Mutiara Headline
banner 325x300
Kirim Berita Suara Pembaca
Hukum

Tragedi Pemakaman Ganda di Pasuruan: Menantu dan Janin Meregang Nyawa Akibat Pelecehan Seksual

0
×

Tragedi Pemakaman Ganda di Pasuruan: Menantu dan Janin Meregang Nyawa Akibat Pelecehan Seksual

Sebarkan artikel ini
Tragedi Pemakaman Ganda di Pasuruan: Menantu dan Janin Meregang Nyawa Akibat Pelecehan Seksual
Tragedi Pemakaman Ganda di Pasuruan: Menantu dan Janin Meregang Nyawa Akibat Pelecehan Seksual. Image By WartaBromo

Tragedi Pemakaman Ganda di Pasuruan: Menantu dan Janin Meregang Nyawa Akibat Pelecehan Seksual ~ Headline.co.id (Pasuruan). Suatu tragedi mengerikan melanda Desa Parerejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, saat seorang mertua mengakhiri hidup menantunya, Fitria Almuniroh Hafidloh Diyanah (23), dan juga nyawa janin berusia 6 bulan yang dikandungnya. Kejadian tragis ini terjadi pada Selasa (31/10/2023) di rumah keluarga mereka.

Kronologi kejadian ini diungkap oleh Kompol Hari Aziz, Wakapolres Pasuruan, dalam konferensi pers pada Kamis (2/11/2023). Pelaku, Khoiri, yang juga ayah dari suami korban, tega melakukan tindakan keji tersebut saat suami korban sedang melakukan interview di sebuah perusahaan.

Menurut Kompol Aziz, pelaku, yang dalam kondisi berdua dengan korban di rumah mereka, tiba-tiba mengalami hasrat tidak senonoh. Mertua tersebut menciumi menantunya, Fitria, yang pada saat itu sedang berbaring di kamarnya. Kondisi ini membuat Fitria ketakutan dan berteriak meminta pertolongan.

“Karena hasratnya muncul, mertuanya ini menciumi mantunya. Setelah itu korban ini berteriak-teriak,” ungkap Kompol Aziz.

Melihat kondisi semakin kacau, pelaku panik dan berlari ke dapur, mengambil sebilah pisau, dan kembali menyerang Fitria. Leher Fitria disayat oleh mertuanya sendiri, meninggalkan korban dalam keadaan bersimbah darah.

Ketika suami korban pulang, ia mendapati rumahnya terkunci dan melihat ayahnya duduk di dalam. Setelah membuka pintu dengan susah payah, suami korban menemukan istrinya yang sudah tak bernyawa di dalam kamar bersama janin yang juga tak sempat diselamatkan.

“Sang suami langsung menuju ke dalam kamar melihat korban dalam keadaan bersimbah darah dengan leher luka,” jelas Kompol Aziz.

Mengguncang hati warga sekitar, korban dan janinnya dimakamkan pada Rabu (1/11/2023) setelah proses otopsi oleh pihak berwajib. Pelaku, ayah dari suami korban, berhasil ditangkap dan kini menghadapi proses hukum atas perbuatannya yang mengerikan. Tragedi ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat Purwodadi serta menyoroti urgensi perlindungan terhadap korban pelecehan seksual.

Pasang Iklan diliput Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mertua Yang Tega Membunuh Menantunya Yang Sedang Hamil
Hukum

Kejamnya Tragedi: Mertua Tega Habisi Nyawa Menantu Hamil ~ Headline.co.id (Pasuruan). Tragedi kejam menghantui Dusun Blimbing, Desa Parerejo, Kabupaten Pasuruan, ketika Khoiri (52) tega membunuh menantunya, Fitria Almuniroh Hafidloh Diyanah…