Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Nasi Dingin vs Nasi Hangat: Mana yang Lebih Sehat?

Redaksi Jateng by Redaksi Jateng
45 minutes ago
in Kesehatan
Reading Time: 3 mins read
418 5
A A
0
Nasi Dingin dan Nasi Hangat, Mana Lebih Sehat?

Nasi Dingin dan Nasi Hangat, Mana Lebih Sehat? (Dok. Tribratanews)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ Nasi dingin, terutama yang didinginkan di dalam kulkas, berpotensi memiliki indeks glikemik lebih rendah dibandingkan nasi hangat yang baru matang. Perbedaan tersebut bukan karena kandungan kalori dan zat gizi dasarnya, melainkan perubahan struktur pati selama proses memasak dan pendinginan. Ahli gizi Adisty Pavitasari menjelaskan perbedaan nasi dingin dan nasi hangat itu dalam keterangan yang dikutip dari CNN pada Senin (26/10/2026).

Contents

    • 0.1. 7 Kebiasaan Sehat untuk Menjaga Fungsi Organ Tubuh
    • 0.2. Pemulihan Tubuh Setelah Olahraga Lari Perlu Diperhatikan
  • 1. Kandungan Gizi Nasi Dingin dan Nasi Hangat
  • 2. Perubahan Pati Saat Nasi Dimasak
  • 3. Mengapa Nasi Dingin Berpotensi Memiliki IG Lebih Rendah?

Penjelasan ini menjadi penting bagi masyarakat yang sedang menjaga kadar gula darah atau berat badan. Meski demikian, jumlah pati resisten pada nasi dingin dapat berbeda bergantung pada jenis beras, cara memasak, serta proses dan lama pendinginan. Porsi makan, lauk pendamping, kebutuhan gizi, dan kondisi kesehatan tetap perlu menjadi pertimbangan.

You might also like

Inilah 7 Wajib Kebiasan Sehat Menjaga Fungi Organ Tubuh

7 Kebiasaan Sehat untuk Menjaga Fungsi Organ Tubuh

30 October 2026
Pemulihan Tubuh Jadi Perhatian Dalam Tren Olahraga Lari

Pemulihan Tubuh Setelah Olahraga Lari Perlu Diperhatikan

29 October 2026

Kandungan Gizi Nasi Dingin dan Nasi Hangat

Adisty mengatakan, nasi dingin dan nasi hangat pada dasarnya memiliki kandungan kalori serta zat gizi dasar yang tidak jauh berbeda. Dalam 100 gram nasi, terdapat sekitar 180 kilokalori, 39 gram karbohidrat, dan 3 gram protein.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

“Sebenarnya nasi hangat yang baru matang dan nasi dingin, kandungan kalori dan zat gizi tidak jauh berbeda. Kandungan gizi dalam 100 gram nasi mengandung sekitar 180 kkal kalori, 39 gram karbohidrat dan 3 gram protein,” ujar Adisty.

Perbedaan utama keduanya terdapat pada struktur karbohidrat, khususnya pati. Pati merupakan karbohidrat kompleks yang menjadi salah satu sumber energi tubuh. Ketika dicerna, pati dipecah menjadi glukosa untuk digunakan tubuh sebagai energi.

Perubahan Pati Saat Nasi Dimasak

Pada beras mentah, pati tersusun dalam struktur kristal yang rapi dan kedap air. Saat beras dimasak dengan suhu tinggi, struktur tersebut rusak karena pati menyerap air dan membentuk gel. Perubahan ini membuat tekstur beras menjadi empuk sehingga dapat dikonsumsi sebagai nasi hangat.

Menurut Adisty, perubahan struktur pati ketika dimasak turut memengaruhi kemudahan nasi untuk dicerna. Pati pada nasi hangat memiliki struktur yang lebih longgar sehingga karbohidrat dapat dipecah menjadi glukosa lebih cepat.

“Pada beras mentah, pati tersusun rapi seperti kristal dan kedap air. Saat dimasak dengan suhu tinggi, struktur kristal yang tadinya rapi menjadi rusak, menyerap air dan terbentuk gel sehingga strukturnya berubah menjadi empuk dan bisa dikonsumsi sebagai nasi hangat,” terangnya.

Ia menjelaskan, kondisi tersebut membuat nasi hangat memiliki sifat indeks glikemik yang tinggi. Indeks glikemik atau IG merupakan ukuran seberapa cepat makanan yang mengandung karbohidrat dapat meningkatkan kadar gula darah.

“Struktur pati yang longgar pada nasi hangat memudahkan proses pencernaan dan dapat memecah karbohidrat menjadi glukosa lebih cepat, sehingga nasi hangat memiliki sifat indeks glikemik yang tinggi,” jelasnya.

Mengapa Nasi Dingin Berpotensi Memiliki IG Lebih Rendah?

Pada nasi yang telah didinginkan, terutama di dalam kulkas, molekul pati yang sebelumnya renggang mulai merapat. Proses tersebut membentuk struktur kristal baru yang disebut pati resisten.

Struktur pati resisten lebih kuat sehingga lebih sulit dipecah menjadi glukosa. Akibatnya, pelepasan glukosa berlangsung lebih lambat dan nasi dingin berpotensi memiliki indeks glikemik lebih rendah dibandingkan nasi yang baru matang.

“Struktur kuat pada pati resisten inilah yang membuat proses pemecahan pati menjadi glukosa lebih sulit dilakukan, sehingga pelepasan glukosa lebih lambat yang membuat nasi dingin memiliki sifat indeks glikemik lebih rendah,” tambah Adisty.

Pati resisten juga menjadi alasan nasi dingin banyak mendapat perhatian. Sebagian pati resisten tidak dicerna di usus halus dan dapat mencapai usus besar. Di bagian tersebut, pati resisten dapat dimanfaatkan oleh bakteri baik di usus dan menjalankan fungsi yang menyerupai serat pangan.

“Pati resisten berfungsi seperti serat pangan yang menjadi makanan bagi bakteri baik di usus,” tuturnya.

Dengan demikian, nasi dingin dan nasi hangat tidak memiliki perbedaan besar dalam hal kalori maupun zat gizi dasar. Perbedaan yang perlu diperhatikan terletak pada struktur pati dan kemungkinan dampaknya terhadap kecepatan pelepasan glukosa. Namun, pilihan nasi tetap perlu disesuaikan dengan porsi makan, lauk pendamping, kebutuhan gizi, dan kondisi kesehatan masing-masing.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: berita jakartaKesehatan

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Redaksi Jateng

Redaksi Jateng

Related Stories

Inilah 7 Wajib Kebiasan Sehat Menjaga Fungi Organ Tubuh

7 Kebiasaan Sehat untuk Menjaga Fungsi Organ Tubuh

by Redaksi Jateng
30 October 2026
0

Headline.co.id ~ Dokter nefrologi dari David Geffen School of Medicine UCLA, Dr. Niloofar Nobakht, merumuskan tujuh kebiasaan sehat untuk membantu...

Pemulihan Tubuh Jadi Perhatian Dalam Tren Olahraga Lari

Pemulihan Tubuh Setelah Olahraga Lari Perlu Diperhatikan

by Redaksi Jateng
29 October 2026
0

Headline.co.id ~ , Jakarta — Pemulihan tubuh setelah olahraga lari perlu menjadi perhatian, terutama bagi pelari yang rutin menjalani latihan...

Kemenkes Catat 314.124 Kasus ISPA Akibat Karhutla, Mayoritas Balita Terdampak

Kemenkes Catat 314.124 Kasus ISPA Akibat Karhutla

by Redaksi Jateng
29 October 2026
0

Headline.co.id ~ Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat 314.124 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada...

Rambut Basah Habis Kehujanan Bikin Flu, Mitos atau Fakta?

Rambut Basah Habis Kehujanan Tidak Otomatis Bikin Flu

by Redaksi Jateng
28 October 2026
0

Headline.co.id ~ Rambut basah setelah kehujanan tidak otomatis menyebabkan flu, menurut Dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University, Widya...

Dokter Ingatkan Risiko Vape Terhadap Cedera Paru-Paru

Dokter Ingatkan Risiko Vape terhadap Cedera Paru-Paru

by Redaksi Jateng
27 October 2026
0

Headline.co.id ~ , Jakarta — Dokter mengingatkan masyarakat mengenai risiko vape terhadap cedera paru-paru dan gangguan sistem pernapasan. Peringatan itu...

Kualitas Udara Memburuk, Warga Sumatera Utara Diimbau Membatasi Aktivitas Luar Ruangan

Kualitas Udara Memburuk, Warga Sumut Diminta Batasi Aktivitas

by Redaksi Jateng
26 October 2026
0

Headline.co.id ~ Masyarakat di wilayah Sumatera Utara diimbau membatasi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk. Imbauan tersebut disampaikan...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Indonesia dan Australia Sepakati Perjanjian Keamanan Baru

Indonesia dan Australia Sepakati Perjanjian Keamanan Baru

13 November 2025
Petugas Polsek Minggir mengamankan tiga sepeda motor milik sejumlah remaja yang diduga hendak melakukan aksi perang sarung di Padukuhan Denokan, Sendangsari, Minggir, Sleman, Sabtu (21/2/2026) dini hari.

Perang Sarung Remaja SMP di Minggir Sleman Digagalkan Polisi, Enam Anak Diamankan Warga dan Petugas

21 February 2026
Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat dengan Dukungan Digital

Presiden Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat dengan Dukungan Digital

13 January 2026
Lokasi dan Jam Buka Puunee Wild River Guest House Villas di Magelang

Puunee Wild River Guest House Villas Dekat Borobudur, Tawarkan Kuliner dan Panorama Sungai Elo

24 July 2026
Indonesia dan Australia Tingkatkan Kerja Sama Keselamatan Transportasi

Indonesia dan Australia Tingkatkan Kerja Sama Keselamatan Transportasi

13 May 2026
Dapur Nesaka: Katering Sleman yang Maju Berkat Komitmen dan Kualitas

Dapur Nesaka: Katering Sleman yang Maju Berkat Komitmen dan Kualitas

15 February 2026
Wali Kota Madiun Ditetapkan sebagai Tersangka oleh KPK dalam Kasus Pemerasan

Wali Kota Madiun Ditetapkan sebagai Tersangka oleh KPK dalam Kasus Pemerasan

24 January 2026

Artikel Terbaru

Kemkomdigi Perkuat Pengawasan Infrastruktur untuk Pastikan Kualitas Konektivitas Digital

Kemkomdigi Perketat Pengawasan Infrastruktur Digital, Koneksi 99%

30 October 2026
Inilah 7 Wajib Kebiasan Sehat Menjaga Fungi Organ Tubuh

7 Kebiasaan Sehat untuk Menjaga Fungsi Organ Tubuh

30 October 2026
Indonesia Lampaui Target Emas, Presiden Ingatkan agar Tidak Cepat Puas

Pembinaan Atlet Jadi Fokus Prabowo Usai Indonesia Lampaui Target Emas

30 October 2026
Menhan Tinjau Yonif TP 886/PJ di Tulungagung, Tekankan Kesiapsiagaan Prajurit Hadapi Risiko Kebakaran dan Kemampuan Tempur

Menhan Tinjau Yonif TP 886/PJ, Tekankan Kesiapsiagaan Prajurit

30 October 2026
Kemkomdigi Ingatkan Masyarakat Kritis terhadap Informasi yang Dihasilkan AI

Kemkomdigi Minta Masyarakat Verifikasi Informasi dari AI

30 October 2026
MEDIA DAY DISPATCH: MotoGP opens with a bang at Sepang

MotoGP Sepang 2026 Memanas, Marc Marquez dan Jorge Martin Jadi Sorotan

30 October 2026
Nasi Dingin dan Nasi Hangat, Mana Lebih Sehat?

Nasi Dingin vs Nasi Hangat: Mana yang Lebih Sehat?

30 October 2026

Popular Story

[Siaran Pers] Wamen Nezar Patria: Kedaulatan AI Tak Cukup dengan Data Center, Indonesia Harus Kuasai Hulu Teknologi
Pemerintah

[Siaran Pers] Kedaulatan AI Tak Cukup dengan Data Center

by Fajar
24 October 2026
0

Headline.co.id, Denpasar ~ Headline.co.id, Siaran Pers Kementerian Komdigi Kamis, 22 Oktober 2026...

Read moreDetails

Pengaduan RSUD Pasirian Diproses Hari yang Sama, Ini Caranya

Pembalut Kena PPN 11 Persen, DJP Ungkap Alasan Belum Masuk Daftar Barang Bebas Pajak

BPJS Kesehatan Salurkan Rp5,1 Triliun Bantuan untuk Klaim Faskes

Menhan Tinjau Yonif TP 886/PJ, Tekankan Kesiapsiagaan Prajurit

Persebaya Unggul 1-0 atas Madura United, Gol Miguel Jadi Pembeda

Demo Jogja Ricuh Setelah Massa Aksi Damai Bubar, Polisi Ungkap Kemunculan Kelompok Tak Dikenal

Minggu Kasih Polda NTT Perkuat Kerukunan di Pura Agung Giri

Toni Firmansyah Persembahkan Kemenangan Persebaya untuk Bonek

Polda Metro dan Mahasiswa Deklarasi Sumpah Pemuda, Lawan Hoaks

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.