Headline.co.id, Padang ~ Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, mencatat 25.158 kepala keluarga (KK) telah mendaftar Perlindungan Sosial (Perlinsos) hingga 30 Oktober 2026. Capaian tersebut setara sekitar 39,3 persen dari target pendaftaran sekitar 64.000 KK, yang merupakan target terbesar di Kota Padang. Pemerintah kecamatan terus memperluas pelayanan melalui loket di kantor kelurahan dan pendataan dari rumah ke rumah. Warga masih memiliki kesempatan mendaftar dan memperbarui data sosial ekonomi karena masa pendaftaran diperpanjang hingga 31 Desember 2026.
Perpanjangan waktu itu diberikan untuk membuka akses lebih luas bagi masyarakat yang belum melakukan pendaftaran maupun pemutakhiran data. Kecamatan Koto Tangah mengimbau warga, terutama yang tercatat dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), agar segera memanfaatkan kesempatan tersebut.
Pendaftaran Perlinsos Koto Tangah Masih Berlangsung
Camat Koto Tangah Rio Ebu Pratama mengatakan, pendaftaran Perlinsos masih berlangsung dengan melibatkan agen Perlinsos di seluruh kelurahan. Pelayanan disediakan melalui loket di kantor kelurahan serta secara langsung dari rumah ke rumah.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Pola pelayanan tersebut ditujukan untuk menjangkau warga yang membutuhkan pendampingan dalam proses pendaftaran. Agen Perlinsos membantu masyarakat melakukan pendaftaran sekaligus memastikan data yang disampaikan sesuai dengan kondisi terkini.
“Kami terus menggencarkan sosialisasi dan memfasilitasi masyarakat agar proses pendaftaran berjalan lebih mudah. Warga yang belum mendaftar diharapkan segera memanfaatkan perpanjangan waktu yang diberikan,” ujar Rio.
Hingga 30 Oktober 2026, sebanyak 25.158 KK telah mendaftar dari target sekitar 64.000 KK. Berdasarkan angka tersebut, capaian pendaftaran di Kecamatan Koto Tangah berada pada kisaran 39,3 persen.
Target Pendaftaran Mencapai 40 Persen
Pemerintah Kecamatan Koto Tangah menargetkan capaian pendaftaran mencapai 40 persen hingga akhir 2026. Untuk mengejar sasaran itu, koordinasi dengan kelurahan terus diperkuat melalui sosialisasi dan pendampingan langsung kepada masyarakat.
Koto Tangah tercatat sebagai kecamatan dengan target pendaftaran Perlinsos terbesar di Kota Padang. Besarnya target tersebut membuat pemerintah kecamatan terus mengoptimalkan berbagai saluran pelayanan agar masyarakat dapat mengakses proses pendaftaran dengan lebih mudah.
Strategi pelayanan jemput bola menjadi salah satu upaya mengatasi kendala warga dalam mengakses layanan. Melalui pendekatan tersebut, agen Perlinsos dapat mendatangi warga yang memerlukan bantuan dan memberikan pendampingan dalam proses pendaftaran.
Selain membantu proses administrasi, pendampingan itu juga diarahkan untuk memastikan data sosial ekonomi yang disampaikan sesuai dengan kondisi terbaru masyarakat. Pemutakhiran data menjadi bagian dari proses pendaftaran Perlinsos yang masih berjalan di seluruh kelurahan.
Pendaftaran dan pemutakhiran data sosial ekonomi dinilai penting untuk mendukung perencanaan serta penyaluran program perlindungan sosial. Data yang akurat membantu pemerintah memperoleh gambaran mengenai kondisi masyarakat dan menjadi salah satu dasar dalam menentukan sasaran program sesuai ketentuan yang berlaku.
Karena itu, Kecamatan Koto Tangah mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dan tidak menunda pendaftaran hingga mendekati batas waktu. Perpanjangan masa pendaftaran sampai 31 Desember 2026 diharapkan memberi waktu yang cukup bagi warga untuk melengkapi proses pendaftaran serta memperbarui data.
Pemerintah kecamatan bersama kelurahan akan terus memperluas sosialisasi agar semakin banyak keluarga terjangkau layanan Perlinsos. Upaya tersebut sekaligus diharapkan mendukung pemutakhiran data sosial ekonomi agar berjalan lebih optimal di Kecamatan Koto Tangah.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















