Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita

Mengapa Tukin TNI Naik? Reformasi Birokrasi Jadi Dasar Penyesuaian

Saddam by Saddam
3 months ago
in Berita
Reading Time: 3 mins read
427 4
A A
0
Prabowo Naikkan Tukin TNI, Ini Aturan, Penerima, dan Nilainya

Prabowo Naikkan Tukin TNI, Ini Aturan, Penerima, dan Nilainya

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ Kebijakan tukin TNI naik pada 29 Juli 2026 tidak hanya mengubah angka tunjangan, tetapi juga menandai pembaruan remunerasi setelah aturan sebelumnya berlaku sejak 2018. Presiden Prabowo Subianto menerbitkan Perpres Nomor 42 Tahun 2026 untuk lingkungan TNI dan Perpres Nomor 43 Tahun 2026 untuk pegawai Kementerian Pertahanan. Pemerintah mendasarkan keputusan tersebut pada hasil evaluasi reformasi birokrasi yang menyatakan kedua institusi memenuhi persyaratan kenaikan indeks. Penyesuaian itu selanjutnya memerlukan aturan teknis agar dapat diterapkan secara seragam.

Contents

    • 0.1. BMKG Minta OMC Karhutla Berbasis Prakiraan Cuaca Akurat
    • 0.2. Berapa Tarif Listrik PLN November 2026? Simak Harga per kWh untuk Semua Golongan
  • 1. Mengapa Pemerintah Mengubah Skema Tukin TNI
  • 2. Delapan Tahun Tanpa Penyesuaian Menjadi Konteks Penting
  • 3. Dampak Penyesuaian bagi Struktur Jabatan TNI
  • 4. Kenaikan Tukin Diikuti Tuntutan Akuntabilitas
  • 5. Implementasi Menunggu Aturan Menteri dan Panglima TNI

Dalam konteks kebijakan, tukin TNI naik setelah Kementerian Pertahanan dan TNI tidak memperoleh penyesuaian indeks selama sekitar delapan tahun. Perpres baru menggantikan Perpres Nomor 102 Tahun 2018 dan Perpres Nomor 104 Tahun 2018 yang menjadi rujukan sebelumnya. Perubahan payung hukum ini menghubungkan kenaikan kesejahteraan aparatur dengan capaian reformasi birokrasi dan evaluasi kinerja kelembagaan.

You might also like

BMKG Tekankan Akurasi Prakiraan Cuaca dalam Operasi Modifikasi Cuaca

BMKG Minta OMC Karhutla Berbasis Prakiraan Cuaca Akurat

2 November 2026
Tarif Listrik November 2026 untuk Pelanggan 900 hingga 5.500 VA, Cek Rinciannya

Berapa Tarif Listrik PLN November 2026? Simak Harga per kWh untuk Semua Golongan

2 November 2026

Dampak langsung kebijakan tukin TNI naik terlihat pada perubahan nominal di berbagai kelas jabatan. Tunjangan jabatan bintang empat disebut meningkat dari sekitar Rp37,81 juta menjadi Rp48,61 juta per bulan, sedangkan jabatan bintang tiga berubah dari sekitar Rp34,9 juta menjadi Rp44,87 juta. Kelas jabatan prajurit pada tingkat bawah juga mendapat penyesuaian, meskipun pembayaran aktual masih menunggu ketentuan pelaksanaan.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Mengapa Pemerintah Mengubah Skema Tukin TNI

Alasan utama yang disampaikan Kementerian Pertahanan adalah hasil penilaian reformasi birokrasi. Evaluasi tersebut digunakan pemerintah untuk menilai perkembangan pelaksanaan reformasi birokrasi di kementerian atau lembaga. Hasil asesmen itu kemudian menjadi dasar dalam menentukan kelayakan penyesuaian indeks tunjangan kinerja.

Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menyatakan, “Penilaian tersebut dilakukan oleh Kementerian PANRB berdasarkan asesmen yang berlaku.” Pernyataan ini menegaskan bahwa perubahan tidak ditetapkan hanya berdasarkan usulan internal Kementerian Pertahanan atau TNI, melainkan melalui proses penilaian oleh kementerian yang menangani reformasi birokrasi.

Keterangan yang tersedia juga menyebut aturan tahun 2018 dinilai tidak lagi sesuai dengan perkembangan capaian reformasi birokrasi. Karena itu, pemerintah memilih menerbitkan dua perpres baru, bukan sekadar mengubah daftar nominal melalui petunjuk internal. Langkah tersebut memberi dasar hukum yang lebih kuat bagi penyesuaian tunjangan di dua lingkungan organisasi yang berbeda.

Delapan Tahun Tanpa Penyesuaian Menjadi Konteks Penting

Kementerian Pertahanan menyebut TNI dan kementerian belum memperoleh kenaikan indeks tunjangan kinerja sejak 2018. Selama masa itu, capaian reformasi birokrasi terus dievaluasi. Kondisi tersebut menjadi konteks mengapa pemerintah menilai aturan lama perlu diperbarui.

Rico juga membandingkan posisi TNI dan Kementerian Pertahanan dengan kementerian atau lembaga lain yang telah lebih dahulu memperoleh penyesuaian. Perbandingan itu tidak berarti seluruh instansi menerima besaran yang sama karena setiap kenaikan bergantung pada hasil evaluasi, struktur jabatan, dan kemampuan kebijakan anggaran. Namun, keterlambatan penyesuaian sejak 2018 menjadi salah satu pertimbangan yang disampaikan pemerintah.

Dengan aturan baru, pemerintah berusaha memperkecil jarak antara capaian reformasi birokrasi dan skema remunerasi yang diterima. Kebijakan tersebut juga membawa konsekuensi berupa tuntutan akuntabilitas karena tunjangan kinerja pada dasarnya berkaitan dengan jabatan, capaian organisasi, dan kinerja individu.

Dampak Penyesuaian bagi Struktur Jabatan TNI

Perubahan nominal mencakup posisi perwira tinggi hingga prajurit pada kelas jabatan bawah. Kepala Staf Angkatan yang berada pada jabatan bintang empat disebut memperoleh Rp48,61 juta per bulan. Kepala Staf Umum TNI dan Wakil Kepala Staf Angkatan pada jabatan bintang tiga disebut menerima Rp44,87 juta per bulan.

Pada lapisan bawah, publikasi awal menyebut kelas jabatan 1 memperoleh sekitar Rp2,5 juta dan kelas jabatan 2 sekitar Rp2,9 juta per bulan. Nilai tersebut lebih tinggi dibandingkan patokan lama sekitar Rp1,9 juta dan Rp2 juta. Karena angka dalam pemberitaan ditampilkan dalam bentuk pembulatan, satuan kerja tetap harus menggunakan angka resmi dalam lampiran perpres dan petunjuk teknis saat melakukan pembayaran.

Kenaikan nominal dapat menambah penghasilan bulanan penerima, tetapi tidak serta-merta membuat seluruh prajurit mendapatkan jumlah yang sama. Kelas jabatan, kedudukan, dan pelaksanaan kinerja tetap membedakan besaran tukin. Tunjangan ini juga tidak dapat dibaca sebagai keseluruhan gaji karena penghasilan prajurit terdiri atas komponen yang diatur terpisah.

Kenaikan Tukin Diikuti Tuntutan Akuntabilitas

Hubungan antara reformasi birokrasi dan tunjangan kinerja membuat kebijakan ini memiliki dua sisi. Di satu sisi, pemerintah memberikan penghargaan finansial atas capaian organisasi. Di sisi lain, penerima dan institusi dituntut mempertahankan serta meningkatkan kinerja agar penggunaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan.

Dalam aturan tunjangan sebelumnya, pembayaran berkaitan dengan penilaian reformasi birokrasi, capaian organisasi, dan kinerja individu. Kerangka tersebut menunjukkan bahwa tukin bukan pembayaran yang berdiri sendiri tanpa ukuran kinerja. Aturan teknis baru akan menentukan bagaimana prinsip itu diterapkan setelah nominal diperbarui.

Pemerintah belum menjelaskan dalam bahan yang tersedia mengenai total kebutuhan anggaran akibat penyesuaian tersebut. Karena itu, dampak fiskal tidak dapat dihitung hanya dari nominal per jabatan tanpa mengetahui jumlah penerima, distribusi kelas jabatan, periode berlaku, serta ketentuan pembayaran.

Implementasi Menunggu Aturan Menteri dan Panglima TNI

Tahap berikutnya adalah penyusunan peraturan pelaksanaan di lingkungan Kementerian Pertahanan dan TNI. Aturan turunan diperlukan untuk mengatur prosedur administrasi, penetapan kelas jabatan, pengajuan pembayaran, serta keseragaman penerapan di seluruh satuan kerja.

Keberadaan perpres memberi dasar hukum utama, tetapi pencairan memerlukan kesiapan anggaran dan sistem pembayaran. Oleh sebab itu, pengumuman kenaikan tidak otomatis menunjukkan bahwa seluruh penerima langsung memperoleh nominal baru pada hari yang sama dengan publikasi kebijakan.

Hingga 29 Juli 2026, belum tersedia keterangan rinci dalam bahan mengenai tanggal pembayaran pertama atau mekanisme pembayaran selisih untuk periode sebelumnya. Kepastian tersebut akan bergantung pada aturan teknis dan pengumuman resmi lanjutan dari Kementerian Pertahanan maupun TNI.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: Kementerian PANRBkementerian pertahananPrabowo SubiantoReformasi birokrasiTNITunjangan Kinerja

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Saddam

Saddam

Related Stories

BMKG Tekankan Akurasi Prakiraan Cuaca dalam Operasi Modifikasi Cuaca

BMKG Minta OMC Karhutla Berbasis Prakiraan Cuaca Akurat

by masfajar
2 November 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menekankan penggunaan informasi peringatan dini cuaca sebagai dasar Operasi Modifikasi Cuaca...

Tarif Listrik November 2026 untuk Pelanggan 900 hingga 5.500 VA, Cek Rinciannya

Berapa Tarif Listrik PLN November 2026? Simak Harga per kWh untuk Semua Golongan

by Hendrawan
2 November 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Tarif listrik PT PLN (Persero) untuk 13 golongan pelanggan nonsubsidi dipastikan tidak mengalami kenaikan pada November 2026....

Buntut Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran, Kapolres Sukoharjo Diganti Kapolres Boyolali

Buntut Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran, Kapolres Sukoharjo Diganti Kapolres Boyolali

by Hendrawan
2 November 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Jabatan Kapolres Sukoharjo kini diisi AKBP Indra Maulana Saputra yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Boyolali, menyusul polemik...

Polemik Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran Berujung Pencopotan Kapolres Sukoharjo

Kapolres Sukoharjo dan 3 Anggotanya Dicopot Buntut Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran

by Hendrawan
2 November 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri memeriksa empat personel kepolisian setelah penggeledahan Pondok Pesantren Hamalatul Quran di...

Dugaan Kecurangan TKA SMA 2026 Diselidiki, Kemendikdasmen Buka Pengaduan Masyarakat

Dugaan Kecurangan TKA 2026 Diselidiki Kemendikdasmen

by masfajar
2 November 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyelidiki sejumlah laporan dugaan kecurangan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 untuk...

Pemulihan Gambut Jadi Perhatian dalam Peninjauan Karhutla di OKI

Karhutla OKI, Sumsel Fokus Pencegahan dan Rehabilitasi Gambut

by Aditya
2 November 2026
0

Headline.co.id, Ogan Komering Ilir ~ Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel) Herman Deru menekankan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta rehabilitasi...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Progres Perbaikan Rumah Korban Banjir Bandang di Balangan Terus Berlanjut

Progres Perbaikan Rumah Korban Banjir Bandang di Balangan Terus Berlanjut

28 January 2026

Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Pemkot Kendari Liburkan Siswa dan Bagikan 11.000 Masker

15 March 2020
Kemenag Segera Buka Inpassing Jabatan Fungsional Pengawas Jaminan Produk Halal

Kemenag Siapkan Inpassing Pengawas Jaminan Produk Halal untuk Perkuat Pengawasan

24 August 2026
Bupati Demak Dorong Pembentukan Rumah Kreatif Remaja untuk Pengembangan Potensi

Bupati Demak Dorong Pembentukan Rumah Kreatif Remaja untuk Pengembangan Potensi

9 June 2026
Usut Tuntas Pungli di Pulau Kanawa, Menparekraf Minta Tindakan Tegas

Usut Tuntas! Menparekraf Desak BPOLBF dan Polisi Tindak Pungli di Pulau Kanawa

16 August 2024
Kemkomdigi Panggil Kembali Meta dan YouTube Terkait Kepatuhan Pelindungan Anak

Kemkomdigi Panggil Kembali Meta dan YouTube Terkait Kepatuhan Pelindungan Anak

2 April 2026
Saham BUMI Melonjak 6,32 Persen, Akuisisi Loyal Metals Masuki Tahap Penting

PT Bumi Resources Tbk Makin Dekat Akuisisi Loyal Metals, 99,86 Persen Suara Pemegang Saham Setuju

21 August 2026

Artikel Terbaru

BMKG Tekankan Akurasi Prakiraan Cuaca dalam Operasi Modifikasi Cuaca

BMKG Minta OMC Karhutla Berbasis Prakiraan Cuaca Akurat

2 November 2026
Kemenag Matangkan Pembentukan Tim Koordinasi Penanganan Bencana

Kemenag Matangkan Tim Koordinasi Penanganan Bencana

2 November 2026
Tarif Listrik November 2026 untuk Pelanggan 900 hingga 5.500 VA, Cek Rinciannya

Berapa Tarif Listrik PLN November 2026? Simak Harga per kWh untuk Semua Golongan

2 November 2026
Link Video Karyawan HWI Jepara Viral 9 Menit 48 Detik Diburu Netizen

Link Video Karyawan HWI Jepara 9 Menit 48 Detik Viral, Link Download Ramai Diburu Netizen

2 November 2026
Buntut Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran, Kapolres Sukoharjo Diganti Kapolres Boyolali

Buntut Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran, Kapolres Sukoharjo Diganti Kapolres Boyolali

2 November 2026
Polemik Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran Berujung Pencopotan Kapolres Sukoharjo

Kapolres Sukoharjo dan 3 Anggotanya Dicopot Buntut Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran

2 November 2026
HUT ke-255 Kota Pontianak, 2.000 Pacer Ramaikan Slow Jogging

Slow Jogging Pontianak Diikuti 2.000 Pacer, CFD Bakal Diperluas

2 November 2026

Popular Story

Polda Sumut Tahan Ritman Marbun dalam Kasus Dugaan Penistaan Agama
Hukum

Polda Sumut Tahan Ritman Marbun Terkait Dugaan Penistaan Agama

by Saddam
31 October 2026
0

Headline.co.id, Medan ~ Polda Sumatera Utara menahan kreator konten TikTok Ritman Marbun,...

Read moreDetails

Motor Mahasiswa di Bantul Raib Saat Ditinggal Tidur, Dua Terduga Pelaku Ditangkap Polisi

Polwan Polda Lampung Bagikan Air Minum ke Massa Pendemo

Kemenag Latih 60 Fasilitator Moderasi Beragama di UIN Bandung

Humanis dan Edukatif, Polresta Sleman Catat 690 Teguran Selama 6 Hari Operasi Patuh Progo

UMKM Kubu Raya Diperkuat untuk Atasi Pengangguran dan Perluas Pasar

Karhutla Palangka Raya: 175 Regu Dikerahkan, Wamenko Tinjau

Bareskrim Tetapkan 10 Tersangka Kasus Lab Narkoba di Pidie

Harga Telur Turun, Pemerintah Siapkan Pakan Murah dan Pabrik Tepung

Mengapa BEM UI Gelar Demo 28 Oktober 2026? Ini Lima Isu yang Disuarakan

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.