Headline.co.id, Jayawijaya ~ Polres Jayawijaya memperketat pemberantasan minuman beralkohol dan narkotika menjelang akhir tahun di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Langkah ini dilakukan setelah kepolisian mencatat sejumlah gangguan keamanan dan kecelakaan lalu lintas yang dipicu konsumsi minuman beralkohol serta peredaran ganja dan sabu-sabu. Meski demikian, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Wamena dan wilayah Jayawijaya secara umum masih kondusif hingga Jumat (30/10/2026). Kepolisian meningkatkan penindakan dan pengawasan untuk menjaga kondisi tersebut tetap terkendali sampai pergantian tahun.
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara mengatakan, kondisi keamanan di wilayah tersebut masih terpantau aman. Pernyataan itu disampaikan di Wamena pada Jumat, ketika kepolisian mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan yang berkaitan dengan minuman beralkohol dan narkotika.
“Situasi di Kota Wamena maupun Kabupaten Jayawijaya secara menyeluruh menjelang penghujung tahun masih dikatakan kondusif,” kata Anak Agung Made Satriya Bimantara.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Polres Jayawijaya Soroti Gangguan akibat Miras dan Narkotika
Di balik situasi kamtibmas yang relatif aman, Polres Jayawijaya masih menghadapi persoalan peredaran minuman beralkohol dan narkotika golongan satu. Jenis narkotika yang disebut dalam pengungkapan kepolisian ialah ganja dan sabu-sabu.
Kapolres mengatakan, sejumlah kejadian menonjol yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir dipicu oleh peredaran barang-barang tersebut. Karena itu, pemberantasan minuman beralkohol dan narkotika menjadi salah satu perhatian kepolisian menjelang akhir tahun.
“Beberapa waktu ini ada beberapa kejadian yang menonjol yang disebabkan karena minuman beralkohol, peredaran narkotika golongan satu jenis ganja maupun sabu,” ujarnya.
Menurut kepolisian, persoalan tersebut tidak hanya berpengaruh terhadap keamanan lingkungan, tetapi juga berkaitan dengan keselamatan pengguna jalan. Data yang dihimpun dari pendataan di lapangan menunjukkan angka kecelakaan lalu lintas di Jayawijaya masih tergolong tinggi.
75-80 Persen Kecelakaan Dikaitkan dengan Miras dan Narkotika
Polres Jayawijaya mencatat sekitar 75 hingga 80 persen kecelakaan lalu lintas diduga berkaitan dengan konsumsi minuman beralkohol dan narkotika jenis ganja. Angka tersebut menjadi dasar bagi kepolisian untuk terus menggencarkan penindakan terhadap peredaran minuman beralkohol serta narkotika golongan satu.
“Sesuai data statistik, jumlah laka lantas di Jayawijaya masih cukup tinggi yang mana pemicunya berdasarkan hasil pendataan kami di lapangan 75-80 persen disebabkan oleh minuman beralkohol dan narkotika jenis ganja,” kata Anak Agung.
Penindakan dilakukan sebagai bagian dari upaya menekan gangguan keamanan dan mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas. Kepolisian memusatkan perhatian pada peredaran minuman beralkohol, ganja, dan sabu-sabu yang dinilai berkontribusi terhadap sejumlah persoalan di wilayah Jayawijaya.
Peredaran Sabu Masuk melalui Berbagai Jalur
Selain menyoroti dampak minuman beralkohol dan ganja, Kapolres Jayawijaya mengungkapkan bahwa peredaran sabu-sabu di wilayah tersebut menjadi perhatian serius. Berdasarkan beberapa pengungkapan yang dilakukan, sabu-sabu diketahui masuk ke Jayawijaya melalui sejumlah jalur.
Jalur yang disebut meliputi transportasi udara, jalur darat, dan jasa pengiriman. Polres Jayawijaya menyatakan telah beberapa kali mengungkap narkotika golongan satu jenis sabu-sabu yang peredarannya dinilai sudah cukup marak di wilayah tersebut.
“Kami juga beberapa kali berhasil mengungkap narkotika golongan satu jenis sabu-sabu yang memang peredarannya sudah cukup masih di Jayawijaya. Sabu-sabu ini masuk ke Jayawijaya melalui jalur udara, darat maupun jasa pengiriman,” ujarnya.
Polres Jayawijaya menegaskan akan terus meningkatkan penegakan hukum dan pengawasan terhadap peredaran minuman beralkohol serta narkotika. Upaya tersebut dilakukan untuk mempertahankan situasi kamtibmas yang kondusif sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan menjelang pergantian tahun.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















