Mutiara Headline
banner 325x300
Kirim Berita Suara Pembaca
BeritaDaerah

Misteri Gumpalan Hitam di Pantai Gunungkidul? Ini Penjelasan DLH

3248
×

Misteri Gumpalan Hitam di Pantai Gunungkidul? Ini Penjelasan DLH

Sebarkan artikel ini
Penampakan gumpalan hitam di pinggir Pantai Slili dan Krakal Kabupaten Gunungkidul
Penampakan gumpalan hitam di pinggir Pantai Slili dan Krakal Kabupaten Gunungkidul. Foto: dok. SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah II Baron

Misteri Gumpalan Hitam di Pantai Gunungkidul? Ini Penjelasan DLH ~ Headline.co.id (Gunungkidul). Pantai-pantai yang indah di Gunungkidul, seperti Pantai Krakal dan Pantai Slili, belakangan ini menjadi sorotan karena adanya gumpalan hitam yang muncul di sepanjang garis pantai tersebut. Meskipun sempat menimbulkan kekhawatiran, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gunungkidul memberikan kabar baik dengan menyatakan bahwa gumpalan hitam tersebut tidak berbahaya.

Baca juga: Kapan Jogja Hujan? Ini Penjelasan dari BMKG

Dilansir Headline.co.id dari DetikJogja pada Selasa (10/10/23), Kepala DLH Gunungkidul, Hary Sukmono, mengungkapkan bahwa sampai saat ini gumpalan hitam ini tidak dianggap berbahaya. Meskipun begitu, gumpalan tersebut memiliki tekstur yang lengket, mirip dengan minyak, sehingga membersihkannya bukan tugas yang mudah.

Hary menjelaskan, “Hanya memang kayak minyak dan kemarin saya ambil dan cuci pakai sabun itu hilang lagi, cuma yang nempel di sepatu nggak hilang-hilang.” Hal ini mengindikasikan bahwa gumpalan hitam ini bisa menempel pada permukaan, membuatnya sulit untuk dibersihkan sepenuhnya.

Pihak berwenang saat ini sedang melakukan penelitian lebih lanjut terkait dengan sampel gumpalan hitam dan sampel air yang diambil dari area tersebut. Penelitian ini sedang berlangsung di laboratorium dan hasilnya diharapkan akan tersedia dalam kurun waktu lima hari ke depan.

Baca juga: Mantan Atlet Bulu Tangkis Indonesia Ungkap Foto Viral Pertemuan Firli Bahuri dan SYL di Gor Jakarta

Hary menjelaskan lebih lanjut, “Terakhir kami ke sana, kami cek, terus kami ambil sampel, kita kan juga tidak serta merta selesai, masih proses di lab kurang lebih lima hari. Karena ada yang cairan, ada yang gumpalan, itu kita pisahkan, nanti kita tahu itu apa sebenarnya.”

Penting untuk dicatat bahwa gumpalan hitam ini telah mulai berkurang, begitu juga dengan bau yang ditimbulkannya. Hary juga memberikan imbauan kepada masyarakat setempat agar tetap berhati-hati dalam melakukan aktivitas di pantai tersebut.

“Untuk masyarakat di sana saya mengimbau untuk tetap melakukan aktivitas dengan hati-hati, yang berdagang terus berjualan, wisatawan tetap berkunjung. Spot gumpalan di Krakal hanya beberapa ratus meter dan kemarin juga sudah mulai terurai, baunya juga sudah tidak menyengat lagi,” ungkapnya.

Hary berharap bahwa langkah-langkah pembersihan yang dilakukan bersama Tim SAR akan membantu memulihkan kondisi laut secara alami. Ia juga berharap bahwa tidak ada pihak yang merasa dirugikan akibat kejadian ini.

Baca juga: Peningkatan Aktivitas Vulkanik Gunung Merapi: BPPTKG Catat 30 Gempa Guguran

“Yang jelas kita di sana dengan teman-teman SAR kemarin pada tempat kejadian itu sudah kita singkirkan, kemudian mudah-mudahan dapat ada pemulihan sendiri. Karena sampai sekarang kita belum tahu itu apa kemudian disebutnya apa, dan dari mana asalnya,” harapnya.

Hary menambahkan, “Yang jelas mudah-mudahan tidak ada lagi, masyarakat bisa beraktivitas kembali, dan tidak ada yang dirugikan, baik itu manusia, masyarakat, usaha dagang, dan alam tidak dirugikan.” Dengan harapan ini, masyarakat dan pihak berwenang bekerja sama untuk menjaga keindahan pantai-pantai Gunungkidul dan lingkungannya.

Terimakasih telah membaca Misteri Gumpalan Hitam di Pantai Gunungkidul? Ini Penjelasan DLH jangan lupa baca berita lainnya di Headline.co.id atau bisa juga baca berita kami di Google News.

Baca juga: SD Budi Mulia Dua Pandeansari Sukses Gelar ‘Gelar Griya’ yang Meriah dan Bermakna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *