Headline.co.id, Sampang ~ Polres Sampang menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang kesulitan mendapatkan air akibat kemarau panjang di Kabupaten Sampang, Madura, Selasa (15/9/2026). Bantuan tersebut dikerahkan secara serentak melalui Polres Sampang dan Polsek jajaran ke 14 kecamatan. Secara keseluruhan, sebanyak 40 truk tangki air bersih digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, mulai dari minum, memasak, hingga kebutuhan rumah tangga. Penyaluran dilakukan sebagai respons kepolisian terhadap krisis air yang dialami warga selama musim kemarau.
Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto bersama Ketua Bhayangkari Cabang Sampang Rr Willa Anang memimpin langsung penyaluran air bersih. Salah satu lokasi distribusi berada di Desa Patarongan, Kecamatan Torjun, yang menjadi titik penyaluran bantuan Polres Sampang kepada masyarakat.
Polres Sampang Kerahkan 40 Truk Tangki Air
Di Desa Patarongan, Polres Sampang mengerahkan 10 truk tangki air bersih. Setiap truk memiliki kapasitas 6.000 liter. Selain itu, satu unit kendaraan taktis AWC milik Polres Sampang turut digunakan untuk menyuplai air kepada warga.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Sebanyak 10 truk tangki air bersih dikerahkan ke lokasi. Setiap tangki memiliki kapasitas 6.000 liter. Selain itu, satu unit kendaraan taktis AWC milik Polres Sampang turut digunakan untuk menyuplai air kepada masyarakat,” kata Anang, Selasa (15/9/2026).
Kedatangan rombongan kepolisian disambut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Torjun, pemerintah desa, serta warga. Masyarakat membawa berbagai wadah untuk menampung air bersih yang dibagikan.
Penyaluran air tidak hanya dilakukan di satu lokasi. Aksi kemanusiaan tersebut juga digelar serentak oleh Polsek jajaran Polres Sampang. Total 40 truk tangki air bersih dikerahkan untuk membantu warga yang mengalami kesulitan air di seluruh wilayah yang menjadi sasaran bantuan.
Bantuan Menjangkau Permukiman dan Yayasan Pendidikan
Polres Sampang menyalurkan air bersih ke permukiman warga untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari selama kemarau panjang. Air tersebut dapat digunakan untuk minum, memasak, dan kebutuhan rumah tangga lainnya.
Selain permukiman, bantuan juga diberikan kepada yayasan pendidikan Islam. Penyaluran ini ditujukan untuk mendukung kebutuhan aktivitas pendidikan dan ibadah di yayasan tersebut.
“Bantuan tidak hanya diberikan kepada warga di permukiman. Polres Sampang juga menyalurkan air bersih ke yayasan pendidikan Islam untuk memenuhi kebutuhan aktivitas pendidikan dan ibadah,” ungkapnya.
Distribusi air bersih tersebut dilakukan setelah kemarau panjang menyebabkan sejumlah warga di Kabupaten Sampang kesulitan memperoleh air. Kondisi itu mendorong kepolisian turun langsung menyalurkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Kapolres Sampang Sebut Polri Hadir di Tengah Krisis Air
Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto mengatakan penyaluran air bersih merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah persoalan yang dihadapi masyarakat. Menurut dia, kepolisian tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan solusi ketika warga menghadapi krisis atau bencana kekeringan.
“Kami ingin memastikan bahwa Polri tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga aktif memberikan solusi langsung saat masyarakat menghadapi krisis atau bencana kekeringan seperti sekarang,” jelas Anang.
Di sela penyaluran bantuan, Anang bersama Ketua Bhayangkari Cabang Sampang juga berdoa bersama warga. Doa tersebut dipanjatkan agar hujan segera turun sehingga masyarakat dapat kembali memperoleh air bersih dengan mudah.
Penyaluran air bersih oleh Polres Sampang dan Polsek jajaran menjadi bentuk kepedulian serta respons terhadap kebutuhan masyarakat yang terdampak kemarau panjang di Kabupaten Sampang.
















