Edi Sukmoro: KAI Siap Menopang Pendistribusian Pangan Selama PSBB dengan Aman, Tepat Waktu, dan Efisien

  • Whatsapp
KAI siap Mendistribusikan bahan pangan selama masa PSBB.
KAI siap Mendistribusikan bahan pangan selama masa PSBB.

HeadLine.co.id (Jakarta) – Kebutuhan logistik khususnya pangan semakin meningkat signifikan memasuki bulan puasa Ramadan tahun ini 1441 H, hal ini bertepatan dengan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa wilayah dan kota-kota besar di Indonesia.

Seperti diketahui, PSBB ditempuh agar aktivitas masyarakat di luar rumah maupun mobilisasi antar wilayah kian dipersempit guna mencegah penyebaran Covid-19.

Bacaan Lainnya

Baca juga: Gugus Tugas Nasional Luncurkan Sistem Informasi BLC Guna Meningkatkan Penanganan Covid-19 di Indonesia

Para pelaku usaha jasa distribusi logistik pun diharapkan tetap bekerja agar ketahanan energi dan pangan tetap stabil. Sesuai Permenkes No 9 Tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19, disampaikan bahwa perusahaan transportasi logistik untuk bahan pangan masih dapat beroperasi tanpa pembatasan.

Kondisi ini disikapi oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) dengan terus siap menopang distribusi logistik terlebih dalam masa PSBB yang sudah diterapkan di berbagai daerah.

Baca juga: 350 Orang Lakukan Tes Swab Masal di Stasiun Bogor

“KAI siap mendistribusikan barang retail termasuk pangan seperti beras, buah-buahan, sayur-sayuran, dan lainnya dengan aman, tepat waktu, dan efisien,” ujar Direktur Utama KAI Edi Sukmoro.

KAI memiliki layanan Rail Express yang merupakan layanan angkutan barang Station to Station dengan harga terjangkau yang tersedia di 60 stasiun di Pulau Jawa. Rail Express menggunakan kereta bagasi yang dijalankan khusus sebagai KA Parcel One Night Service (ONS) maupun dirangkaikan pada KA Barang Hantaran Potongan (BHP).

KAI Optimalkan pendistribusian bahan pangan dengan Kereta Api yang memiliki keunggulan lebih dengan moda transportasi lainnya.
KAI Optimalkan pendistribusian bahan pangan dengan Kereta Api yang memiliki keunggulan lebih dengan moda transportasi lainnya.

Baca juga: Terkait Kasus “Nasi Anjing”, Polres Metro Jakarta Utara Periksa 10 Saksi

KA Parcel ONS adalah angkutan barang satu set rangkaian kereta api dengan kapasitas sampai dengan 215 ton dalam tiap perjalanan. Sementara KA BHP adalah angkutan barang yang dirangkaikan dengan KA penumpang dengan kapasitas muatan sampai dengan 20 ton dalam tiap perjalanan.

Bukan hanya melayani angkutan barang dalam jumlah besar yang biasanya dikirim oleh perusahaan/organisasi produsen/distributor barang, Rail Express juga melayani pengiriman barang yang dilakukan oleh perorangan seperti dokumen, sepeda, sepeda motor, bahan makanan, produk industri, produk UMKM, dan sebagainya.

Baca juga: Pasien Meninggal Akibat Covid-19 Didominasi Lansia

“Jadi layanan Rail Express ini juga melayani kiriman barang-barang dari perorangan dengan harga yang sangat terjangkau bagi masyarakat. Selain itu, pendistribusian juga lebih tepat waktu, karena sesuai dengan jadwal keberangkatan/kedatangan kereta,” ungkap Edi.

Tarif angkutan yang dikenakan per kilogramnya ditetapkan berdasarkan relasi stasiun atau stasiun asal dan stasiun tujuan, dengan skema tarif yakni: “Bea Angkutan = berat (Kg) x tarif/Kg” dan berat minimum angkutan retail adalah 5 Kg.

Baca juga: Pengamat Transportasi Sebut Pemberhentian KRL Tidak Efektif Cegah Penyebaran Virus

KAI juga memberikan diskon dengan ketentuan sebagai berikut: Muatan ≥ 2 ton ≤ 5ton akan diberikan diskon sebesar 5%; Muatan > 5 ton ≤ 10 ton akan diberikan diskon sebesar 8%; Muatan > 10 ton akan diberikan diskon sebesar 10%. Adapun diskon akan diberupakan dalam bentuk voucher dan hanya dapat digunakan pada transaksi hari berikutnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *