Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Pendidikan

Pembahasan RUU Pemilu Dinilai Perlu Dibarengi Revisi UU Partai Politik

Ari Wibowo muhammad by Ari Wibowo muhammad
2 months ago
in Pendidikan
Reading Time: 3 mins read
415 9
A A
0
Pembahasan RUU Pemilu Dinilai Perlu Dibarengi Revisi UU Partai Politik
ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jogja ~ Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu oleh Komisi II DPR saat ini dianggap tidak akan efektif dalam menciptakan pemilu yang demokratis jika tidak disertai dengan revisi Undang-Undang Partai Politik. Para pakar kepemiluan menilai bahwa penguatan internal partai politik sangat diperlukan karena partai politik merupakan pilar utama demokrasi dan representasi politik.

Alfath Bagus Panuntun El Nur Indonesia, S.I.P., M.A., dosen Departemen Politik Pemerintahan UGM, menjelaskan bahwa revisi UU tersebut memang mendesak, namun perlu diingat bahwa masalah pemilu di Indonesia bukan hanya soal teknis pencoblosan atau pilihan sistem terbuka dan tertutup. Pada pemilu 2024, terdapat banyak persoalan mendasar seperti independensi penyelenggara pemilu yang dipertanyakan, kesiapan teknologi yang belum optimal, melemahnya kolaborasi dengan masyarakat sipil, serta persepsi publik mengenai kuatnya pengaruh kekuasaan eksekutif terhadap proses pemilu. Oleh karena itu, menurut Alfath, revisi UU Pemilu seharusnya menjadi momentum untuk memperbaiki ekosistem dan membangun kembali integritas pemilu. “Fokusnya bukan hanya menghasilkan aturan baru, tetapi memastikan kepercayaan publik terhadap demokrasi elektoral bisa dipulihkan,” jelasnya, Senin (15/6).

Contents

  • 1. You might also like
  • 2. Fapet UGM Raih Silver Winner di Media Relations Awards 2026
  • 3. FKG UGM Terima Tiga Rekor MURI Berkat Inovasi Kedokteran Gigi

You might also like

Media Gathering Fapet Menyapa Raih Penghargaan Media Relations Awards

Fapet UGM Raih Silver Winner di Media Relations Awards 2026

5 August 2026
FKG UGM Raih Rekor MURI Usai 3 Tahun Pertahankan Posisi 100 Besar Dunia WURI

FKG UGM Terima Tiga Rekor MURI Berkat Inovasi Kedokteran Gigi

5 August 2026

Alfath menambahkan bahwa meskipun revisi UU Partai Politik penting, hal tersebut bukan satu-satunya solusi. Untuk menciptakan pemilu yang demokratis, perlu didukung oleh ekosistem penyelenggaraan pemilu yang sehat. Evaluasi pasca Pemilu 2024 menunjukkan adanya masalah dalam proses seleksi penyelenggara pemilu yang belum cukup menghadirkan sosok yang kredibel dan profesional. Persoalan teknologi seperti SIREKAP yang sering menimbulkan kontroversi juga menjadi contoh masalah. Selain itu, kemitraan penyelenggara dengan masyarakat sipil dinilai lemah. Bahkan, dalam Pemilu 2024 lalu, terdapat kekhawatiran mengenai dominasi pengaruh kekuasaan presidensial dalam berbagai fase pemilu. “Jadi, kalau revisi hanya berhenti pada pembenahan partai politik, menurut saya kita hanya menyentuh satu bagian kecil dari persoalan,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

Menurut Alfath, reformasi ekosistem kepemiluan secara menyeluruh sangat dibutuhkan saat ini. “Bagi saya, sistem proporsional terbuka sebenarnya lahir dengan niat baik, yaitu memberikan hak kepada pemilih untuk menentukan siapa calon yang ingin mereka pilih secara langsung, bukan dikehendaki partai politik,” ungkapnya. Namun, sistem ini juga memunculkan sejumlah konsekuensi, seperti persaingan antar kandidat dalam partai yang sama dan tingginya biaya politik. Kandidat didorong untuk membangun basis dukungan personal dengan sumber daya yang besar, sehingga pemilu menjadi seperti pasar bebas di mana mereka yang memiliki modal ekonomi lebih kuat lebih diuntungkan. Politik uang menjadi sulit diberantas karena insentifnya tetap tinggi. Oleh karena itu, evaluasi terhadap sistem proporsional terbuka perlu dilakukan secara serius dan berbasis bukti, bukan sekadar berdasarkan preferensi ideologis tertentu. Namun, bagi Alfath, pertanyaannya bukan “terbuka atau tertutup”, melainkan sistem mana yang mampu mendekatkan wakil rakyat dengan pemilih, memperkuat pelembagaan partai, dan mengurangi praktik vote buying.

Alfath juga menjelaskan bahwa distribusi kursi DPR didasarkan pada jumlah penduduk, sehingga daerah dengan populasi besar memperoleh kursi lebih banyak dibanding daerah yang penduduknya sedikit. Namun, hal ini dapat menimbulkan masalah jika pembaruan alokasi kursi tidak dilakukan secara optimal mengikuti perubahan demografi. Akibatnya, nilai satu suara di suatu daerah bisa berbeda dengan daerah lain. Apakah satu daerah satu kursi lebih adil? Belum tentu. Jika semua daerah mendapat jumlah kursi yang sama tanpa memperhatikan jumlah penduduk, justru bisa muncul ketidakadilan baru, karena suara warga di daerah kecil menjadi lebih “berharga” dibandingkan daerah padat penduduk. Oleh karena itu, tantangan yang dihadapi adalah menemukan keseimbangan prinsip kesetaraan warga negara dengan kebutuhan menjaga keterwakilan wilayah.

Masyarakat harus memperhatikan district magnitude, yaitu jumlah kursi yang diperebutkan dalam satu daerah pemilihan. Meskipun hal ini terlihat teknis, tetapi sangat menentukan kualitas representasi. Jika jumlah kursinya terlalu sedikit, hubungan wakil rakyat dengan pemilih bisa lebih dekat, namun suara partai kecil dan kelompok minoritas, termasuk perempuan, lebih sulit terwakili. Sebaliknya, jika jumlah kursinya terlalu banyak, representasi menjadi lebih proporsional, tetapi persaingan antar caleg semakin ketat, biaya politik meningkat, dan hubungan wakil rakyat dengan konstituennya menjadi lebih longgar. Dengan demikian, Alfath menegaskan bahwa persoalannya bukan sekadar permasalahan pemerataan alokasi kursi. “Yang lebih penting dari hal ini adalah menemukan besaran dapil yang seimbang, yakni cukup proporsional untuk menjamin keterwakilan, tetapi tetap menjaga kedekatan dan akuntabilitas wakil rakyat kepada pemilihnya,” tegasnya.

Alfath menyebutkan lima agenda besar yang harus menjadi prioritas agar pemilu di Indonesia dapat berjalan secara ideal. Pertama, membenahi proses rekrutmen penyelenggara pemilu agar lebih profesional, transparan, dan tidak rentan terhadap kompromi politik. Bahkan, perlu dipertimbangkan desentralisasi seleksi penyelenggara di tingkat daerah agar beban tidak terlalu terpusat. Kedua, memperbaiki tata kelola teknologi pemilu. Teknologi harus diuji secara bertahap, diaudit secara berkala, dan dibangun di atas prinsip transparansi. Kasus SIREKAP menunjukkan bahwa inovasi tanpa kesiapan justru dapat menggerus kepercayaan publik. Ketiga, memperkuat masyarakat sipil. Demokrasi yang sehat membutuhkan organisasi masyarakat sipil yang kritis, independen, dan memiliki ruang untuk terlibat dalam pendidikan pemilih serta pengawasan pemilu. Keempat, memperkuat fairness dalam kompetisi politik. Hal ini bisa dilakukan melalui audit investigatif dana kampanye, pengaturan yang lebih ketat terhadap penggunaan sumber daya negara, serta mempertimbangkan moratorium bantuan sosial menjelang pemilu agar tidak menciptakan keuntungan elektoral bagi petahana.

Selain itu, Alfath menekankan pentingnya membatasi konsentrasi kekuasaan presidensial dalam proses pemilu. Ia menegaskan bahwa demokrasi yang sehat membutuhkan wasit yang independen dan aturan main yang setara. Ketika kekuasaan negara terlalu dominan masuk ke arena kompetisi, maka integritas pemilu akan dipertanyakan. “Jadi, kalau ditanya apa kunci pemilu yang ideal, jawaban saya sederhana, bukan sekadar mengganti aturan. Menurut saya yang lebih penting adalah memastikan semua aktor, yakni partai politik, penyelenggara, pemerintah, masyarakat sipil, dan peserta pemilu bermain dalam arena yang sama, dengan aturan yang adil, transparan, dan mendapat legitimasi publik,” pungkasnya.

Tags: Berita JogjaHeadlineJogjaPembahasanRancangan
ADVERTISEMENT
Ari Wibowo muhammad

Ari Wibowo muhammad

Related Stories

Media Gathering Fapet Menyapa Raih Penghargaan Media Relations Awards

Fapet UGM Raih Silver Winner di Media Relations Awards 2026

by Dwina
5 August 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) meraih penghargaan Silver Winner dalam ajang Media Relations Awards (MRA)...

FKG UGM Raih Rekor MURI Usai 3 Tahun Pertahankan Posisi 100 Besar Dunia WURI

FKG UGM Terima Tiga Rekor MURI Berkat Inovasi Kedokteran Gigi

by masfajar
5 August 2026
0

Headline.co.id, Puncak ~ Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada (FKG UGM) berhasil meraih tiga rekor dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI)...

Rektor UGM Tinjau PIONIR, Pastikan Maba Menyambut Dunia Kampus dengan Nyaman

Rektor UGM Pantau Pelaksanaan PIONIR untuk Pastikan Kenyamanan Mahasiswa Baru

by masfajar
4 August 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. dr. Ova Emilia, Ph.D., melakukan kunjungan ke sejumlah fakultas pada hari...

Latihan Angkat Beban Bisa Sehatkan Jantung dan Otak

Manfaat Latihan Angkat Beban untuk Kesehatan Jantung dan Otak

by Fajar
4 August 2026
0

Headline.co.id, Latihan Angkat Beban Ternyata Memiliki Manfaat Yang Signifikan Bagi Kesehatan Jantung Dan Otak ~ menurut penelitian terbaru. Prof. Dr....

Donasi Meningkat di Tengah Ekonomi Sulit, Ekonom UGM Sebut Ada Faktor Keagamaan dan Modal Sosial

Donasi Masyarakat Indonesia Meningkat di Tengah Tekanan Ekonomi, Faktor Keagamaan dan Sosial Jadi Pendorong

by masfajar
4 August 2026
0

Headline.co.id, Di Tengah Situasi Ekonomi Yang Menantang ~ tingkat kedermawanan masyarakat Indonesia justru menunjukkan peningkatan yang signifikan. Berdasarkan laporan World...

Dunia Mulai Batasi Akses Medsos untuk Anak, CfDS UGM: Berpotensi Hambat Hak Anak Dapat Informasi

Pembatasan Media Sosial untuk Anak di Indonesia: Tantangan dan Potensi Hambatan

by Fajar
4 August 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Kebijakan pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun mulai diterapkan di Indonesia, mengikuti...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Apa Itu BEM Kampus Kenali Tugas BEM, Manfaat, dan Perannya di Dunia Perkuliahan

BEM Kampus Adalah Apa? Ini Pengertian, Tugas BEM, dan Bedanya dengan OSIS yang Wajib Diketahui Mahasiswa Baru

18 June 2026
TP-PKK Batam dan Baznas Bersinergi Tingkatkan Moral Masyarakat

TP-PKK Batam dan Baznas Bersinergi Tingkatkan Moral Masyarakat

30 January 2026
Menko Pangan Zulkifli Hasan Tinjau Fasilitas SPPG Gatan 2 di Purbalingga

Menko Pangan Zulkifli Hasan Tinjau Fasilitas SPPG Gatan 2 di Purbalingga

25 January 2026
Bank Mandiri Bergabung dalam Sistem Pembayaran Internasional CIPS

Bank Mandiri Bergabung dalam Sistem Pembayaran Internasional CIPS

15 June 2026
Wisata Kawah Ijen Panic Button

Wisata Kawah Ijen Punya Panic Button, Begini Fungsi dan Hal yang Perlu Diketahui Wisatawan

9 July 2026
Senator Agita Nurfianti Dorong Kemudahan Akses KIP Kuliah dan Evaluasi TKA

Senator Agita Nurfianti Dorong Kemudahan Akses KIP Kuliah dan Evaluasi TKA

6 November 2025
Warga Lumajang Ambil Langkah Proaktif dalam Mitigasi Bencana Gunung Semeru

Warga Lumajang Ambil Langkah Proaktif dalam Mitigasi Bencana Gunung Semeru

28 November 2025

Artikel Terbaru

Korlantas Polri dan Jasa Raharja Perkuat Sinergi Tingkatkan Pelayanan Publik & Keselamatan Lalu Lintas

Korlantas Polri dan Jasa Raharja Tingkatkan Kolaborasi untuk Pelayanan Publik dan Keselamatan Lalu Lintas

5 August 2026
Sosialisasi dan Penertiban ODOL di Tol Jakarta-Tangerang, Operasi Gabungan Korlantas Periksa 57 Kendaraan, 31 Terbukti Melanggar

Operasi Gabungan di Tol Jakarta-Tangerang: 31 Kendaraan Terbukti Langgar Aturan ODOL

5 August 2026
Pamit dari Ditlantas Polda Metro Jaya, Brigjen Pol. Komarudin Titip Pesan Pengabdian

Brigjen Pol. Komarudin Serahkan Jabatan Dirlantas Polda Metro Jaya kepada Kombes Pol. Firman Darmansyah

5 August 2026
“Cuma Dekat”, Alasan Lama yang Tak Pernah Berubah

Kesadaran Keselamatan Berkendara: Tantangan Lama di Tengah Masyarakat

5 August 2026
Lawan Arus Bukan Jalan Pintas, Korlantas Polri Ingatkan Ancaman Kecelakaan dan Sanksi Hukum

Korlantas Polri Tegaskan Bahaya Melawan Arus dan Sanksi Hukum di Jakarta Selatan

5 August 2026
PM Thailand Datang ke Jakarta, Polda Metro Jaya Imbau Pengendara Antisipasi Rekayasa Lalu Lintas

Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas untuk Kunjungan PM Thailand

5 August 2026
Korlantas Polri Minta Masyarakat Tak Mudah Percaya Hoaks di Media Sosial

Korlantas Polri Tegaskan Pentingnya Kewaspadaan Terhadap Hoaks di Media Sosial

5 August 2026

Popular Story

Erlita Dorong Pelajar Batam Hindari Perundungan dan Bijak di Media Sosial
Pemerintah

Erlita Dorong Pelajar Batam Hindari Perundungan dan Bijak di Media Sosial

by masfajar
31 July 2026
0

Headline.co.id, Batam ~ Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota...

Read moreDetails

Mitchell Baker Memimpin Daftar Pencetak Gol Terbanyak di Piala AFF 2026

BMKG Deteksi 44 Titik Panas di Riau, Ancaman Kebakaran Hutan Masih Ada

Korlantas Polri Dalami Penyebab Kecelakaan Maut di Jalur Pantura Indramayu

Persija Fokus Pengembangan Tim di Semifinal Piala Presiden 2026

Bupati Kubu Raya Optimis Kafilah MTQ Raih Tiga Besar di Kalbar

Satlantas Polres Bireuen Tanggap Cepat Tangani Kecelakaan di Jalan Medan-Banda Aceh

Pengendara Diimbau Cari Jalur Alternatif, Jembatan Winongo Bantul Terapkan Buka-Tutup

Tim Gabungan Polda Sumbar dan Polres Pasaman Barat Berhasil Gagalkan Peredaran Ganja

Wakil Bupati Batang Tinjau Dapur MBG untuk Dukung Generasi Emas

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.