Headline.co.id, Lumajang ~ Pemerintah Kabupaten Lumajang berkomitmen untuk mengembangkan sektor pertanian sebagai penggerak ekonomi daerah yang memiliki nilai tambah dan daya saing. Komitmen ini disampaikan oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati, dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Senin (15/6/2026). Dalam rapat tersebut, Bupati Indah menegaskan bahwa sektor pertanian menyumbang 31,98 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Lumajang.
Bupati yang dikenal dengan sapaan Bunda Indah ini menekankan pentingnya penguatan sektor pertanian secara menyeluruh. “Pertanian bukan hanya sektor ekonomi terbesar di Lumajang, tetapi juga menjadi sumber penghidupan bagi banyak masyarakat. Karena itu, penguatan sektor ini harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari peningkatan produktivitas, teknologi pertanian, hingga pengembangan nilai tambah produk,” ujarnya.
Tantangan yang dihadapi sektor pertanian saat ini tidak hanya terkait peningkatan hasil produksi, tetapi juga bagaimana menghasilkan produk yang efisien, berkualitas, dan mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif. Untuk mendukung hal ini, Pemkab Lumajang memperkuat infrastruktur pertanian dengan membangun jaringan irigasi di sembilan lokasi dan jalan usaha tani di 21 lokasi pada tahun 2026.
Selain itu, modernisasi pertanian terus didorong melalui penggunaan alat dan mesin pertanian guna meningkatkan efisiensi kerja petani dan mendukung produktivitas sektor pertanian. Pengembangan komoditas unggulan daerah juga menjadi fokus, salah satunya adalah Pisang Mas Kirana yang telah masuk dalam Program One Country One Priority Product (OCOP) bersama Food and Agriculture Organization (FAO).
Bunda Indah menegaskan bahwa pembangunan pertanian ke depan harus mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi petani serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. “Kami ingin pertanian Lumajang terus berkembang menjadi sektor yang produktif, modern, dan memiliki nilai tambah sehingga kesejahteraan petani semakin meningkat,” tegasnya.
Melalui penguatan teknologi, pembangunan infrastruktur, serta pengembangan hilirisasi produk pertanian, Pemkab Lumajang berharap sektor pertanian dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi.




















