HEADLINE.CO.ID, PASURUAN ~ Kecelakaan maut kembali terjadi di kawasan wisata Gunung Bromo, Jumat (30/5) pagi. Sebuah mobil jip wisata yang mengangkut wisatawan mengalami kecelakaan tunggal di jalur Letter S, Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Akibat insiden tersebut, sopir jip dan seorang wisatawan asal Semarang meninggal dunia, sementara satu penumpang lainnya mengalami luka-luka.
Peristiwa itu terjadi saat kendaraan jip wisata yang berangkat dari kawasan Tumpang, Kabupaten Malang, melaju menuju Lautan Pasir Bromo. Kendaraan diduga kehilangan kendali ketika melintasi jalur menurun yang dikenal memiliki medan cukup ekstrem sebelum akhirnya menghantam tebing batu.
Ketua Paguyuban Hardtop Bromo wilayah Pasuruan, Widian Dharma Singgih, membenarkan lokasi kecelakaan tersebut berada di jalur Letter S yang sebelumnya juga pernah menjadi lokasi kecelakaan wisatawan.
“Lokasi kecelakaan jalur leter S, Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Lokasi yang sama dengan kecelakaan yang dialami wisatawan Korea tempo hari,” kata Widian Dharma Singgih.
Kecelakaan Terjadi Saat Jip Menuju Lautan Pasir Bromo
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula ketika jip wisata berwarna oranye dengan nomor polisi BG 1478 EF melaju dari arah Bukit Dingklik menuju Lautan Pasir Bromo.
Saat memasuki jalur Letter S di wilayah Desa Wonokitri, kendaraan yang membawa tiga penumpang tersebut diduga hilang kendali. Jip kemudian menabrak tebing batu dengan keras hingga mengalami kerusakan berat pada bagian kendaraan.
Benturan keras tersebut menyebabkan sopir dan satu wisatawan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara seorang penumpang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka dan mendapatkan penanganan medis.
Kondisi kendaraan pascakecelakaan tampak rusak parah. Polisi juga memasang garis polisi di sekitar bangkai kendaraan untuk kepentingan penyelidikan.
Polisi Datangi Lokasi, Korban Sudah Dievakuasi
Petugas Satlantas Polres Pasuruan yang tiba di lokasi kejadian tidak lagi menemukan korban karena seluruh korban telah lebih dahulu dievakuasi ke fasilitas kesehatan.
Kapos Lantas Kejayan, Aiptu Sugeng Wahono, mengatakan petugas hanya menemukan kendaraan yang telah mengalami kerusakan berat saat tiba di lokasi.
“Saat kami konfirmasi ke Puskesmas Sukapura, para korban sudah dibawa ke Malang, sehingga kami belum mendapat identitas korban,” ujar Sugeng Wahono.
Menurut informasi yang diperoleh, para korban sempat dibawa ke Puskesmas Sukapura, Kabupaten Probolinggo, sebelum kemudian dirujuk ke Malang.
Polisi Tetap Lakukan Penyelidikan Meski Tidak Ada Laporan
Meski peristiwa tersebut dikategorikan sebagai kecelakaan tunggal dan tidak ada laporan resmi dari pihak korban, kepolisian memastikan proses penyelidikan tetap dilakukan.
Aiptu Sugeng Wahono menyatakan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pimpinan untuk menindaklanjuti penanganan kasus tersebut.
“Kami segera koordinasikan dengan pimpinan,” terangnya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Derie Fradesca menegaskan bahwa penyelidikan tetap dilakukan guna mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan.
“Pihak korban tidak membuat laporan. Kejadian ini masuk laka tunggal. Namun kami tetap akan memeriksa saksi-saksi dan melakukan penyelidikan,” pungkasnya.
Jalur Letter S Kembali Jadi Sorotan
Kecelakaan ini kembali menyoroti jalur Letter S di kawasan Desa Wonokitri yang menjadi salah satu akses menuju destinasi wisata Gunung Bromo. Jalur tersebut dikenal memiliki kontur jalan berkelok dan menurun sehingga membutuhkan kehati-hatian tinggi bagi pengemudi, terutama kendaraan wisata yang membawa penumpang.
Hingga kini, pihak kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan yang menewaskan dua orang tersebut.




















