Headline.co.id, Surakarta ~ PERSIB U16 membawa 21 pemain untuk menghadapi Persis Solo dalam lanjutan Grup B Elite Pro Academy (EPA) ONE 2026/2027. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Lapangan Madya Sriwaru, Kota Surakarta, Sabtu, 31 Oktober 2026. Dari 21 pemain yang disiapkan, 10 di antaranya merupakan bagian dari skuad PERSIB U15 yang sebelumnya menjuarai Piala Soeratin 2026. PERSIB U16 membidik kemenangan dengan memanfaatkan pengalaman para pemain sekaligus hasil analisis terhadap permainan Persis Solo.
Persib U16 Bawa 21 Pemain ke Kandang Persis
Skuad Maung Ngora datang ke markas Persis Solo dengan optimisme untuk membawa pulang poin maksimal. Pertandingan ini menjadi tantangan berikutnya bagi PERSIB U16 di Grup B EPA ONE 2026/2027.
Komposisi pemain yang dibawa turut menjadi perhatian. Sebanyak 10 pemain dalam skuad PERSIB U16 sebelumnya memperkuat PERSIB U15 dalam perjalanan meraih gelar Piala Soeratin 2026.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Keberhasilan tersebut menjadi modal pengalaman bagi para pemain muda PERSIB. Namun, pelatih PERSIB U16 Agi Maulana mengingatkan bahwa pencapaian di level U15 tidak boleh membuat pemain berpuas diri.
Menurut Agi, gelar Piala Soeratin harus dipandang sebagai bagian dari proses pengembangan kemampuan. Para pemain yang sebelumnya tampil di turnamen tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi ketika menghadapi persaingan di EPA ONE.
“Tadi sudah disampaikan Piala Soeratin bukan tujuan, tapi bagian dari proses untuk mengembangkan kemampuan. Semoga anak-anak yang sebelumnya main di sana tidak lantas merasa puas, melainkan tetap ingin memberikan dampak kepada PERSIB U16 di EPA ini,” ungkap Agi, Jumat, 30 Oktober 2026.
Pengalaman Juara Jadi Bekal Menghadapi Persis
Agi menilai pengalaman dan keberhasilan para pemain PERSIB U15 di Piala Soeratin dapat memengaruhi mentalitas serta kepercayaan diri mereka. Meski demikian, faktor tersebut harus diarahkan untuk mendukung penampilan tim, bukan menjadi alasan untuk berhenti berkembang.
Para pemain dituntut tetap menunjukkan kemampuan saat menghadapi Persis Solo. Motivasi untuk memberikan dampak bagi PERSIB U16 menjadi salah satu hal penting agar target pertandingan dapat tercapai.
Dengan demikian, pengalaman para pemain di Piala Soeratin 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai catatan prestasi. Pengalaman tersebut perlu diterapkan saat mereka kembali menghadapi tantangan bersama PERSIB U16 dalam kompetisi EPA ONE.
Agi menegaskan, para pemain harus terus berkembang dan menunjukkan kontribusi bagi tim. Fokus PERSIB U16 kini tertuju pada pertandingan melawan Persis Solo yang akan dimainkan di Kota Surakarta.
Pelatih Pelajari Struktur Permainan Persis Solo
Persiapan PERSIB U16 tidak hanya dilakukan melalui kesiapan kondisi pemain. Tim pelatih juga mempelajari karakter permainan Persis Solo untuk menemukan aspek yang dapat dimanfaatkan dalam pertandingan.
Agi mengatakan, pihaknya telah melihat cuplikan pertandingan terakhir Persis Solo. Dari tayangan tersebut, tim pelatih memperoleh gambaran mengenai sejumlah struktur permainan lawan.
Informasi itu selanjutnya akan dibahas kembali bersama para pemain sebelum pertandingan. Pembahasan tersebut diharapkan membantu Maung Ngora menjalankan rencana permainan saat menghadapi tuan rumah.
“Melihat cuplikan pertandingan terakhir Persis Solo, kami sudah mengetahui beberapa struktur yang bisa kami manfaatkan di pertandingan. Kami masih akan bahas lagi hal ini dengan anak-anak dan semoga dengan itu juga kami bisa meraih hasil yang maksimal,” pungkasnya.
PERSIB U16 pun mengandalkan perpaduan persiapan teknis, pengalaman para pemain, dan motivasi untuk meraih hasil maksimal. Laga melawan Persis Solo akan menjadi kesempatan bagi skuad Maung Ngora untuk membuktikan kesiapan mereka dalam lanjutan Grup B EPA ONE 2026/2027.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.




















