Headline.co.id ~ Wakapolda Kalimantan Selatan Brigjen Pol Noviar, S.I.K., memimpin pengaturan lalu lintas di Bundaran Simpang 4 Banjarbaru, Senin (26/10/2026) pagi. Kegiatan tersebut berlangsung selama 30 menit, mulai pukul 07.00 hingga 07.30 WITA, saat arus kendaraan meningkat karena aktivitas berangkat kerja dan sekolah. Pengaturan lalu lintas dilakukan sebagai bagian dari akselerasi Program 100 Hari Kerja Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si. Langkah itu ditujukan untuk menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di titik yang rawan kemacetan.
Wakapolda Kalsel Turun Langsung Mengatur Arus Kendaraan
Dalam kegiatan tersebut, Wakapolda Kalsel turun langsung ke jalan dan membaur bersama personel lalu lintas. Brigjen Pol Noviar memimpin pengaturan kendaraan di kawasan Bundaran Simpang 4 Banjarbaru yang mulai dipadati masyarakat pada jam berangkat kerja dan sekolah.
Kegiatan ini menjadi bentuk kehadiran Polda Kalimantan Selatan dalam memberikan pelayanan publik secara langsung. Pengaturan dilakukan untuk memastikan arus kendaraan tetap bergerak dengan aman dan tertib di salah satu titik vital lalu lintas Kota Banjarbaru.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M., menerangkan bahwa aksi tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan Polri di tengah masyarakat melalui kegiatan presisi di lapangan.
Polda Kalimantan Selatan terus berkomitmen meningkatkan pelayanan publik. Komitmen itu ditunjukkan melalui keterlibatan langsung pimpinan kepolisian dalam kegiatan pengaturan lalu lintas, terutama pada waktu dan lokasi dengan kepadatan aktivitas masyarakat.
Didampingi Pejabat Utama Polda Kalsel
Brigjen Pol Noviar tidak menjalankan kegiatan tersebut seorang diri. Ia didampingi sejumlah pejabat utama Polda Kalsel, yakni Direktur Lalu Lintas Polda Kalsel, Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Kalsel, serta Kepala Sekolah Polisi Negara Polda Kalsel.
Kehadiran Wakapolda Kalsel bersama jajaran pejabat utama di Bundaran Simpang 4 Banjarbaru tidak hanya dimaksudkan untuk mengatur arus kendaraan. Kehadiran tersebut juga menjadi teladan kepemimpinan bagi jajaran pimpinan dan anggota Polri di wilayah hukum Polda Kalimantan Selatan.
Model kepemimpinan turun langsung ke lapangan itu disebut sebagai bentuk “lead by example”. Dengan cara tersebut, pimpinan kepolisian memberikan contoh keterlibatan dalam pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam menjaga kelancaran lalu lintas pada waktu aktivitas pagi meningkat.
Bagian dari Program 100 Hari Kerja Kapolri
Pengaturan lalu lintas di Bundaran Simpang 4 Banjarbaru merupakan implementasi akselerasi Program 100 Hari Kerja Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto. Kegiatan tersebut diarahkan untuk mewujudkan Kamseltibcarlantas, yakni keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.
Pelaksanaan pengaturan dipusatkan di titik-titik yang berpotensi mengalami kemacetan serta kepadatan aktivitas masyarakat pada pagi hari. Dalam konteks itu, Bundaran Simpang 4 Banjarbaru menjadi lokasi kegiatan Wakapolda Kalsel bersama personel lalu lintas dan pejabat utama Polda Kalsel.
Kegiatan berlangsung tanpa adanya kendala berarti. Setelah pengaturan selama 30 menit, situasi arus lalu lintas di kawasan Bundaran Simpang 4 Banjarbaru terpantau aman, tertib, dan lancar.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.

















