Headline.co.id, Jakarta ~ Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, menekankan bahwa transformasi digital di Indonesia memerlukan inovasi yang signifikan, bukan hanya sekadar pembangunan infrastruktur. Nezar menyatakan bahwa kebijakan digital nasional harus beralih dari sekadar memperluas konektivitas menuju pemanfaatan teknologi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Nezar mengungkapkan bahwa Indonesia telah mencapai kemajuan signifikan dalam memperluas infrastruktur digital, dengan peningkatan penggunaan internet dari 54 persen pada tahun 2020 menjadi 80 persen pada tahun 2025. Pernyataan ini disampaikan dalam acara peresmian Pusat Inovasi Bersama ZTE-XLSMART di Jakarta Selatan, Kamis (23/4/2026).
Namun, Nezar juga mengingatkan bahwa masih ada tantangan berupa kesenjangan akses dan kualitas layanan yang perlu segera diatasi. “Sebagai contoh, hanya separuh desa kita yang dilengkapi dengan titik distribusi fiber optik dan hanya sejumlah kecil sekolah di daerah terpencil yang mendapat manfaat dari koneksi internet berkecepatan tinggi,” jelasnya.
Nezar menegaskan bahwa kondisi ini menunjukkan perlunya langkah yang lebih cepat dan terarah dalam pengembangan ekosistem digital nasional. “Kesenjangan ini menggarisbawahi pentingnya lompatan strategis dalam konektivitas digital,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa konektivitas bukanlah tujuan akhir, melainkan fondasi untuk mendorong inovasi yang relevan dan berkelanjutan.
Dalam konteks ini, kehadiran pusat inovasi dianggap sebagai langkah penting untuk mengembangkan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan Indonesia. “Pusat inovasi ini akan berfungsi sebagai wadah bagi ide-ide baru. Sebuah laboratorium tempat teknologi mutakhir seperti AI, 5G, dan solusi digital canggih lainnya akan dieksplorasi, dikembangkan, dan disesuaikan dengan kebutuhan unik Indonesia,” kata Nezar.
Lebih lanjut, Nezar Patria menegaskan bahwa keberhasilan transformasi digital tidak diukur dari kecanggihan teknologi semata, melainkan dari dampaknya terhadap kehidupan masyarakat. “Meskipun kemajuan teknologi penting, ukuran keberhasilan kita yang sebenarnya terletak pada kemampuan kita untuk memanfaatkan inovasi ini untuk meningkatkan kehidupan masyarakat kita,” tegasnya.
Nezar mencontohkan berbagai solusi yang dapat dikembangkan melalui pusat inovasi, mulai dari peningkatan literasi digital di daerah terpencil, optimalisasi logistik di wilayah kepulauan, hingga pengembangan solusi cerdas untuk kawasan perkotaan. “Pusat inovasi ini menyediakan platform untuk mengembangkan solusi yang mengatasi tantangan-tantangan penting, baik itu meningkatkan literasi digital di daerah terpencil, mengoptimalkan logistik untuk kepulauan kita yang luas, atau mengembangkan solusi cerdas untuk pusat-pusat perkotaan kita yang terus berkembang,” jelasnya.
Untuk itu, Nezar menambahkan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam memastikan teknologi benar-benar memberikan manfaat luas bagi masyarakat. “Saya yakin bahwa pusat inovasi ini tidak hanya akan mempercepat kemajuan teknologi, tetapi juga menginspirasi kolaborasi lebih lanjut dalam ekosistem digital, baik dari pemerintah, pelaku industri, akademisi, dan masyarakat luas,” tandasnya.






















