Beresiko Terhadap Penyebaran COVID-19, Pemkab Probolinggo Tutup Sementara Seluruh Objek Wisata

  • Whatsapp
Bunderan Serang Kota Probolinggo Jawa Timur
Bunderan Serang Kota Probolinggo Jawa Timur. (ist)

Headline.co.id (Probolinggo, Jawa Timur) ~ Seluruh objek wisata di bawah pengelolaan pemerintah daerah, pemerintah desa dan pengelola milik swasta dilakukan penutupan sementara oleh Pemerintah Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Penutupan tersebut dilakukan selama 14 hari mulai 17 Maret hingga 31 Maret 2020.

baca juga: Kominfo Temukan 242 Hoax Covid 19, Salah Satunya Air Garam dan Cuka Hilangkan Corona

Dalam siaran pers, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Probolinggo Sugeng Wiyanto menyampaikan penutupan ini dilakukan seiring dengan meningkatnya penyebaran virus corona (Covid-19) di Indonesia.

Tak hanya itu, pihaknya juga memperhatikan pernyataan resmi World Health Organization (WHO) yang menyatakan COVID-19 sebagai pandemik global dan pernyataan Presiden Republik Indonesia tentang penyebaran COVID-19 sebagai bencana nasional (bencana non-alam), sehingga Pemkab Probolinggo menetapkan status siaga darurat.

Menurut Sugeng, Penutupan sementara seluruh objek wisata yang ada di Kabupaten Probolinggo tersebut dilakukan sesuai dengan intruksi dari Ibu Bupati Probolinggo serta melakukan komunikasi dengan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Timur.

baca juga: Cegah Penyebaran COVID-19, PT KAI – BPBD Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Kereta dan Lingkungan Stasiun Padang

Sugeng menyampaikan bahwa Pemkab Probolinggo juga mengimbau kepada pengelola obyek wisata Gunung Bromo melalui Resort Cemorolawang Probolinggo untuk juga melakukan penutupan sementara terhitung 17 hingga 31 Maret 2020.

“Selama pelaksanaan penutupan sementara, Satuan Gugus Tugas Penanggulangan Bencana Nonalam dan Percepatan Penanganan COVID-19 melakukan koordinasi, sosialisasi dan pemantauan lapangan,” ungkapnya.

Tak sampai disitu, ia juga memberikan himbauan kepada pengelola hotel, homestay, restoran dan pelaku usaha jasa wisata dalam memberikan pelayanan wajib mengikuti protokol kesehatan yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo.

Protokol kesehatan tersebut meliputi penggunaan hand sanitizer dan thermogun demi mendeteksi suhu tubuh tamu yang datang.

baca juga: Vanessa Angel Ditangkap Bersama Suami, Polisi Temukan 20 Butir Narkoba Jenis Psikotropika

Pemkab Probolinggo terus mengoptimalkan koordinasi, kolaborasi dan sinergi bersama instansi terkait dan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik secara berlebihan.

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui perkembangan penanganan COVID-19 dapat diakses melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo 08113373119 atau call center 112.

Sugeng berharap penutupan objek wisata itu diharapkan dapat memutus rantai penyebaran virus COVID-19 karena bagaimanapun juga destinasi wisata itu merupakan tempat interaksi masyarakat yang beresiko tinggi terhadap penyebaran virus COVID-19.

baca juga: Tamu dari 8 Negara ini Dilarang Masuk ke Indonesia, Negara Mana Saja?

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *