Kota Solo KLB Corona, Berikut Penjelasan Walikota Solo!

  • Whatsapp
FX Hadi Rudyatmo saat memberikan keteranga Pers terkait Status KLB Kota Solo.
FX Hadi Rudyatmo saat memberikan keteranga Pers terkait Status KLB Kota Solo.

HeadLine.co.id, (Solo) – Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, malam tadi menetapkan status Kota Solo masuk dalam kejadian luar biasa (KLB) virus corona pada Jumat (13/3). Langkah ini diambil karena adanya seorang pasien di RS Moewardi meninggal dunia karena Corona.

“Kota Surakarta dinyatakan KLB Corona,” ujar FX Hadi di Loji Gandrung, Solo, Jumat (13/3).

Bacaan Lainnya

Baca Juga: Antisipasi Merebaknya Penyebaran Virus Corona di Lingkungan Kampus, UI Terapkan PJJ

Hal ini bertujuan untuk mencegah penyebaran virus COVID-19 di Kota Solo. FX Hadi juga tidak mempermasalahkan jika ada pihak-pihak yang mengatakan keputusannya sebagai lockdown.

“Mau dikatakan lockdown boleh, kalau saya melakukan juga salah tidak. Jika salah, mending saya disalahkan orang waras, daripada disalahkan orang sakit,” tegasnya.

Berikut sejumlah keputusan yang diambil FX Hadi dan Pemerintah Kota Solo setelah mengadakan Rapat Koordinasi di Loji Gandrung Surakarta:

1. Kota Surakarta dinyatakan KLB Corona.

2. CFD ditiadakan sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

3. Murid-murid sekolah mulai TK sampai dengan SMA, baik negeri dan swasta, belajar di rumah.

4. Pentas WO Sriwedari, ketoprak diliburkan.

5. Kegiatan OR di GOR Manahan dan Sriwedari ditutup.

6. Destinasi dan transportasi pariwisata ditutup.

7. Upacara dan apel bersama di Balai Kota ditiadakan.

8. Event olahraga dan budaya dibatalkan atau ditunda.

9. Kegiatan kunjungan kerja dan penerimaan kunjungan kerja dibatalkan.

10. Lomba ditunda sampe 2 minggu ke depan.

13. Musrenbang RKPD ditunda selama 2 minggu.

14. Mal dan pasar harus sediakan tempat cuci tangan dan sabun

15. Pemusnahan kelelawar, kalong dan codot di Pasar Depok.

16.Untuk sementara hindari salaman dan cipika-cipiki.

Baca Juga: Satu Pasien Positif Corona di Solo Meninggal

Informasi tambahan yang didapat berkenaan dengan kegiatan belajar dan mengajar di Kota Solo, bahwa mulai hari Senin tgl 16 Maret 2020 sekolah diliburkan sampai 14 hari ke depan. Sambil menunggu perkembangan lebih lanjut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *