Mada (UGM) melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan...

Peran Buku Digital dan Media Sosial dalam Pengembangan Literasi di Indonesia

Peran Buku Digital dan Media Sosial dalam Pengembangan Literasi di Indonesia

by Ari Wibowo muhammad
24 April 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Hari Buku Sedunia yang diperingati setiap tanggal 23 April menjadi kesempatan untuk meninjau kembali kondisi literasi di...

Program MBG Hadapi Tantangan Keamanan Pangan, 33 Ribu Pelajar Alami Keracunan

Program MBG Hadapi Tantangan Keamanan Pangan, 33 Ribu Pelajar Alami Keracunan

by Dwina
24 April 2026
0

Headline.co.id, Buru ~ Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi oleh pemerintah untuk meningkatkan status gizi pelajar kini menghadapi masalah...

Tantangan Global dalam Menjaga Bumi sebagai Warisan Bersama

Tantangan Global dalam Menjaga Bumi sebagai Warisan Bersama

by Dani
24 April 2026
0

Headline.co.id, Peningkatan Suhu Bumi ~ perubahan pola cuaca ekstrem, dan meningkatnya frekuensi bencana hidrometeorologis menunjukkan bahwa kondisi lingkungan saat ini...

Prodi Geografi UGM Raih Peringkat Tertinggi di Indonesia dan 101-150 Dunia Menurut QS WUR 2026

Prodi Geografi UGM Raih Peringkat Tertinggi di Indonesia dan 101-150 Dunia Menurut QS WUR 2026

by Dani
24 April 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menorehkan prestasi melalui Program Studi Geografi yang berhasil meraih peringkat 101-150 dunia...

UGM dan ACU Resmikan Pusat Penelitian Kesejahteraan Manusia

UGM dan ACU Resmikan Pusat Penelitian Kesejahteraan Manusia

by Dani
24 April 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Australian Catholic University (ACU) secara resmi meluncurkan Human Flourishing Center atau Pusat...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Kapolres Aceh Tengah Distribusikan Bantuan ke Daerah Terpencil di Linge

Kapolres Aceh Tengah Distribusikan Bantuan ke Daerah Terpencil di Linge

9 December 2025
Bupati Lumajang Tekankan Pentingnya Literasi Media untuk Jaga Simbol Negara

Bupati Lumajang Tekankan Pentingnya Literasi Media untuk Jaga Simbol Negara

25 December 2025
Chelsea Raih Kemenangan Tipis atas Pafos di Liga Champions

Chelsea Raih Kemenangan Tipis atas Pafos di Liga Champions

23 January 2026
Pemerintah Distribusikan Bantuan Stimulan Rumah di 24 Kabupaten/Kota Aceh

Pemerintah Distribusikan Bantuan Stimulan Rumah di 24 Kabupaten/Kota Aceh

14 February 2026
Tangkapan layar unggahan di media sosial yang menyinggung tawaran bayaran Rp150 juta untuk menjadi buzzer

Jerome Polin Sindir Dugaan Bayaran Buzzer Rp150 Juta per Post, Ingatkan Transparansi Uang Rakyat

29 August 2025
Menaker Dorong Akses Sertifikasi Profesi yang Inklusif untuk Semua Kalangan

Menaker Dorong Akses Sertifikasi Profesi yang Inklusif untuk Semua Kalangan

16 January 2026
Gempa Magnitudo 3.3 Mengguncang Pacitan, Jawa Timur

Gempa Magnitudo 3.3 Mengguncang Pacitan, Jawa Timur

8 March 2026

Artikel Terbaru

Pengungkapan Kasus Penyalahgunaan Sabu di Tanah Abang oleh Polisi

Pengungkapan Kasus Penyalahgunaan Sabu di Tanah Abang oleh Polisi

27 April 2026
Polda Sumsel Ungkap Ladang Ganja 20 Hektar dan Sita 220 Kg Ganja

Polda Sumsel Ungkap Ladang Ganja 20 Hektar dan Sita 220 Kg Ganja

27 April 2026
Polisi Kutai Timur Ungkap Kasus Narkoba, Satu Tersangka Ditangkap

Polisi Kutai Timur Ungkap Kasus Narkoba, Satu Tersangka Ditangkap

27 April 2026
Menkomdigi Ajak Lulusan Perguruan Tinggi Berperan dalam Keamanan Digital

Menkomdigi Ajak Lulusan Perguruan Tinggi Berperan dalam Keamanan Digital

27 April 2026
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid: Kebijakan Pemerintah Harus Berlandaskan Kemanusiaan

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid: Kebijakan Pemerintah Harus Berlandaskan Kemanusiaan

27 April 2026
Pemkab Lumajang Tingkatkan Daya Saing SDM Lewat Penguasaan Bahasa Asing

Pemkab Lumajang Tingkatkan Daya Saing SDM Lewat Penguasaan Bahasa Asing

27 April 2026
Lumajang Andalkan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk Pertumbuhan Ekonomi

Lumajang Andalkan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk Pertumbuhan Ekonomi

27 April 2026

Popular Story

  • Daycare Little Aresha Jogja di Segel Polisi

    Siapa Pemilik Daycare Little Aresha Jogja? Struktur Organisasi Dicari, Akun Medsos Hilang

    1019 shares
    Share 408 Tweet 255
  • Viral Dugaan Kekerasan Anak, Google Maps Daycare Little Aresha Jogja Diserbu Netizen dan Kini Menghilang

    895 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Heboh Video 4 Menit 27 Detik di Pamekasan, Polisi Selidiki Pelajar SMP yang Diduga Terlibat

    1181 shares
    Share 472 Tweet 295
  • Polisi Ungkap Kronologi dan Identitas Mayat Perempuan Ditemukan di Kali Ngrowo Kulon Progo

    662 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Polisi Ungkap Detik-Detik Siswa SD Tertimpa Besi Pick Up di Gunungkidul, Korban Kritis

    709 shares
    Share 284 Tweet 177
  • Pemerintah Mulai Tertibkan Perkebunan Sawit Ilegal di Kawasan Konservasi Sumut

    1104 shares
    Share 442 Tweet 276
  • Viral! Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Jogja, Ternyata Biayanya Capai Jutaan

    607 shares
    Share 243 Tweet 152
  • Kecelakaan Moge Vs Jupiter MX di Perempatan Mlangsen Temon, Istri pengendara Meninggal Dunia

    1800 shares
    Share 720 Tweet 450
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.