Mutiara Headline
banner 325x300
Kirim Berita Suara Pembaca
BeritaDaerahPemerintah

Menag Yaqut Serahkan Santunan BPJamsostek Rp 183 Juta Kepada Petugas Haji Asal Banyumas Saat Tugas

2345
×

Menag Yaqut Serahkan Santunan BPJamsostek Rp 183 Juta Kepada Petugas Haji Asal Banyumas Saat Tugas

Sebarkan artikel ini
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. ANTARA/ Dok Humas Kemenag

Menag Yaqut Serahkan Santunan BPJamsostek Rp 183 Juta Kepada Petugas Haji Asal Banyumas Saat Tugas ~ Headline.co.id (Banyumas). Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas menyerahkan manfaat perlindungan dan beasiswa anak kepada ahli waris patugas haji yang meninggal dunia di Arab Saudi. Petugas tersebut merupakan Ahmad Ridlo warga Banyumas.

Baca juga: Warga Sumsel di Tangkap Polisi di Bantul dengan Kasus Penipuan Jenglot 17 Juta

Ahmad Ridlo merupakan salah satu anggota Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) kloter 73. Ahmad Ridlo merupakan seorang guru Madrasah Aliyah Negeri 3 Banyumas dan juga merupakan pengasuh Ponpes Darul Ulum Sirau Kemranjen tersebut meninggalkan seorang istri dan anak yang masih mengenyam pendidikan di tingkat SMP.

Yaqut menyatakan bahwa Kementerian Agama juga merasakan kehilangan atas meninggalnya almarhum. Oleh karena itu, manfaat perlindungan yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan tersebut menjadi simbol penghormatan bagi almarhum atas segala jasa-jasanya.

Baca juga: Estimasi Harga Rumah di Jakarta untuk Hunian Nyaman dan Asri

“Kami semua menyadari bahwa menjadi petugas tidak mudah apalagi kemarin jamaah haji kita didominasi oleh jamaah lansia, kurang lebih 60 ribu jamaah, sehingga coverage yang diberikan oleh BPJS (Ketenagakerjaan) ini tentu akan sangat bermakna buat teman-teman yang kemarin bertugas,” ucapnya melalui rilisnya, Selasa (22/8/2023).

Untuk memberikan rasa aman dan bebas cemas saat bekerja, katanya, Kemenag membekali para petugas haji yang berjumlah 4.600 orang dengan perlindungan jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan yang terdiri dari Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Baca juga: Antisipasi Darurat Sampah, Anggota DPRD Kulon Progo Usulkan Pengelolaan Sampah Selesai di Tingkat Desa

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko Cahyo mengatakan bahwa kejadian ini diharapkan mampu mengetuk hati para pemberi kerja. Sebab, terdapat risiko yang dihadapi oleh tenaga kerjanya, termasuk juga petugas yang telah mendedikasikan diri untuk melayani para jemaah haji di tanah suci. Oleh karena itu perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan menjadi hal yang wajib dimiliki para pekerja.

“Kami atas nama BPJS Ketenagakerjaan mengucapkan duka yang mendalam atas musibah yang terjadi. Manfaat yang kami berikan merupakan hak almarhum sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dan bukti negara hadir melindungi warganya,” katanya.

Baca juga: Polres Bantul Berhasil Ringkus Pelaku Pencurian Dengan Modus Ganjal Mesin ATM

“Tentu sebesar apapun manfaat ini, tidak akan pernah bisa menggantikan kehadiran almarhum di tengah-tengah keluarga. Namun setidaknya almarhum telah meninggalkan bekal bagi istri dan anaknya untuk bisa melanjutkan kehidupan dengan layak dan meneruskan pendidikan hingga lulus kuliah,” tambah Anggoro.

Terpisah Kepala Kantor BPJS Ketenagakarjaan Cabang Yogyakarta, Teguh Wiyono menyampaikan turut bela sungkawa atas meninggalnya petugas haji atas nama Ahmad Ridlo. Menurut Teguh penyerahan santunan ini merupakan bukti bahwa negara hadir di tengah masyarakat yang mengalami musibah.

“Semoga santunan untuk ahli waris almarhum Ahmad Ridlo ini dapat bermanfaat khususnya untuk para keluarga yang ditinggalkan,” kata Teguh.

Baca juga: Ajukan Pinjaman Uang Ke BPD DIY 116 Miliar, Pemda DIY Akan Beli Alat Pemilah Sampah dan Tingkatkan Kualitas Jalan Provinsi

Teguh juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah dan Kementerian Agama lantaran telah melindungi seluruh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Tahun 2023 kedalam program BPJS Ketenagakerjaan.

“Teguh menambahkan bahwa BPJS Ketenagakerjaan mempunyai 5 program perlindungan yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP),” ujar Teguh.

Terimakasih telah membaca Menag Yaqut Serahkan Santunan BPJamsostek Rp 183 Juta Kepada Petugas Haji Asal Banyumas Saat Tugas jangan lupa baca berita lainnya di Headline.co.id atau bisa juga baca berita kami di Google News.

Baca juga: Ini Dafar Nama Bacaleg DPRD Kulonprogo yang Di Umumkan KPU Untuk Pemilu 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *