Mutiara Headline
banner 325x300
Kirim Berita Suara Pembaca
BeritaDaerahPemerintah

Ajukan Pinjaman Uang Ke BPD DIY 116 Miliar, Pemda DIY Akan Beli Alat Pemilah Sampah dan Tingkatkan Kualitas Jalan Provinsi

7673
×

Ajukan Pinjaman Uang Ke BPD DIY 116 Miliar, Pemda DIY Akan Beli Alat Pemilah Sampah dan Tingkatkan Kualitas Jalan Provinsi

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Gambar TPST Piyungan
Ilustrasi Gambar TPST Piyungan. (ist)

Ajukan Pinjaman Uang Ke BPD DIY 116 Miliar, Pemda DIY Akan Beli Alat Pemilah Sampah dan Tingkatkan Kualitas Jalan Provinsi ~ Headline.co.id (Jogja). Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta akan mengajukan pinjaman senilai Rp 116 Miliar ke Bank BPD DIY. Hal tersebut di sampaikan oleh Daerah (Sekda) DIY Beny Suharsono.

Baca juga: Ini Dafar Nama Bacaleg DPRD Kulonprogo yang Di Umumkan KPU Untuk Pemilu 2024

“Kami berencana menggunakan pinjaman daerah untuk menopang infrastruktur, salah satunya penanganan sampah,” kataSekda DIY Beny Suharsono, Minggu (20/8/2023).

Dari uang pinjaman tersebut Pemda DIY berencana menggunakan pinjaman Rp100 miliar dipakai untuk penanganan sampah dan sisanya untuk peningkatan kualitas jalan provinsi.

Alat pemilah sampah senilai Rp100 miliar itu akan dibeli pada 2024 dan ditempatkan di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan.

Baca juga: Apakah Caleg Pilihan Mu Ada? Ini Daftar Nama Bacaleg DPRD Sleman Yang Ditetapkan KPU

Pemda DIY sudah menjajaki kerja sama dengan beberapa investor, seperti PLN dan IKEA, untuk mengolah sampah dari Kota Jogja, Kabupaten Sleman, dan Kabupaten Bantul yang ditampung di TPST Piyungan. Kerja sama itu akan dijalankan dalam mekanisme kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU).

Sebelum KPBU berjalan, sampah organik di Piyungan akan diolah memakai alat pengolah sampah seharga Rp100 miliar. Setelah ada KPBU, sampah akan diolah oleh badan usaha menggunakan teknologi yang ditawarkan badan usaha tersebut.

Baca juga: Ditemani Menko Polhukam ini Alasan Wapres Ma’ruf Amin Bakal Berkantor di Papua Mulai 4 September

“Alat pemilih ini untuk penangananan sampah sebelum KPBU. Nanti kami kerja sama dengan pihak ketiga, bisa swasta,” kata Plt Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan (Bappeda) DIY, Tri Saktiyana.

Melalui alat tersebut, sampah organik dan anorganik akan dipisah, kemudian sampah organik akan diolah dengan metode yang masih dikaji. “Nanti ada pilihan teknologi misal refused derived fuel [RDF], atau incinerator atau penanganan sampah yang bersifat organik dengan macam-macam teknologinya,” katanya.

Menurut Tri, pengelolaan sampah anorganik diserahkan kepada tiap kabupaten dan kota. Provinsi akan mengolah sampah tingkat akhir, atau yang hanya menyisakan residu.

Baca juga: Lokasinya Ada di Klaten, Ini Nama Unik Jempatan Terpanjang di Tol Jogja Solo

Mantan Penjabat Bupati Kulonprogo itu menambahkan Pemda DIY menargetkan pinjaman daerah kepada Bank BPD DIY dilunasi dalam jangka waktu sekitar lima tahun. Saat ini DPRD DIY masih mengkaji rencana Pemda DIY mengajukan pinjaman daerah tersebut. Selain digunakan untuk pembelian alat pengolah sampah, pinjaman daerah tersebut juga akan digunakan untuk peningkatan jalan provinsi yang kondisinya rusak.

Wakil Ketua DPRD DIY, Huda Tri Yudiana, menyetujui rencana pengajuan pinjaman daerah tersebut. Menurutnya langkah Pemda DIY mengajukan pinjaman tersebut sebagai upaya percepatan pembangunan. “Saya pribadi itu tidak masalah. Saya mendukung untuk pengadaan pembelian alat pemusnah sampah dan infrastruktur,” katanya.

Baca juga: Pimpin HUT Provinsi Jawa Tengah, Ganjar Pranowo Ajak Kolaborasi Membangun Ekonomi

DPRD DIY pun tengah mengkaji rencana Pemda DIY tersebut. Beberapa hal yang menjadi pertimbangan DPRD DIY yakni jangka waktu pelunasan pinjaman tersebut. Menurutnya agar tidak memberatkan keuangan daerah, pinjaman tersebut dapat dilunasi Pemda DIY dalam jangka waktu sekitar tiga sampai empat tahun.

Pembahasan pinjaman daerah tersebut masih terus bergulir dan akan dibahas lebih lanjut oleh Badan Anggaran DPRD DIY. Keputusan akhir dari Dewan diperkirakan keluar sekitar pertengahan November 2023.

Baca juga: Datang ke Medan, Jokowi Tinjau Harga Pangan di Pasar Sukaramai

“Nanti bersamaan dengan penetapan APBD 2024. Target kami selesai November [2023] awal atau pertengahan, supaya nanti proses di Kementerian Dalam Negeri [persetujuan Kemendagri] bisa dua bulan, supaya nanti awal tahun sudah bisa dioperasikan [alat pemilah sampah],” katanya.

Terimakasih telah membaca Ini Pinjam Uang Ke Bank BPD DIY 116 Miliar, Pemda DIY Akan Beli Alat Pemilah Sampah dan Tingkatkan Kualitas Jalan Provinsi jangan lupa baca berita lainnya di Headline.co.id atau bisa juga baca berita kami di Google News.

Baca juga: Hari Kemerdekaan, Ganjar Pranowo Beri Kado Rehab Rumah Untuk Veteran AL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ilustrasi Permasalahan Sampah di Jogja
Daerah

Headline.co.id, Yogyakarta ~ Permasalahan sampah di Kota Yogyakarta semakin memprihatinkan, mendorong berbagai pihak, termasuk Komisi C DPRD Kota Jogja, untuk mencari solusi bersama. Ketua Komisi C DPRD Kota Jogja, Ririk…