Headline.co.id ~ Dokter nefrologi dari David Geffen School of Medicine UCLA, Dr. Niloofar Nobakht, merumuskan tujuh kebiasaan sehat untuk membantu mencegah dan memperlambat penyakit jantung serta ginjal. Panduan yang disebut “The Seven Ws of Wellness” itu disampaikan dalam artikel kesehatan yang diterbitkan pada 30 Oktober 2026 dan mengacu pada informasi dari UCLA Health. Kebiasaan sehat tersebut mencakup asupan air, pengelolaan berat badan, pola makan, kualitas tidur, aktivitas fisik, manajemen stres, serta kegiatan yang memicu kegembiraan.
Panduan ini disusun di tengah ancaman sindrom Cardiovascular-Kidney-Metabolic (CKM), yang disebut kini diidap sekitar 90 persen orang dewasa di Amerika Serikat. Menurut Dr. Nobakht, tujuh pilar tersebut perlu diterapkan secara rutin dan konsisten karena bekerja secara sinergis dalam menjaga fungsi organ dan meningkatkan kualitas hidup.
Seven Ws sebagai Panduan Kebiasaan Sehat
Dr. Nobakht mengatakan banyak orang masih terpapar saran kesehatan yang terpisah-pisah, tren diet sementara, dan solusi instan. Menurut dia, pendekatan tersebut belum tentu menyelesaikan persoalan kesehatan secara menyeluruh.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Kita sering kali terbuai oleh saran yang terfragmentasi, tren diet sesaat, dan solusi instan yang tidak mengatasi masalah kesehatan secara menyeluruh. Panduan ‘Seven Ws’ menawarkan peta jalan praktis berbasis kesederhanaan, konsistensi, dan kegembiraan,” ujar Dr. Nobakht, mengutip UCLA Health.
Tujuh kebiasaan sehat yang dirumuskan dalam panduan tersebut adalah sebagai berikut:
- Water Intake atau asupan air. Hidrasi yang cukup menjadi dasar bagi volume darah dan fungsi organ vital. Mengganti minuman manis dengan air putih disebut dapat membantu menjaga fungsi kognitif otak, metabolisme, serta kelancaran aliran darah menuju jantung dan ginjal.
- Weight atau komposisi berat badan. Perhatian tidak hanya diarahkan pada angka di timbangan, tetapi juga pada perbandingan massa otot dan lemak. Mempertahankan massa otot serta berat badan ideal disebut dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2, penyakit jantung koroner, dan demensia.
- What to Eat atau pola makan utuh. Pola makan bergizi seimbang, seperti diet Mediterranean atau DASH, dianjurkan karena kaya serat, sayur, buah, dan protein tanpa lemak. Pola tersebut juga menekankan konsumsi rendah natrium dan gula olahan untuk membantu menstabilkan kadar glukosa darah serta menurunkan tekanan darah.
Aktivitas Fisik dan Tidur untuk Menjaga Fungsi Organ
- Wake & Sleep Hygiene atau kualitas tidur. Menjaga ritme sirkadian dapat dilakukan dengan bangun pada jadwal yang konsisten dan memperoleh paparan sinar matahari pagi. Panduan itu juga menyarankan menghindari kafein serta alkohol pada malam hari karena kualitas tidur berkaitan dengan regulasi hormon dan kesehatan pembuluh darah.
- Walk & Work Out atau aktivitas fisik. Olahraga aerobik dengan intensitas sedang selama sedikitnya 150 menit per minggu dianjurkan dalam panduan ini. Salah satu bentuknya ialah jalan cepat selama 15-20 menit setiap hari. Aktivitas tersebut disebut membantu penyerapan glukosa oleh otot, menurunkan tekanan darah, dan merangsang aliran darah ke otak.
Manajemen Stres dan Musik dalam Kebiasaan Sehat
- Worry atau manajemen stres. Stres dapat dikelola melalui meditasi, yoga, latihan pernapasan, dan hubungan sosial yang positif. Cara tersebut disebut dapat membantu menenangkan sistem saraf otonom, mengontrol gula darah, serta mengurangi inflamasi dalam tubuh.
- Waltz atau musik dan kegembiraan. Melakukan kegiatan yang menimbulkan kebahagiaan, termasuk mendengarkan atau memainkan musik berirama ritmis, juga menjadi bagian dari panduan. Musik klasik karya Mozart atau Strauss disebut dapat merangsang pelepasan dopamin dan serotonin, meredakan kecemasan, serta menstabilkan detak jantung.
Dr. Nobakht menegaskan, ketujuh kebiasaan sehat itu tidak berdiri sendiri. Penerapan seluruh pilar secara rutin dan konsisten dinilai dapat memperkuat pertahanan tubuh terhadap penyakit metabolik sekaligus meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.




















