Mutiara Headline
banner 325x300
Kirim Berita Suara Pembaca
Daerah

Dukung Purworejo Berdaya Saing 2025, Pemkab Purworejo Gelar Sosialisasi SPBE Untuk Perangkat Daerah

200
×

Dukung Purworejo Berdaya Saing 2025, Pemkab Purworejo Gelar Sosialisasi SPBE Untuk Perangkat Daerah

Sebarkan artikel ini
Dinas Kominfostasandi Sosialisasikan SPBE bagi Perangkat Daerah Purworejo
Dinas Kominfostasandi Sosialisasikan SPBE bagi Perangkat Daerah Purworejo

Dukung Purworejo Berdaya Saing 2025, Pemkab Purworejo Gelar Sosialisasi SPBE Untuk Perangkat Daerah ~ Headline.co.id (Purworejo). Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Kominfostasandi) Kabupaten Purworejo menggelar Sosialisasi Arsitektur dan Peta Rencana Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di ruang Arahiwang Setda Purworejo pada Kamis, 2/2/2023.

Baca juga: Harga All New Honda Brio: Kelebihan dan Kekurangan Semua Jenis dan Tipe

Kegiatan Sosialisasi tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Drs Said Romadhon, Kepala Dinas Kominfostasandi Yudhie Agung Prihatno SSTP MM, Sekretaris Dinas Kominfostasandi Drs Unang Nurhidayat, Kepala Bidang Pengembangan dan Pengelolaan Pelayanan Kota Cerdas Rahayu Slamet ST Meng, tenaga ahli dari Digitama Sinergi Indonesia Pradiptya Setiahadi Skom MSe selaku Arsitektur SPBE dan diikuti 82 peserta yang terdiri dari tim pengarah dan tim pelaksana SPBE di seluruh perangkat daerah.

Aturan terkait penyelenggaraan SPBE tertuang dalam Peraturan Presiden nomor 95 tahun 2018 tentang SPBE dan Peraturan Presiden nomor 132 tahun 2022 tentang Arsitektur SPBE. SPBE yang dulu dikenal dengan E-Goverment ini merupakan penyelenggaraan pemerintahan yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk memberikan layanan kepada Masyarakat.

Baca juga:  Sholawat Maulid SimTudduror Lirik Text Arab Latin Indonesia

Dalam arahannya Drs Said Romadhon menyampaikan bahwa SPBE ini sebagai langkah percepatan reformasi birokrasi yang merupakan pengoptimalan sistem penyelenggaraan pemerintahan. Dengan adanya digitalisasi di pemerintah, maka pelayanan pemerintah menjadi lebih mudah dan cepat sehingga sehingga bisa menarik para investor. Investasi di Kabupaten Purworejo masih kecil, karena daya ungkit APBD hanya 13% untuk pertumbuhan ekonomi, dan sisanya swasta. Pemerintah harus memfasilitasi dengan peizinan, percepatan, dan pelayanannya.

Sementara Kepala Dinas Kominfostasandi Yudhie Agung Prihatno SSTP MM meyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk mendukung terwujudnya visi-misi Bupati Purworejo yaitu Purworejo Berdaya Saing 2025. Tanggung jawab ini tidak semata-mata bagi Dinkominfostasandi tetapi juga merupakan tanggung jawab bagi semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Purworejo.

Baca juga: Sholawat Maulid SimTudduror Lirik Text Arab Latin Indonesia

“Jadi kegiatan kali ini akan memberikan pengertian, sosialisasi, gambaran dan memberikan tugas pada masing-masing OPD terkait dalam mendukung terwujudnya SPBE,” jelasnya.

Berdasarkan evaluasi tahun 2021 capaian SPBE Kabupaten Purworejo mendapatkan indeks sebesar 2,34. Indeks ini sudah diatas rata-rata Nasional, tetapi secara Provinsi Jawa Tengah nilai termasuk dalam kategori cukup. Harapannya di tahun-tahun selanjutnya bisa meningkat menjadi baik atau bahkan memuaskan. Untuk mewujudkan ini memerlukan kolaborasi dan dukungan semua pihak dalam updating data, pembuatan aplikasi dan pemanfaatan aplikasi, serta membudayakan digitalisasi baik di internal Pemerintah Daerah maupun dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Baca juga: Keutamaan Bacaan Sholawat Munjiyat Arab, Latin dan Artinya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *