Headline.co.id, Gorontalo ~ Antrean Pertalite di sejumlah SPBU wilayah Gorontalo mulai landai, meski pada jam tertentu masih mencapai 50–100 meter di luar area SPBU. Kondisi tersebut menjadi perhatian Pertamina Patra Niaga Gorontalo karena peningkatan permintaan dipengaruhi peralihan konsumen dari Pertamax ke Pertalite akibat disparitas harga. Manager Pertamina Patra Niaga Gorontalo Satria Saputra Harahap menyampaikan perkembangan itu pada Selasa (27/10/2026). Untuk mengurangi antrean dan memastikan penyaluran tepat sasaran, Pertamina mempercepat distribusi, menambah jalur pengisian, serta memperketat pengawasan di SPBU.
Antrean Pertalite Masih Terjadi di Sejumlah SPBU
Secara umum, antrean Pertalite di SPBU wilayah Gorontalo disebut mulai berkurang. Namun, kondisi tersebut belum merata karena antrean kendaraan masih muncul di sejumlah lokasi pada waktu tertentu.
Panjang antrean di beberapa SPBU bahkan mencapai 50–100 meter hingga berada di luar area SPBU. Situasi ini berkaitan dengan meningkatnya permintaan Pertalite setelah sebagian konsumen beralih dari Pertamax karena adanya perbedaan harga.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Secara umum antrean sudah mulai landai, meskipun di beberapa titik masih terjadi antrean. Kami terus mengoptimalkan penyaluran dan memperketat pengawasan agar BBM subsidi tepat sasaran,” ujar Satria.
Pertamina Percepat Penyaluran dari IT Gorontalo
Untuk merespons kondisi tersebut, Pertamina mempercepat penyaluran BBM dari IT Gorontalo. Penyaluran dimulai sejak pukul 01.00 WITA.
Selain mempercepat distribusi, Pertamina menambah jalur pengisian di SPBU melalui rekonfigurasi nozzle. Langkah ini dilakukan untuk mengoptimalkan proses pengisian dan membantu mengurangi antrean kendaraan.
Pertamina juga melakukan pemantauan stok serta antrean secara berkala. Monitoring tersebut menjadi bagian dari upaya untuk mengetahui perkembangan situasi di lapangan dan memastikan penyaluran Pertalite tetap berjalan.
Dugaan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi Jadi Perhatian
Di tengah meningkatnya permintaan Pertalite, potensi penimbunan dan penyalahgunaan BBM bersubsidi melalui pembelian berulang turut menjadi perhatian. Pengawasan diperketat agar BBM bersubsidi diterima oleh konsumen yang menjadi sasaran penyaluran.
Pertamina bersama Tim Satgas BBM Provinsi Gorontalo juga melakukan inspeksi mendadak atau sidak ke sejumlah SPBU. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memperkuat pengawasan terhadap penyaluran BBM.
Pengawasan itu berjalan bersamaan dengan upaya Pertamina mengoptimalkan distribusi dan menangani antrean yang masih muncul di beberapa titik. Dengan langkah tersebut, Pertamina berupaya menjaga penyaluran Pertalite tetap sesuai sasaran di wilayah Gorontalo.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.






![[Siaran Pers] RUU Adminduk Akan Dibahas, Kemkomdigi Soroti Akses dan Keamanan Data Warga](https://www.headline.co.id/wp-content/uploads/2026/10/siaran-pers-ruu-adminduk-akan-dibahas-kemkomdigi-soroti-akses-dan-keamanan-data-warga.jpg)











